Jumat, 7 September 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus. (Mazmur 65:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. 2 Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, 3 bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan 4 Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karunia Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya. (Ibrani 2:1-4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Ketaatan kepada firman Allah merupakan sikap bersyukur untuk anugerah-Nya kepada kita. Contoh dari anugerah adalah ketika seorang pelanggar peraturan lalu lintas dimaafkan oleh polisi yang mendapati pelanggaran yang ia lakukan. Yang bersangkutan tidak ditilang dan sang polisi hanya memperingatkan dirinya saja. Apabila orang tersebut sungguh-sungguh berterima kasih kepada polisi yang telah bermurah hati tersebut maka ia tidak akan dengan sengaja melakukan pelanggaran lalu lintas lagi, namun ia akan menaati peraturan yang ada. Demikian pula apabila kita bersyukur kepada Allah untuk anugerah-Nya bagi kita maka kita pun akan menaati firman-Nya.

 

Ketaatan kepada firman Allah sebagai ungkapan rasa syukur inilah yang dikemukakan di dalam Ibrani 2. Di situ diutarakan bahwa pelanggaran dan ketidaktaatan terhadap firman Allah merupakan wujud dari tindakan "menyia-nyiakan keselamatan" yang Allah berikan kepada kita. Keselamatan yang kita alami bukan karena upaya atau kebaikan kita namun karena anugerah-Nya. Oleh sebab itu sikap tidak menyia-nyiakan keselamatan atau menghargai dan mensyukuri anugerah Allah tidaklah cukup kita wujudkan melalui pujian yang dinyanyikan maupun kata-kata yang diucapkan, namun terlebih lagi melalui ketaatan kepada firman-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda mensyukuri anugerah Allah yang Anda alami dalam hidup Anda? Apakah yang Anda lakukan sebagai wujud dari ucapan syukur itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang sangat besar bagi diriku. Engkau telah memerdekakan hidupku dari perbudakan dosa, memperdamaikan diriku dengan diri-Mu, dan menjamin masa depanku. Ajarlah diriku agar tidak menyia-nyiakan keselamatan yang telah Engkau anugerahkan kepada diriku itu. Oleh karena itu berikan kepadaku hati yang lembut dan yang senantiasa sedia untuk menaati firman-Mu. Ampunilah aku apabila adakalanya aku hidup menurut jalanku sendiri dan mengabaikan kehendak-Mu. Tolonglah diriku dengan Roh Kudus-Mu agar hidupku merupakan persembahan yang berkenan kepada-Mu.

 

Aku bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku. Aku percaya hari ini akan menjadi hari dimana aku mengalami limpahnya berkat dan kemurahan-Mu. Oleh karena itu aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu dan tuntunlah aku agar senantiasa berjalan sesuai dengan kehendak-Mu. Berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini agar mencapai hasil yang maksimal, mengalami keberhasilan dan memuliakan nama-Mu. Berikan kepadaku kepekaan kepada kehendak-Mu dan penuhilah diriku dengan hikmat-Mu agar aku dapat membuat keputusan-keputusan yang berkenan kepada-Mu. Jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi lingkunganku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala yang baik, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 2

Mazmur 68

Mikha 3-5

 


  

Jumat, 7 September 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. (Mazmur 71:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya, orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya. 3 Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah. 4 Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita. (Mazmur 68:2-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku memuji-muji-Mu karena Engkau adalah pribadi yang berdaulat dan kuasa-Mu tidak terbatas. Seluruh isi alam semesta tunduk di bawah kaki-Mu dan tidak ada yang sama dengan diri-Mu. Semua orang yang menentang diri-Mu akan binasa dan semua orang yang memusuhi umat-Mu akan dipermalukan. Sebab Engkau adalah pelindung yang teguh dan Engkau pembela yang dapat diandalkan oleh umat-Mu. Oleh karena itu orang yang hidup bernaung di bawah perlindungan-Mu akan bersukacita.

