Jumat, 29 Juni 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. (Mazmur 98:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. 7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. (Kolose 2:6, 7)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan merupakan langkah pertama yang terpenting, namun bukanlah langkah yang terakhir dalam perjalanan kita sebagai pengikut Kristus. Memang langkah pertama bersifat sangat penting, sebab tanpanya suatu perjalanan tidak akan pernah berlangsung. Demikian juga tanpa langkah pertama, yaitu menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan, orang tidak akan pernah dapat menjadi pengikut-Nya. Namun perlu dipahami bahwa langkah pertama bukanlah langkah terakhir. Artinya sebagai pengikut-Nya kita tidak boleh berpuas diri hanya karena telah menerima Yesus sebagai Tuhan. Langkah tersebut harus diteruskan dengan langkah-langkah selanjutnya yang mengubah diri kita sehingga mencerminkan sifat-sifat-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari.

 

Hal inilah yang dikemukakan di dalam Kolose 2. Kepada orang-orang yang telah menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan tersebut, rasul Paulus menulis bahwa mereka harus mengalami empat hal, yaitu pertama, tetap di dalam Kristus. Kedua, berakar di dalam Kristus dan dibangun di atas Kristus. Ketiga, bertambah teguh di dalam iman. Keempat, melimpah dengan ucapan syukur. Keempat hal ini semuanya diawali dengan kata hendaklah, yang artinya haruslah atau suatu kewajiban. Singkat kata, sesudah menerima Yesus sebagai Tuhan maka langkah tersebut haruslah senantiasa dilanjutkan dengan langkah-langkah berikutnya yang menumbuhkan, mengokohkan dan mendewasakan iman kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sesudah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan, selanjutnya langkah-langkah apakah yang telah Anda tempuh untuk mendewasakan iman Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur oleh karena anugerah-Mu Engkau telah membawa diriku untuk mengenal kasih-Mu dan mengalami keselamatan yang dari pada-Mu. Tolonglah diriku untuk tidak berpuas diri hanya sampai kepada menerima diri-Mu sebagai Juruselamatku, namun benar-benar menempatkan Engkau sebagai Tuhan atas semua aspek dalam hidupku. Melalui Roh-Mu bawalah diriku untuk semakin berakar di dalam diri-Mu, dibangun di atas diri-Mu, bertambah teguh dalam iman kepada-Mu, serta hidup melimpah dengan syukur kepada-Mu. Sehingga aku dapat beranjak menuju kepada kedewasaan rohani dan hidup semakin serupa dengan gambaran-Mu.

 

Aku berterima kasih untuk hari yang baru yang telah Engkau berikan kepadaku. Aku percaya bahwa rahmat-Mu selalu baru bagi diriku. Aku melangkah memasuki hari ini dengan bersandarkan kepada kasih setia-Mu, dan dengan senantiasa mengharapkan penyertaan serta tuntunan Roh-Mu. Tolonglah diriku agar dapat mengisi hari ini dengan kehidupan yang berkenan kepada-Mu dan menjadi berkat bagi sesamaku. Hindarkan aku dari semua yang jahat serta mampukan diriku untuk melangkah di dalam kebenaran-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kolose 2

Amsal 29

2Tawarikh 16-17

 


  

Jumat, 29 Juni 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

3 Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! 4 Jangan condongkan hatiku kepada yang jahat, untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang fasik bersama-sama dengan orang-orang yang melakukan kejahatan; dan jangan aku mengecap sedap-sedapan mereka. 5 Biarlah orang benar memalu dan menghukum aku, itulah kasih; tetapi janganlah minyak orang fasik menghiasi kepalaku! … (Mazmur 141:3-5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Orang yang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar akan bersorak dan bersukacita. 7 Orang benar mengetahui hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak mengertinya. (Amsal 29:6, 7)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, oleh karena pertolongan-Mu aku dapat hidup di dalam sukacita. Aku bersorak-sorai karena Engkau telah membimbing diriku di jalan yang benar dan menghindarkan aku dari jerat dan kesesatan. Aku berterima kasih karena firman-Mu menolong diriku untuk hidup di dalam hikmat sehingga aku mampu membedakan antara mana yang benar dengan yang tidak berkenan kepada-Mu. Roh Kudus-Mu menolong diriku untuk hidup di dalam kebenaran-Mu, berperilaku adil terhadap semua orang dan mengulurkan kasih kepada mereka yang lemah tidak berdaya. Dengan demikian oleh anugerah-Mu aku dapat hidup sebagai saksi-Mu.

