Tanggal 20 Mei

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami. (Mazmur 90:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. 8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.  9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 10 Karena itu aku senang  dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. (2Korintus 12:7-10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tidak ada orang yang lebih lemah melebihi orang yang congkak, dan tidak ada orang yang kuat melebihi orang yang rendah hati. Apabila orang yang congkak akan cenderung hidup di dalam sikap hati yang ceroboh. Di dalam kesombongannya ia merasa kuat padahal kemampuan manusia adalah terbatas. Sebagai akibat, di dalam kelengahannya ia akan terjerumus ke dalam keruntuhan di luar yang ia sangkakan. Sedangkan orang yang rendah hati akan senang untuk hidup bergantung kepada Tuhan. Berlainan dengan manusia, Tuhan adalah pribadi yang kuasa dan kasih-Nya tidak terbatas. Oleh sebab itu bila orang bergantung kepada-Nya di dalam kerendahan hati maka Tuhan akan menopangnya dengan tangan-Nya yang kuat dan tidak pernah mengenal lelah itu.

 

Topangan Tuhan bagi orang yang hidup di dalam kerendahan hati itulah yang dialami oleh rasul Paulus dalam hidupnya. Sebagaimana yang ia tulis di dalam 2Korintus 12 Allah mengizinkan dirinya mengalami duri di dalam dagingnya, yaitu kesukaran di dalam hidupnya yang tidak dapat ia atasi sendiri. Tujuan Tuhan adalah agar dengan demikian Paulus tetap hidup di dalam kerendahan hati. Sikap hati yang mendatangkan uluran tangan Tuhan yang meneguhkan hidupnya. Sehingga Paulus berkata: "Jika aku lemah, maka aku kuat." Dengan kata lain, tidak ada orang yang lebih kuat melebihi orang yang rendah hati, sebab Tuhan akan meneguhkan hidup yang bersangkutan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang seharusnya menjadi sikap Anda ketika Tuhan mengizinkan Anda mengalami duri di dalam daging Anda? Mengapa begitu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang rendah hati, dan Engkau menentang orang yang congkak serta mengasihani orang yang rendah hatinya. Oleh sebab itu Engkau mengajar dan menjaga diriku untuk tetap hidup di dalam kerendahan hati. Engkau mengizinkan adanya duri di dalam dagingku, yaitu kesukaran yang berada di luar kemampuanku untuk mengatasinya. Walaupun duri ini terasa sangat tidak nyaman bagi diriku namun aku yakin di baliknya terdapat maksud-Mu yang baik bagi diriku. Karena melaluinya Engkau menyadarkan aku akan keterbatasan diriku dan betapa besanya anugerah-Mu bagi hidupku.

 

Tuhan yang limpah dengan kasih setia, aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Dengan percaya bahwa kasih dan kuasa-Mu melampaui keterbatasan diriku aku memohon agar Engkau berkenan menopang hidupku. Sehingga dengan demikian di dalam kelemahanku aku kuat, karena Engkau melalui Roh-Mu menguatkan roh dan jiwaku. Aku memohon tuntunlah diriku di sepanjang hari ini agar aku dapat berjalan sesuai dengan kehendak-Mu. Mampukan diriku untuk mengerjakan tanggung jawabku secara maksimal, dan jadikanlah diriku berkat bagi lingkunganku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sumber segala anugerah, aku mengangkat doa dan ucapan syukurku. Amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Korintus 12

Mazmur 139

2Samuel 5-6

 

 

 

 

Music: Behute mich, Gott

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 20 Mei

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu! (Mazmur 51:17)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. 15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; 16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya. (Mazmur 139:14-16)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau memiliki rencana yang mulia atas hidupku. Keberadaanku di dunia ini tidaklah terjadi secara kebetulan, sebab sejak aku masih berada di dalam kandungan ibuku pun mata-Mu telah melihat diriku. Engkau merajut hidupku dan menyusun masa depan yang indah bagiku. Dengan tangan-Mu yang penuh dengan kuasa dan kasih itu Engkau membentangkan hari esok bagi diriku. Aku percaya bahwa di dalam anugerah-Mu aku akan dapat menghadapi hari-hari yang ada di hadapanku tanpa rasa gentar maupun ragu. Sebab tidak ada rencana-Mu yang gagal. Kehendak-Mu bagi diriku pasti akan terjadi secara sempurna tepat pada waktunya.

