Rabu, 19 Desember 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan. (Mazmur 36:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

27 Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan. 28 Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. (1Korintus 11:27, 28)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pemahaman seseorang mengenai apa yang ia lakukan bagi Tuhan akan menentukan sikap hatinya di dalam melakukan hal tersebut. Kita akan berdoa dengan sungguh-sungguh jika kita memahami mengapa kita berdoa dan untuk apa kita berdoa. Kita akan memuji Tuhan dengan segenap hati jika kita memahami mengapa kita memuji Tuhan dan untuk apa kita memuji Tuhan. Singkat kata, dengan memahami apa yang Tuhan kehendaki di dalam perintah-Nya kita akan melakukan perintah-Nya tersebut dengan sikap hati yang benar.

 

Hal ini pula yang diutarakan oleh rasul Paulus kepada jemaat Korintus mengenai Perjamuan Kudus. Rasul Paulus menemukan bahwa jemaat Korintus tidak memahami apa itu Perjamuan Kudus dan untuk apa mereka melakukannya. Akibatnya jemaat Korintus melakukan Perjamuan Kudus dengan cara yang tidak layak dan menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu rasul Paulus meminta jemaat Korintus untuk menguji diri mereka sebelum mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus. Paulus berharap agar jemaat Korintus benar-benar memahami untuk apa mereka melakukan Perjamuan Kudus sehingga memiliki sikap hati yang benar di saat melakukannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda pernah melakukan perintah Tuhan tanpa memahami untuk apa Anda melakukannya? Bagaimana dampaknya bagi diri Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa surgawi, aku bersyukur atas pengorbanan Putra-Mu yang terkasih, Yesus Kristus. Melalui kematian Yesus Kristus di atas kayu salib, dosa-dosaku dihapuskan dan aku ditebus dari hukuman dosa, sehingga aku layak mendapatkan anugerah keselamatan dan hidup yang kekal. Dengan demikian aku menyadari bahwa hidup yang aku jalani sekarang ini adalah hidup baru di dalam Kristus. Pemahaman yang benar mengenai pengorbanan Kristus yang mulia inilah yang harus senantiasa aku ingat di dalam hidupku dan aku beritakan kepada orang-orang yang belum percaya kepada-Mu.

 

Tuhan, ampunilah diriku apabila seringkali aku melakukan banyak hal tanpa sikap hati yang benar karena aku tidak memahami apa yang aku lakukan. Roh Kudus, tolonglah aku agar semua yang kuperbuat hari ini dapat kulakukan dengan segenap hati seperti untuk-Mu. Bimbinglah aku ya Tuhan untuk menjalani kehidupan yang berkenan kepada-Mu dan mempermuliakan nama-Mu. Sehingga kehidupanku yang hanya sekali ini tidak menjadi sia-sia namun penuh makna. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sang Penebus hidupku, aku memohon dan berdoa, amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Korintus 11

Amsal 20

Ayub 18-19


  

Rabu, 19 Desember 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu. (Mazmur 119:101)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

Orang benar yang bersih kelakuannya--berbahagialah keturunannya. (Amsal 20:7)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku mengucap syukur karena Engkau telah membenarkan hidupku yang berdosa melalui kematian-Mu di kayu salib. Meskipun demikian aku tahu bahwa aku tidak hanya dipanggil sebagai orang benar saja, tetapi Engkau ingin agar aku memiliki hidup yang transparan. Di saat orang-orang di sekitarku bersembunyi di balik topeng-topeng indah mereka, aku mau belajar hidup jujur dan terbuka di hadapan-Mu dan di hadapan sesamaku. Roh Kudus, tolonglah aku untuk hidup berkenan kepada-Mu melalui firman-Mu yang mengajar diriku untuk hidup dalam kebenaran.

 

Tuhan, aku mempercayakan kehidupanku kepada-Mu. Bimbinglah aku agar hidupku seturut dengan kehendak-Mu dan memancarkan kemuliaan bagi nama-Mu. Aku mau hidupku ini dapat menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarku. Dengan demikian hidupku dapat menjadi saksi-Mu. Berkatilah semua tugas dan tanggung jawabku agar mendatangkan keberhasilan dan berdampak positif bagi sesamaku serta menyenangkan hati-Mu. Lindungilah aku dari segala malapetaka dan luputkanlah diriku dari segala niat jahat orang lain. Di dalam nama-Mu, Nama di atas segala nama, ya Tuhan Yesus, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Rabu, 19 Desember 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku. (Mazmur 86:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

25 Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. 26 Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, 27 yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu. (Ayub 19:25-27)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Mengenal Tuhan merupakan kunci penting untuk tetap tegar di masa sukar. Mengenal Tuhan berarti mengenal kodrat dan sifat-sifat-Nya. Dengan mengenal kodrat dan sifat-sifat Tuhan, kita percaya bahwa di dalam kedaulatan-Nya Tuhan tetap memegang kendali atas hidup kita. Meskipun apa yang kita alami mungkin di luar nalar manusia untuk mencernanya, namun jika kita mengenal Tuhan maka kita akan tetap kuat di dalam iman kita kepada-Nya.

 

Pentingnya mengenal Tuhan agar tetap tegar di masa sukar terlihat dari kehidupan Ayub seperti yang tercatat di dalam Ayub 19. Ayub tidak memahami mengapa dia dapat mengalami penderitaan yang begitu berat. Bagi Ayub tidak ada alasan bagi Tuhan untuk menghukum dirinya karena dia tidak melakukan kesalahan apapun seperti yang dituduhkan oleh teman-temannya. Pada akhirnya Ayub menyadari bahwa di satu sisi Tuhan seakan-akan sedang menghukum dirinya. Namun di sisi yang lain, Tuhan sebagai Penebus yang hidup pasti akan membela dia dan melepaskan dia dari penderitaannya. Singkat kata, pengenalan Ayub tentang siapa Tuhan menolong dirinya untuk tetap bertahan dan berpengharapan di saat menghadapi masa-masa sulit.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda pernah bergumul dengan Tuhan karena penderitaan yang Anda alami? Apakah yang Anda lakukan di saat mengalami keadaan tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku bersyukur kepada-Mu karena semua yang aku alami dalam kehidupanku ini mendorong aku untuk semakin mengenal-Mu. Roh Kudus, terangilah hati dan pikiranku agar aku semakin mengenal kasih dan kuasa-Mu yang tak terbatas sehingga dalam melewati masa yang tidak mudah sekalipun aku tetap yakin Engkau tidak akan membiarkan dan meninggalkanku. Engkau adalah Penebusku yang hidup yang senantiasa menjaga dan memelihara hidupku. Aku percaya apapun yang terjadi di dalam kehidupanku, Engkau tetap memegang kendali atasnya.

 

Tuhan Yesus, ampunilah aku atas sikapku yang kurang berkenan di saat aku menghadapi masa-masa sulit. Seringkali aku merasa seakan-akan Engkau tidak adil dan tidak peduli atas kehidupanku padahal tidaklah demikian. Engkau tetap mahaadil dan mahapeduli terhadap diriku. Oleh karena itu aku meneguhkan hati dan percaya sesungguhnya Engkau memiliki rencana yang sempurna atas hidupku. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu dan berkatilah dengan hasil yang maksimal agar memuliakan nama-Mu. Segala kemuliaan dan hormat syukur aku panjatkan melalui doa dan ucapan syukur dalam nama-Mu, Yesus Tuhanku, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.