Selasa, 4 September 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ketetapan-ketetapan-Mu adalah nyanyian mazmur bagiku di rumah yang kudiami sebagai orang asing. (Mazmur 119:54)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 Ia memang mengetahui, bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yesus karena dengki. 11 Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak untuk meminta supaya Barabaslah yang dibebaskannya bagi mereka. 12 Pilatus sekali lagi menjawab dan bertanya kepada mereka: "Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut raja orang Yahudi ini?" 13 Maka mereka berteriak lagi, katanya: "Salibkanlah Dia!" 14 Lalu Pilatus berkata kepada mereka: "Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?" Namun mereka makin keras berteriak: "Salibkanlah Dia!" (Markus 15:10-14)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Suara mayoritas belum tentu merupakan kebenaran, namun kehendak Tuhanlah kebenaran yang sesungguhnya. Bukan berarti dengan demikian maka sistem demokrasi merupakan hal yang keliru. Sebab di dalam demokrasi kita melakukan pemungutan suara, dan suara terbanyaklah yang menjadi dasar untuk pengambilan keputusan. Tentu sistem ini jauh lebih baik dibandingkan pengambilan keputusan yang hanya berdasarkan pendapat satu orang saja. Namun patut kita sadari bahwa pendapat manusia, entah satu orang ataupun banyak orang, tidak selalu merupakan pendapat yang tepat. Oleh sebab itu suara terbanyak belum tentu menghasilkan pandangan yang benar. Hanya kehendak Tuhanlah kebenaran yang sesungguhnya.

 

Bahwasanya suara mayoritas belum tentu merupakan kebenaran ini dapat dilihat dari jalannya pengadilan yang dialami Yesus Kristus sebagaimana yang dicatat di dalam Markus 15. Di situ orang banyak menghendaki agar Yesus disalibkan. Sebagai seorang hakim Pilatus mengetahui bahwa desakan orang banyak ini bukanlah berdasarkan kebenaran. Namun karena hasutan para pemuka agama Yahudi yang merasa dengki terhadap Yesus. Sayang karena ingin memuaskan hati orang banyak itu Pilatus mengorbankan kebenaran dan keadilan dengan menyerahkan Yesus untuk disalibkan. Padahal kehendak Tuhan, dan bukan suara terbanyaklah yang merupakan kebenaran yang sesungguhnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan ketika kebanyakan orang mendorong diri Anda untuk melanggar firman Tuhan? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah diriku agar aku sanggup tetap hidup dengan berpegang kepada kebenaran firman-Mu, tanpa berkompromi terhadap kemelencengan yang ada di sekitarku. Teguhkan imanku kepada diri-Mu dan firman-Mu karena sesungguhnya kebenaran itu bersumber dari pada-Mu. Kokohkan komitmenku kepada diri-Mu karena aku menyadari bahwa dunia sekitarku selalu berupaya untuk menarik diriku agar berjalan di luar kehendak-Mu. Tuhan, mampukanlah diriku untuk mengenal kehendak-Mu dan berikan kepadaku hati yang senantiasa menaati tuntunan-Mu. Karena hanya dengan berjalan sesuai dengan kehendak-Mulah baru hidupku akan berkenan kepada-Mu dan memuliakan nama-Mu.

 

Aku bersyukur untuk hari yang Engkau berikan kepadaku pada hari ini. Aku mengawalinya dengan hati yang penuh sukacita karena aku tahu bahwa Engkau tidak pernah membiarkan diriku berjalan seorang diri. Engkau selalu menuntun diriku dengan Roh Kudus-Mu, hikmat-Mu selalu tersedia bagi diriku dan menyanggupkan diriku agar mampu membuat keputusan-keputusan yang benar serta berkenan kepada-Mu. Tolonglah aku di dalam mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku pada hari ini agar semua yang kukerjakan mengalami keberhasilan. Jadikanlah diriku berkat bagi orang-orang di sekitarku agar supaya mereka pun akan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 15

Mazmur 65

Hosea 11-12

 


  

Selasa, 4 September 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. 9 Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu. 10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. (Mazmur 36:8-10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak; 13 tanah-tanah padang gurun menitik, bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai; 14 padang-padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba, lembah-lembah berselimutkan gandum, semuanya bersorak-sorai dan bernyanyi-nyanyi. (Mazmur 65:12-14)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, aku bersyukur untuk kemurahan-Mu yang kualami di dalam hidupku. Dengan berkat yang berlimpah-limpah Engkau telah mencukupi hidupku hari demi hari dan tahun demi tahun tanpa berkesudahan. Tidak sekalipun Engkau lalai di dalam memelihara hidupku. Engkau menjadikan semua perbuatan tanganku berhasil melampaui yang dapat kupikirkan dan kukerjakan dengan kekuatanku sendiri. Engkau memahkotai diriku dengan kebaikan-kebaikan-Mu yang sesungguhnya tidak layak kualami di dalam hidupku. Sungguh besar anugerah-Mu.