 

Kepada-Mu ya Tuhan aku menyerahkan diriku dan seluruh harapanku. Tuntunlah aku senantiasa di dalam kebenaran-Mu karena firman-Mu itulah sumber kehidupan yang sesungguhnya bagiku. Lindungilah diriku dari semua yang jahat dan jangan biarkan aku terjerumus di dalam pencobaan. Tolonglah diriku di dalam melakukan tugas dan tanggung jawabku agar semuanya dapat kukerjakan secara maksimal dan memuliakan nama-Mu. Jadikan diriku saksi dari kasih dan kebenaran-Mu bagi lingkungan dimana aku berada sehingga diriku dapat menjadi terang dan garam dunia. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Pemenang, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Jumat, 7 September 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! (Mazmur 105:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Kataku: Baiklah dengar, hai para kepala di Yakub, dan hai para pemimpin kaum Israel! Bukankah selayaknya kamu mengetahui keadilan. 4 Mereka sendirilah nanti akan berseru-seru kepada TUHAN, tetapi Ia tidak akan menjawab mereka; Ia akan menyembunyikan wajah-Nya terhadap mereka pada waktu itu, sebab jahat perbuatan-perbuatan mereka. (Mikha 3:1, 4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kemampuan Allah untuk mengabulkan doa tidak tergantung kepada apapun juga, namun kemauan-Nya untuk mengabulkan doa sangatlah ditentukan oleh sikap kita kepada-Nya. Dengan kata lain, kita harus membedakan antara kemampuan dengan kemauan Allah. Ia senantiasa mampu mengabulkan doa, sebab kuasa-Nya tidak terbatas. Namun Ia tidak selalu mau mengabulkan doa. Sebab apabila akibatnya tidak mendatangkan kebaikan bagi orang yang berdoa atau bertentangan dengan kehendak-Nya maka tentulah Ia tidak akan mengabulkan doa tersebut. Dengan kata lain, justru karena Ia baik maka tidak semua doa manusia akan Ia kabulkan. Hanya doa mendatangkan kebaikan bagi orang yang berdoa serta sesuai dengan kehendak-Nyalah yang akan Ia kabulkan.

 

Kemauan Tuhan untuk mengabulkan doa sangat ditentukan oleh sikap orang yang berdoa ini diutarakan di dalam Mikha 3. Di situ nabi Mikha berkata karena para pemimpin umat-Nya telah melakukan kejahatan maka sebagai akibat Tuhan tidak akan menghiraukan seruan mereka. Hal ini sangatlah dapat dipahami, sebab bila Tuhan mengabulkan doa mereka maka berarti Ia telah membiarkan orang-orang tersebut berlarut-larut di dalam kejahatan, sehingga tidak akan mendatangkan kebaikan bagi mereka atau bertentangan dengan kehendak-Nya. Itu sebabnya walaupun kemampuan Allah untuk mengabulkan doa tidak tergantung kepada apapun juga, namun kemauan-Nya untuk mengabulkan doa sangatlah ditentukan oleh sikap kita kepada-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah doa-doa Anda yang tidak dihiraukan Tuhan? Apakah yang perlu Anda lakukan bila hal itu Anda alami?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya Engkau sanggup melakukan segala perkara karena kuasa-Mu tidak terbatas, sehingga tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Apapun yang Engkau kehendaki pasti akan terlaksana dan apapun yang Engkau rencanakan pasti akan terwujud. Oleh sebab itu aku percaya bahwa sesungguhnya Engkau sanggup menjawab semua doa yang dipanjatkan umat-Mu kepada diri-Mu. Dan Engkau mau mengabulkan doa mereka sejauh hal itu sesuai dengan kehendak-Mu. Tuhan, tolonglah diriku untuk semakin peka dalam mengenal kehendak-Mu dan semakin taat kepada firman-Mu. Sehingga dengan demikian doaku tidak akan pernah sia-sia namun mengundang jawaban-Mu.

 

Menjelang akhir pekan ini aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau dengan kasih setia-Mu senantiasa menyertai diriku dan tidak pernah membiarkan aku berjalan seorang diri. Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau memegang hidupku dan dengan tangan-Mu yang penuh kasih Engkau menuntun langkah-langkah kakiku. Engkau senantiasa membawa aku di jalan yang benar dan tidak pernah membiarkan diriku melangkah ke jalan yang serong. Aku bersyukur karena bersama dengan-Mu aku memiliki hari depan yang indah dan yang tidak akan pernah mengecewakan. Kepada-Mu aku mempercayakan hari esokku di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.