Rabu, 5 September
2018
Pukul 05:00 -
08:00
Ibadah Pagi
Pengantar Ibadah
Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke
awan. (Mazmur 36:6)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda
pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
1 Setelah lewat
hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli
rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. 2 Dan pagi-pagi benar
pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke
kubur. 9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia
mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus
pernah mengusir tujuh setan. (Markus 16:1-2, 9)
Pengantar untuk Renungan
Kasih Tuhan nampak melalui kepedulian-Nya terhadap orang
yang tersisih dan yang diremehkan oleh lingkungannya. Pada umumnya orang akan
memberikan kepedulian yang lebih terhadap mereka yang dipandang sebagai pribadi
yang hebat, berkedudukan tinggi, tenar atau berharta banyak. Namun di saat yang
sama mereka akan mengabaikan orang yang sederhana serta bukan siapa-siapa. Oleh
sebab itu kepedulian terhadap mereka yang dikagumi oleh banyak orang tidak
selalu menunjukkan kasih yang tulus. Kasih yang sejati nampak di dalam
kepedulian terhadap mereka yang disisihkan dan diremehkan oleh lingkungannya.
Kasih yang sejati seperti itulah yang ditunjukkan oleh Yesus
di dalam kehidupan-Nya seperti yang antara lain dicatat di dalam Markus 16. Ia
mempedulikan mereka yang tersisih dan diremehkan oleh lingkungannya, seperti
para perempuan yang dituliskan di situ. Pada zaman itu di dalam budaya Yahudi
orang perempuan dipandang sebagai masyarakat kelas dua. Namun pada hari
kebangkitan-Nya Yesus mula-mula menampakkan diri kepada seorang perempuan, dan
bukan kepada para murid-Nya yang laki-laki. Hal ini menunjukkan penghargaan dan
kepedulian Yesus kepada mereka yang diremehkan dan dipandang dengan sebelah
mata oleh kebanyakan orang. Dengan kata lain, kasih Kristus merupakan kasih
yang sejati dan yang menerima semua orang.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Bagaimana seharusnya perasaan hati Anda jika Anda memahami bahwa
kasih Kristus adalah kasih yang sejati? Mengapa demikian?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Kasih-Mu, ya Tuhan Yesus, sungguh membuat hatiku kagum. Terhadap
orang yang penuh dengan kelemahan, jauh dari sempurna dan yang sebenarnya bukan
siapa-siapa ini Engkau telah memberikan perhatian yang sedemikian besarnya melampaui
kemampuan akalku untuk mencernanya. Kasih-Mu mengangkat harkat diriku,
memulihkan hidupku dan memberikan pengharapan bagi masa depanku. Kasih yang
Engkau tunjukkan melalui kerelaan-Mu untuk mengorbankan diri-Mu, menderita
sengsara bahkan mengalami kematian di kayu salib untuk menebus hidupku. Sungguh
aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang besar itu.
Tuhan, menghadapi hari-hari yang ada di depanku, walaupun
aku tidak tahu apa yang akan terjadi, satu hal yang kutahu dengan pasti, yaitu
bahwa kasih-Mu tidak akan pernah meninggalkan hidupku. Oleh sebab itu aku
mengawali hari ini dengan pujian dan penyembahan kepada-Mu. Aku memohon agar
Engkau berkenan menuntun hidupku dan menyertai setiap langkah yang harus
kutempuh pada hari ini. Di dalam penyertaan-Mu aku akan mengalami damai
sejahtera dan keberhasilan. Aku berdoa agar Engkau memakai hidupku menjadi alat
untuk memuliakan nama-Mu serta saluran kasih-Mu bagi orang-orang di sekitarku. Di
dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang limpah dengan anugerah, aku berdoa, amin.
Doa Memohon Rahmat Tuhan
Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami
Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami
Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).
Leksionari untuk Hari Ini
Markus 16
Mazmur 66
Hosea 13-14