Kamis, 20 Desember 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. 2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. (Mazmur 90:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. 13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. 14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. (1Korintus 12:12-14)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan mengizinkan adanya perbedaan di antara umat-Nya bukan untuk memecah belah, melainkan untuk menyatukan umat-Nya. Perbedaan yang ada di antara umat Tuhan justru bermanfaat untuk saling menolong dan melengkapi satu dengan yang lain sehingga mereka dapat hidup di dalam kesatuan. Oleh karena itu, perbedaan yang ada di antara umat Allah tidak boleh menjadi penghalang dalam melayani Tuhan melainkan haruslah dianggap sebagai suatu karunia yang patut untuk disyukuri.

 

Di dalam 1Korintus 12, rasul Paulus mengungkapkan bahwa di antara jemaat Korintus terdapat perbedaan dalam hal karunia-karunia serta latar belakang etnis dan status sosial. Namun perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi penghalang untuk mereka bersatu jika setiap jemaat memahami tempat mereka di dalam tubuh Kristus. Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus bahwa sebagai anggota dari tubuh, setiap jemaat memiliki fungsi yang berbeda. Mereka saling memerlukan dan melengkapi satu dengan yang lain di dalam perbedaan mereka. Hanya dengan demikian mereka dapat hidup di dalam kesatuan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang seringkali menyulitkan Anda untuk hidup di dalam perbedaan dengan orang lain?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur atas keberadaan diriku hari ini. Engkau menciptakan diriku secara unik dan khusus, dan semuanya berharga di mata-Mu. Aku juga percaya Engkau menciptakan pribadi yang lain yang berbeda dengan diriku sebagai ciptaan-Mu yang indah. Justru dalam keragaman itu Engkau menggambarkan karya-Mu yang mulia dan menyadarkan diriku untuk belajar saling menerima satu sama lain. Tuhan, pakailah diriku agar dapat menjadi anggota tubuh yang berfungsi secara maksimal di tengah jemaat-Mu. Hanya dengan demikian aku dapat hidup dalam kesatuan dengan saudara seiman.

 

Tuhan, lembutkanlah hatiku sehingga aku dapat menerima orang yang berbeda dengan diriku. Ajarlah aku untuk dapat mengasihi mereka seperti Engkau mengasihiku. Tolonglah aku agar tetap mensyukuri perbedaan yang Engkau taruhkan di dalam kehidupan umat-Mu. Karena dengan demikian aku dapat belajar hidup dalam kerendahan hati dengan menghargai keberadaan orang lain. Jadikan diriku kepanjangan tangan kasih-Mu bagi mereka yang memerlukan bantuan agar hidupku dapat membawa dampak positif bagi sesamaku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sang Penciptaku yang ajaib, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Korintus 12

Amsal 21

Ayub 20-21


  

Kamis, 20 Desember 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi(Mazmur 65:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

22 Janganlah engkau berkata: "Aku akan membalas kejahatan," nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau. 23 Dua macam batu timbangan adalah kekejian bagi TUHAN, dan neraca serong itu tidak baik. 24 Langkah orang ditentukan oleh TUHAN, tetapi bagaimanakah manusia dapat mengerti jalan hidupnya? (Amsal 20:22-24)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan sebab Engkau berkenan untuk melindungi dan menyelamatkan hidupku dari segala niat jahat yang dirancangkan orang terhadap diriku. Tolonglah aku supaya tidak membalas perbuatan jahat mereka dengan kejahatan, melainkan ajarlah aku untuk bersandar kepada-Mu dan menantikan pertolongan-Mu. Aku percaya bahwa Engkau pasti membelaku terhadap mereka yang berlaku jahat dan tidak adil kepadaku. Karena Engkau adalah pribadi yang berdaulat atas alam semesta dan keadilan-Mu berlaku atas semua ciptaan-Mu. Aku menyerahkan hidupku sepenuhnya kepada-Mu.

