Kamis, 28 Juni 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. (Mazmur 32:7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, 22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya. 23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya. (Kolose 1:21-23)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukan saja kita memerlukan berkat Tuhan, kita juga perlu memelihara berkat tersebut secara bertanggung jawab. Memang kedua hal ini, yaitu diberkati dan memelihara berkat, adalah dua hal yang berbeda, namun saling terkait satu dengan yang lain. Acapkali orang, oleh karena anugerah Allah, mengalami berkat Tuhan yang secara manusiawi di luar kemampuan dirinya untuk meraihnya. Tetapi karena ia tidak memelihara berkat tersebut secara bertanggung jawab, maka sebagai akibat apa yang telah diterimanya dari Tuhan itu menguap tanpa bekas dan tercecer secara sia-sia. Sedangkan orang yang sungguh-sungguh menghargai berkat yang telah diterimanya dari Tuhan dengan mengelolanya secara bertanggung jawab akan semakin diberkati-Nya secara berlimpah-limpah.

 

Prinsip ini dikemukakan oleh rasul Paulus di dalam Kolose 1. Di situ ia menjelaskan bahwa oleh karena anugerah Allah kita mengalami berkat rohani yang sangat mulia, yaitu diperdamaikan dengan diri-Nya melalui pengorbanan Kristus sampai mati di kayu salib. Berkat rohani yang besar ini perlu kita pelihara secara bertanggung jawab, yaitu dengan bertekun dalam iman. Sehingga dengan demikian kita akan hidup di dalam kehidupan yang teguh dan tidak tergoncangkan dari pengharapan Injil. Sikap bertanggung jawab terhadap anugerah keselamatan ini akan mengakibatkan kita mengalami berkat-Nya yang semakin berlimpah-limpah.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang telah Anda lakukan yang menunjukkan bahwa Anda telah menghargai pengorbanan Kristus secara bertanggung jawab?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang sangat mulia yang telah memperdamaikan diriku dengan diri-Mu, dan menyelamatkan diriku dari dosa serta hukuman dosa. Tanpa anugerah-Mu tersebut aku akan tetap hidup sebagai seteru-Mu dan berjalan menuju kepada kebinasaan untuk selama-lamanya. Tolonglah diriku untuk mampu hidup bertanggung jawab terhadap anugerah keselamatan yang telah Engkau berikan tersebut dengan tetap hidup bertekun di dalam iman sehingga tidak tergeserkan dari pengharapan Injil yang telah aku terima oleh kemurahan-Mu.

 

Tolonglah juga diriku agar mampu mengelola segala berkat, talenta dan kepercayaan yang telah Engkau berikan kepada diriku secara bertanggung jawab. Penuhi hidupku dengan hikmat-Mu sehingga aku dapat menggunakan waktu dan kesempatan yang Engkau berikan kepadaku sebagaimana harusnya. Tuntunlah diriku pada hari ini sehingga aku dapat mengisi waktuku dengan hal-hal yang berguna dan memuliakan nama-Mu. Pakailah hidupku menjadi alat-Mu yang menyalurkan kasih dan rahmat-Mu kepada semua orang yang ada di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kolose 1

Amsal 28

2Tawarikh 14-15

 


  

Kamis, 28 Juni 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mazmur 31:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang yang berliku-liku jalannya, sekalipun ia kaya. (Amsal 28:6)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, di siang hari ini aku datang merendahkan hatiku di hadapan-Mu. Aku menyadari bahwa tanpa tuntunan dan pertolongan-Mu aku tidak akan mampu menempuh jalan hidupku dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu. Roh-Mu telah menolong diriku untuk berperilaku dengan benar sesuai dengan firman-Mu. Hikmat-Mu memampukan diriku untuk memilih, memutuskan dan mengisi hidupku dengan kelakuan yang bersih, lurus dan berkenan kepada-Mu. Sehingga dengan demikian hidupku dapat menjadi persembahan yang harum dan memuliakan nama-Mu.