 

Aku mempercayakan hari yang sedang aku lalui ini ke dalam tangan-Mu. Tuntunlah hidupku, ya Tuhan. Peganglah diriku dengan genggaman tangan-Mu yang kuat dan yang tidak akan pernah melepaskan diriku dari kasih-Mu itu. Bawalah diriku untuk senantiasa berjalan di dalam kehendak-Mu agar supaya rancangan-rancangan-Mu tergenapi dengan sempurna di dalam hidupku. Jauhkanlah diriku dari pencobaan dan lindungilah aku dari pada yang jahat. Mampukan diriku untuk mengerjakan tugasku pada hari ini di dalam keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: I Am Sure I Shall See

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 20 Mei

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. (Mazmur 13:6a)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

11 Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya. 12 Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: "TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu." Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita. (2Samuel 6:11, 12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Hidup yang disertai oleh kehadiran Tuhan adalah hidup yang disertai dengan berkat-berkat-Nya. Tentu bekerja dengan keras adalah penting, namun itu saja tidaklah cukup. Di samping bekerja secara bertanggung jawab kita juga perlu mengalami penyertaan Tuhan. Sebab kemampuan kita terbatas, sehingga hanya dengan bekerja keras saja tidaklah terdapat jaminan bahwa kita pasti akan mengalami keberhasilan. Sedangkan Tuhan adalah pribadi yang kasih dan kuasa-Nya tidak terbatas. Itu sebabnya bila Ia menyertai dan hadir di dalam hidup kita maka kita akan dimampukan-Nya untuk mengalami keberhasilan yang melampaui kemampuan manusiawi kita untuk mencapainya.

 

Berkat di dalam penyertaan Tuhan itulah yang dialami oleh Obed-Edom dan seisi rumahnya. Seperti yang dicatat di dalam 2Samuel 6, selama tiga bulan tabut Allah yang melambangkan kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya itu disimpan di rumah Obed-Edom. Sebagai akibat, Obed-Edom mengalami keberhasilan yang melampaui biasanya. Sedemikian besar keberhasilan itu sehingga dikabarkan kepada raja Daud bahwa "Tuhan memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu." Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran Allah di dalam kehidupan kita. Sebab bila Tuhan hadir dan menyertai kita maka kehidupan kita akan disertai dengan berkat-berkat-Nya, baik secara jasmani maupun rohani, secara berlimpah-limpah.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan agar mengalami kehadiran Allah yang menyertai hidup Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau bersedia hadir di dalam hidupku. Engkau yang mahamulia, mahaagung, dan mahakudus telah rela tinggal di dalam diriku yang terbatas dan hina. Sungguh besar anugerah-Mu bagi diriku. Anugerah yang telah Engkau nyatakan melalui dan di dalam Yesus Kristus yang telah datang ke dunia, mengorbankan diri-Nya sampai mati di kayu salib untuk memperdamaikan diriku dengan diri-Mu. Melalui pengorbanan-Mu yang mulia itu Engkau telah membuka jalan bagi diriku untuk datang kepada-Mu dan mengalami kehadiran Roh-Mu di dalam hidupku. Kehadiran-Mu yang membawa damai sejahtera dan berkat yang limpah bagi diriku. 

 

Bapa surgawi yang limpah dengan kasih setia, aku memohon agar Engkau menjaga hatiku di dalam kekudusan dan kerendahan hati. Sebab Engkau berkenan kepada mereka yang menghormati kekudusan-Mu dan Engkau dekat dengan mereka yang remuk hatinya. Aku berterima kasih kepada-Mu untuk hari yang hampir selesai ini. Di sepanjang hari ini Engkau telah menuntun diriku untuk berjalan di dalam hikmat-Mu agar supaya aku mampu membuat keputusan-keputusan yang benar dan yang memuliakan nama-Mu. Aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Satu hal yang menjadi permohonanku kepada-Mu, yaitu sertailah hidupku dengan Roh-Mu sampai kepada akhirnya. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang berkenan menyertai umat-Nya, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit)

 

 

 

 

Music: Ad te Jesu Christe

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.