 

Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan karena Engkau selalu menolong diriku di dalam menghadapi setiap tantangan dan persoalan di dalam hidupku. Dengan naungan sayap-Mu Engkau melindungi diriku dan membela setiap perkaraku. Aku memasrahkan hidupku ke dalam tangan-Mu, penuhi hatiku dengan damai sejahtera-Mu. Tuntunlah diriku di jalan-jalan kebenaran-Mu dan jadikanlah hidupku sebagai saluran kasih dan berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Pakailah hidupku menjadi alat yang memuliakan nama-Mu. Kepada-Mu ya Tuhan, yaitu di dalam nama Yesus Kristus, aku mengangkat doaku ini, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 4 September 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia. (Mazmur 86:15)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu. 2 Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku; mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung. 4 Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan. 5 Mereka harus kembali ke tanah Mesir, dan Asyur akan menjadi raja mereka, sebab mereka menolak untuk bertobat. (Hosea 11:1-2, 4-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah pribadi yang panjang sabar, namun bukan berarti kesabaran-Nya tiada batasnya. Sama seperti seorang ayah atau ibu yang menyayangi anaknya. Di dalam kesabarannya ia tidak akan segera menghukum anaknya ketika yang bersangkutan melakukan kesalahan. Yang ia lakukan adalah memberikan peringatan agar anak tersebut tidak terus-menerus melakukan kesalahan itu. Namun apabila sang anak meremehkan kesabaran dari orang tuanya dengan berlarut-larut melakukan pelanggaran yang sama tentu sang orang tua tidak akan membiarkan hal tersebut. Demi kebaikan si anak ia akan bertindak menghukum yang bersangkutan. Dengan kata lain, walaupun sang orang tua adalah pribadi yang panjang sabar namun bukan berarti kesabarannya tiada batasnya.

 

Hal yang samalah yang ada pada diri Allah. Ia adalah pribadi yang panjang sabar namun bukan berarti kesabaran-Nya boleh dipermainkan. Sebagaimana yang ditulis di dalam Hosea 11, walaupun umat-Nya, Israel mengkhianati diri-Nya dengan menyembah para Baal Ia di dalam kesabaran-Nya tetap "menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih." Namun ketika umat-Nya tidak juga kunjung bertobat maka sebagai akibat Ia bertindak menghukum sehingga "mereka harus kembali ke tanah Mesir, dan Asyur akan menjadi raja mereka." Hal ini menunjukkan bahwa Allah adalah pribadi yang panjang sabar namun bukan berarti kesabaran-Nya tiada batasnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan sebagai wujud dari menghargai kesabaran Tuhan? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa Sorgawi, Engkau adalah pribadi yang panjang sabar. Di dalam kesabaran-Mu Engkau bersedia menuntun hidupku, menjaga diriku agar tidak melangkah ke jalan yang salah dan mengangkat diriku ketika aku jatuh. Di dalam kemurahan-Mu Engkau selalu mengingatkan diriku agar hidup sesuai dengan kehendak-Mu karena sesungguhnya Engkau tidak pernah tersesat maupun bermaksud untuk menyesatkan diri-Mu. Oleh karena itu ampunilah aku apabila tak jarang aku mempermainkan kesabaran-Mu. Ajarlah diriku untuk menghargai kemurahan-Mu agar supaya hidupku memuliakan nama-Mu.

 

Aku berterima kasih ya Bapa untuk kasih-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Engkau telah menuntun hidupku, dan memegang diriku dengan tangan-Mu yang penuh dengan berkat. Engkau melindungi diriku serta memelihara hidupku dengan kasih setia-Mu. Kembali aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Sempurnakanlah dan jadikanlah semuanya itu mencapai hasil yang maksimal. Aku juga menyerahkan masa depanku ke dalam rahmat-Mu. Bentangkan hari depan yang gemilang seperti yang Engkau rencanakan bagiku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala hidupku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.