Rabu, 1 Agustus 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah. (Mazmur 97:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan untuk tinggal seorang diri di Atena. 2 Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu, 3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. (1Tesalonika 3:1-3a)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kualitas kepemimpinan ditentukan oleh kerelaan yang bersangkutan dalam mengesampingkan kepentingan dirinya sendiri demi kebaikan orang-orang yang ia pimpin. Dengan kata lain, seorang pemimpin yang baik adalah pribadi yang tidak hidup hanya untuk memikirkan dirinya sendiri, apalagi memanfaatkan orang-orang yang ia pimpin demi kepentingan dirinya. Justru sebaliknya, seorang pemimpin yang luhur adalah pribadi yang tidak hidup secara egois. Oleh karena itu ia bersedia mengorbankan dirinya demi orang-orang yang ia pimpin.

 

Kepemimpinan seperti itulah yang diamalkan oleh rasul Paulus. Di dalam 1Tesalonika 3 Paulus memaparkan bahwa ia memutuskan untuk tinggal seorang diri di Atena dan mengutus Timotius untuk pergi ke Tesalonika guna menguatkan hati dan iman jemaat di sana. Walaupun Timotius adalah rekan sekerja yang ia perlukan di dalam menghadapi kesukaran di Atena tetapi demi kebaikan jemaat Tesalonika ia rela berkorban bagi mereka. Kualitas kepemimpinan seperti yang diteladankan oleh Yesus Kristus dan diikuti oleh rasul Paulus, yaitu rela mengesampingkan kepentingan diri sendiri demi kebaikan orang-orang yang dia pimpin seperti itulah yang menunjukkan tingginya kualitas kepemimpinan yang bersangkutan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda rela mengesampingkan kepentingan diri Anda sendiri demi kebaikan orang lain? Apakah yang telah Anda lakukan untuk itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, Engkau telah mengajar dan menjadi teladan yang sempurna tentang bagaimana aku dapat mengesampingkan kepentingan diri sendiri demi kebaikan orang lain. Engkau yang mahamulia rela datang ke dunia menjadi seorang manusia. Engkau Raja Alam Semesta rela datang ke dunia untuk melayani orang-orang yang sederhana. Engkau yang mahakudus rela mengorbankan nyawa-Mu untuk menyelamatkan orang berdosa. Sungguh ajaib anugerah-Mu dan betapa mulia rahmat-Mu. Tuhan, tolonglah diriku untuk dapat mengikuti jejak-Mu di dalam kehidupanku. Sebab hanya dengan seperti diri-Mu barulah hidupku tidak akan sia-sia, namun memuliakan nama-Mu dan menjadi berkat bagi sesamaku.

 

Di hari pertama dalam bulan yang baru ini aku menyerahkan hidupku di sepanjang hari dan di hari-hari yang akan aku jelang ke dalam tangan-Mu. Tolonglah aku ya Tuhan agar aku sanggup menghadapi tantangan dan kesukaran dengan iman yang teguh dan kasih yang tak tergoyahkan. Engkau akan membuka jalan bagiku dan menjadikan hidupku kesaksian bagi orang-orang di sekitarku, sehingga dengan demikian mereka akan mengenal kasih-Mu dan ikut memuliakan nama-Mu. Arahkanlah langkah-langkah kakiku di jalan-Mu dan naungilah diriku di bawah sayap damai sejahtera-Mu. Kepada-Mu ya Tuhan Yesus aku memanjatkan pujian, doa dan permohonanku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Tesalonika 3

Mazmur 31

Yesaya 15-16

 


  

Rabu, 1 Agustus 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. 2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. (Mazmur 90:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, 3 sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku! 4 Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. (Mazmur 31:2-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah gunung batu tempat perlindungan yang dapat diandalkan. Engkau pula Allah yang berkenan untuk menilik hidupku. Sehingga kalaupun diriku menghadapi kesukaran Engkau tidak akan membiarkan diriku untuk melewatinya seorang diri. Engkau tidak akan berdiam diri namun pasti akan menolong dan menyelamatkan diriku tepat pada waktunya. Oleh sebab itu aku menyerahkan hidupku dan semua beban yang aku tanggung ke dalam tangan-Mu. Aku yakin Engkau pasti mampu menyediakan jalan keluar bagi diriku.