 

Kepada-Mu aku menyerahkan seluruh hidupku. Pakailah diriku untuk menjadi alat yang menyalurkan kasih-Mu kepada orang-orang yang belum mengenalnya, serta menjadi kepanjangan tangan dari kebaikan-Mu bagi mereka yang lemah dan tak berdaya. Sehingga dengan demikian mereka semua dapat menemukan pengharapan yang sejati di dalam diri-Mu. Tuhan, tolonglah aku agar dapat mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku di dalam keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan, Pembimbing dan Pelindung hidupku aku mengangkat doa dan ucapan syukur ini, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Kamis, 28 Juni 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. (Mazmur 73:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Azarya bin Oded dihinggapi Roh Allah. 2 Ia pergi menemui Asa dan berkata kepadanya: "Dengarlah kepadaku, Asa dan seluruh Yehuda dan Benyamin! TUHAN beserta dengan kamu bilamana kamu beserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya, Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkan-Nya, kamu akan ditinggalkan-Nya." (2Tawarikh 15:1, 2)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Efektifitas doa kita kepada Tuhan sangatlah ditentukan oleh sikap hati kepada-Nya. Adakalanya orang bertanya-tanya mengapa doa yang bersangkutan tidak juga kunjung dikabulkan Tuhan, padahal ia telah memohon dengan segenap hati karena dirinya di dalam keadaan terdesak. Bukan itu saja, ia juga telah menggunakan berbagai cara untuk berdoa yang ia ketahui, seperti doa di pagi hari, doa semalam suntuk, bahkan disertai dengan berpuasa, namun tetap saja doanya itu tidak dikabulkan Tuhan. Semua cara untuk berdoa dan kesungguhan hati dalam berdoa itu adalah baik, namun ada satu hal yang tidak boleh ia abaikan, yaitu sikap hatinya kepada Tuhan. Sebab sesungguhnya sikap hati ini sangatlah menentukan efektifitas doa kita.

 

Hal tersebut dikemukakan Allah kepada raja Asa melalui nabi Azarya bin Oded dan dicatat di dalam 2Tawarikh 15. Kepada raja yang memerintah atas kerajaan Yehuda tersebut, Allah mengingatkan bahwa bila umat-Nya hidup beserta Dia maka Tuhan akan menyertai mereka dan berkenan untuk mereka temui. Artinya bila mereka hidup dengan sikap hati yang berkenan kepada-Nya, yaitu menghormati Dia dan menaati perintah-perintah-Nya, maka Ia akan mendengar dan mengabulkan doa-doa mereka. Hal ini menunjukkan bahwa bukan hanya kesungguhan hati kita saat berdoa, apalagi cara kita berdoa saja yang penting, namun sikap hati kita kepada Tuhan itulah yang menentukan apakah doa kita akan dikabulkan-Nya atau tidak.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah dosa di dalam hidup Anda yang menghalangi doa-doa Anda kepada Tuhan? Apabila ada, apakah yang perlu Anda lakukan agar doa Anda menjadi efektif?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, luruskanlah hatiku dan murnikanlah motivasi hidupku dengan firman dan Roh Kudus-Mu. Supaya dengan demikian sikap hatiku berkenan kepada-Mu. Tolonglah diriku untuk senantiasa hidup beserta dengan diri-Mu, berjalan selaras dengan kebenaran firman-Mu, serta memuliakan nama-Mu. Ampunilah diriku apabila acapkali aku menyimpang dari jalan-jalan-Mu, hidup menurut kehendak diriku sendiri dan bersikap tidak setia kepada-Mu. Pulihkanlah diriku dan bawalah aku kembali kepada kebenaran-Mu.

 

Aku bersyukur untuk anugerah-Mu dalam hidupku yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Oleh karena pertolongan dan penyertaan-Mu aku dapat mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku pada hari ini sebagaimana yang seharusnya. Berkatilah semua yang telah aku kerjakan dengan keberhasilan, dan jadikanlah semuanya itu sebagai persembahan yang berkenan kepada-Mu. Aku berdoa untuk orang-orang yang telah berjumpa dengan diriku pada hari ini agar melalui perjumpaan tersebut mereka juga dapat mengalami rahmat dan kasih setia-Mu. Aku menyerahkan hari esok dan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.