 

Tuhan, kembali aku menghadap takhta kasih karunia-Mu pada siang hari ini. Sertailah diriku dalam menunaikan semua tugas dan tanggung jawabku sebagaimana semestinya. Karena dalam penyertaan-Mu aku dapat melakukannya melampaui keterbatasanku sehingga mendatangkan hasil yang maksimal. Tuntunlah langkahku di dalam jalan-jalan-Mu yang benar sehingga aku dapat bertindak sesuai dengan kehendak-Mu. Dengan demikian hidupku dapat menjadi berkat bagi sesamaku sehingga nama-Mu dipermuliakan melalui hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Pembela hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Kamis, 20 Desember 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi! (Mazmur 57:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

19 Karena ia telah menghancurkan orang miskin, dan meninggalkan mereka terlantar; ia merampas rumah yang tidak dibangunnya. 20 Sesungguhnya, ia tidak mengenal ketenangan dalam batinnya, dan ia tidak akan terluput dengan membawa harta bendanya. 21 Suatupun tidak luput dari pada lahapnya, itulah sebabnya kemujurannya tidak kekal. 22 Dalam kemewahannya yang berlimpah-limpah ia penuh kuatir; ia ditimpa kesusahan dengan sangat dahsyatnya. (Ayub 20:19-22)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang takut akan Tuhan tidak akan bersikap egois atau mementingkan diri sendiri. Sikap egois ditunjukkan dengan melakukan segala cara untuk memperoleh apa yang diinginkannya. Bahkan yang bersangkutan tidak segan-segan menindas atau mengorbankan orang lain yang lebih lemah demi memperoleh apa yang diinginkannya. Orang yang seperti ini tidak ragu-ragu mengorbankan teman, orang-orang di sekitarnya bahkan keluarganya sendiri demi mencapai tujuannya. Sebaliknya orang yang takut akan Tuhan akan hidup mengasihi sesamanya dan memperhatikan kepentingan orang lain.

 

Hal ini diungkapkan oleh Zofar di dalam Ayub 20. Orang fasik atau orang yang tidak takut akan Tuhan mengumpulkan harta bendanya dengan menindas, merampas harta benda serta menelantarkan orang miskin. Dengan kata lain, orang yang tidak takut akan Tuhan memiliki sikap mementingkan diri sendiri dengan mengorbankan orang lain. Namun orang tersebut tidak akan dapat hidup dengan tenang. Meskipun hidupnya bergelimangan dengan harta, mereka hidup di dalam kekuatiran dan kesusahan. Penghakiman dan hukuman dari Tuhanpun menantikan mereka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda pernah mengorbankan orang lain demi mencapai tujuan Anda? Mengapa Anda melakukan hal tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang baik, ampunilah diriku apabila aku hidup seperti orang yang tidak takut akan Engkau. Seringkali aku hanya mementingkan diriku sendiri serta tidak peduli dengan orang lain. Bahkan aku mengeraskan hati tanpa mempedulikan perasaan orang lain semata-mata untuk memuaskan ambisi diriku padahal tindakanku itu tidak berkenan di hadapan-Mu. Ingatkan aku ya Roh Kudus agar aku tidak mengorbankan orang lain demi kepentinganku sendiri. Namun hidupku dapat menjadi berkat bagi sesama dengan belajar memperhatikan kepentingan orang lain. Sehingga dengan demikian barulah hidupku dapat memuliakan nama-Mu.

 

Tuhan, aku bersyukur untuk penyertaan-Mu bagi hidupku di sepanjang hari yang telah aku lewati. Dalam penyertaan-Mu aku menemukan jawaban terbaik atas setiap persoalan dan tantangan yang kuhadapi sehingga aku keluar sebagai pemenang. Aku berterima kasih atas pertolongan-Mu ya Tuhan. Aku menyerahkan semua yang sudah kukerjakan pada hari ini kepada-Mu dan memohon supaya Engkau menyempurnakannya sehingga mempermuliakan nama-Mu. Sebagaimana Engkau menyertai diriku pada hari ini, sertailah juga diriku di hari-hari mendatang. Kepada-Mu kuserahkan masa depanku. Dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Rajaku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.