 

Tuntunlah hidupku di jalan-Mu yang benar, dan jagalah diriku agar tidak tersesat. Sebab sesungguhnya Engkau tidak pernah tersesat dan juga tidak pernah menyesatkan siapapun juga. Sertailah diriku dan limpahkanlah berkat-Mu sehingga semua yang aku kerjakan hari ini mengalami keberhasilan. Pakailah hidupku untuk memuliakan nama-Mu dan menjadi berkat bagi sesamaku manusia agar mereka juga dapat mengenal kasih-Mu. Ke dalam tangan-Mu yang penuh kuasa, ya Tuhan, kuserahkan doaku, yaitu di dalam dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Rabu, 1 Agustus 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

6 Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya. 7 Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! (Mazmur 96:6, 7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Kami telah mendengar tentang keangkuhan Moab, langkah angkuhnya dia, tentang kecongkakannya, keangkuhannya dan kegemasannya, dan tentang cakap anginnya yang tidak benar. 7 Sebab itu biarlah orang Moab meratap, seorang karena yang lain, biarlah sekaliannya meratap. Mengingat kue kismis Kir-Hareset biarlah mereka mengaduh dan hancur luluh sama sekali! 13 Itulah firman yang diucapkan TUHAN tentang Moab pada waktu yang lalu. (Yesaya 16:6-7, 13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan menentang orang-orang yang congkak, dan Ia akan membalik kata-kata kosong yang mereka ucapkan menjadi kata-kata ratapan. Kecongkakan merupakan salah satu sifat yang sangat dibenci oleh Tuhan. Sebab sikap inilah yang mengakibatkan orang tidak dapat menyadari kelemahan dan kekurangan dirinya, sehingga bukan saja yang bersangkutan tidak akan memperbaiki diri justru akan mencelakakan dirinya sendiri. Bahkan di dalam kecongkakan tersebut mereka akan menentang Tuhan dan hidup memberontak kepada-Nya. Itu sebabnya Ia menentang orang-orang yang congkak dan mengubah kata-kata sombong yang mereka ucapkan menjadi ratapan.

 

Bahwasanya Tuhan menentang orang yang congkak hal tersebut dapat dilihat dari firman yang Ia ucapkan di dalam Yesaya 16. Di situ Ia berkata tentang bangsa Moab yang di dalam keangkuhannya mengucapkan kata-kata yang sombong atau yang diistilahkan sebagai "cakap angin yang tidak benar." Lebih jauh Tuhan berfirman bahwa Ia akan membiarkan orang Moab meratap, mengaduh dan hancur luluh sama sekali. Dengan kata lain, Ia akan membuat bangsa yang congkak tersebut meratap sebagai ganti kata-kata kosong yang mereka ucapkan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, termasuk orang congkakkah diri Anda? Apakah yang menjadi dasar dari penilaian Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Kembali aku datang menghadap takhta anugerah-Mu ya Tuhan. Ke hadapan-Mu yang mahamulia aku merendahkan diriku dan memohon kemurahan-Mu karena semua kecongkakan yang ada di dalam diriku. Ampunilah aku karena sikap hatiku yang tidak berkenan kepada-Mu itu. Bersihkanlah hidupku dari semua noda dosa, luruskanlah jalan hidupku dan pulihkan hatiku. Supaya dengan demikian hidupku, yaitu pikiran, niatan, perbuatan dan perkataanku memuliakan nama-Mu.

 

Aku berterima kasih untuk hari yang akan segera aku lalui ini. Dengan penuh kasih Engkau telah menuntun, menyertai, dan menjaga diriku dari jalan yang salah serta melindungi hidupku dari semua yang jahat. Dengan kebaikan-Mu yang berlimpah-limpah Engkau telah memberkati dan memelihara hidupku di setiap waktu. Tuhan, aku menyerahkan hari-hari yang akan kulalui di sepanjang bulan yang baru ini ke dalam kasih setia-Mu. Di dalam tangan-Mu terdapat damai, sejahtera dan kehidupan yang penuh dengan makna. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Rajaku aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.