 

Aku menyerahkan hidupku di siang hari ini kepada tangan kasih setia-Mu. Sertailah diriku dan berkatilah semua yang aku kerjakan dengan keberhasilan yang dari pada-Mu. Mampukan aku untuk mengisi hari ini dengan kehidupan yang penuh makna, memuliakan nama-Mu dan menjadi berkat bagi sesamaku. Jauhkanlah aku dari pada yang jahat dan berikan kepadaku kemenangan atas semua kesulitan dan pencobaan yang menghadang hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Penolong dan Pembimbingku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Jumat, 29 Juni 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

13 Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu. 14 Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan. (Mazmur 56:13, 14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Pada waktu itu datanglah Hanani, pelihat itu, kepada Asa, raja Yehuda, katanya kepadanya: "Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu. 8 Bukankah tentara orang Etiopia dan Libia besar jumlahnya, kereta dan orang berkudanya sangat banyak? Namun TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, karena engkau bersandar kepada-Nya. 9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. (2Tawarikh 16:7-9)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Memelihara dengan benar apa yang telah kita mulai dengan tepat sangatlah diperlukan, sebab hanya dengan demikian kita akan mencapai garis akhir dengan kemenangan. Di dalam bersekolah misalnya, mengawali tahun ajaran dengan semangat belajar yang tinggi adalah langkah yang tepat. Namun itu saja tidak cukup. Kita juga harus memelihara semangat belajar tersebut dengan baik supaya kita dapat menyelesaikan tahun ajaran tersebut dengan cemerlang. Prinsip ini tidak boleh diabaikan. Sebab adakalanya orang memulai perjalanan hidupnya dengan tepat, namun karena ia tidak memeliharanya dengan benar maka sebagai akibat hidupnya berakhir secara berantakan.

 

Hal itulah yang dialami oleh Asa, raja Yehuda seperti yang dicatat di dalam 2Tawarikh 16. Ia mengawali pemerintahannya dengan tepat, yaitu dengan bergantung kepada Tuhan. Sebagai akibat, Yehuda mampu mengalahkan Etiopia dan Libia. Namun di kemudian hari raja Asa tidak memelihara sikap bergantung kepada Tuhan itu dengan benar, yaitu ketika menghadapi kerajaan Israel. Ia tidak meminta pertolongan Tuhan namun bergantung kepada raja Aram. Alhasil, walaupun mampu mengalahkan Israel namun kerajaan Yehuda tidak mampu menaklukkan kerajaan Aram. Itu sebabnya kita bukan hanya perlu memulai kehidupan iman kita dengan baik, yaitu dengan bersungguh hati kepada Tuhan, namun kita juga perlu memeliharanya dengan benar, supaya kita dapat mencapai garis akhir dengan berkemenangan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda telah memelihara kehidupan iman Anda dengan benar? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau telah memberkati diriku dengan berlimpah-limpah. Anugerah-Mu tidak pernah berkesudahan namun senantiasa baru di dalam hidupku. Ajarlah aku untuk menghargai anugerah-Mu itu dengan senantiasa hidup bergantung kepada-Mu dan berjalan sesuai dengan kebenaran firman-Mu. Sehingga dengan demikian kehidupan imanku tidak bagaikan cendawan yang berbiak dengan cepat dalam semalam namun segera layu di keesokan harinya. Sebaliknya, oleh pertolongan-Mu aku dapat menjalani hidup ini di dalam iman yang berkemenangan sampai kepada akhirnya.

 

Aku berterima kasih untuk hari yang telah aku lalui di dalam penyertaan dan tuntunan-Mu pada hari ini. Rahmat-Mu sungguh besar dan kasih setia-Mu tidak pernah beranjak dari diriku. Oleh kemurahan-Mu Engkau telah menolong diriku dalam mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku serta menyelesaikannya sebagaimana yang seharusnya. Aku menyerahkan semua yang telah aku capai pada hari ini ke dalam tangan-Mu, sempurnakanlah semuanya itu, dan jadikanlah apa yang telah aku hasilkan memuliakan nama-Mu. Aku mempercayakan seluruh hidupku ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidupku aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.