Kamis, 29 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

49 Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap. 50 Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. (Mazmur 119:49, 50)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, teman-teman sekerjaku dalam Kristus Yesus. 4 Mereka telah mempertaruhkan nyawanya untuk hidupku. Kepada mereka bukan aku saja yang berterima kasih, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi. (Roma 16:3, 4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kerja sama di dalam kesehatian akan mendatangkan hasil yang lebih besar. Dengan bekerja seorang sendiri mungkin saja kita dapat menghasilkan banyak hal. Namun melalui bekerja sama dengan orang lain di dalam kesehatian, yaitu dengan tujuan dan tata nilai yang sama, maka kita akan dapat menghasilkan hal-hal yang lebih besar. Sebab melaluinya kita dapat saling melengkapi dan saling memberikan dorongan satu sama yang lain. Berarti kerja sama dan kesehatian akan meningkatkan efektivitas dan produktivitas hidup kita.

 

Hal ini dapat kita lihat di dalam salam yang disampaikan Paulus kepada Priskila dan Akwila di dalam Roma 16. Ia menyebut mereka berdua sebagai teman sekerjanya dalam Kristus. Istilah ini menunjukkan bahwa mereka bertiga telah bekerja sama di dalam kesehatian. Yaitu dengan tujuan yang sama, untuk memuliakan Yesus, dan dengan tata nilai yang sama, saling menghargai satu sama lain. Paulus menunjukkan penghargaannya dengan berterima kasih kepada mereka berdua. Demikian juga mereka berdua menghargai Paulus dengan rela mempertaruhkan nyawa untuk Paulus. Ucapan terima kasih Paulus ini juga menunjukkan pengakuan dirinya bahwa kerja sama di dalam kesehatian di antara mereka bertiga telah menghasilkan hal yang lebih besar dibandingkan kalau Paulus bekerja seorang diri.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sikap apakah yang perlu Anda kembangkan dan sikap apakah yang harus Anda tinggalkan agar dapat meningkatkan efektivitas hidup Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang penuh dengan kasih, aku berterima kasih karena Engkau berkenan untuk menolong umat-Mu agar dapat hidup dalam kehidupan yang efektif. Oleh sebab itu tolonglah aku untuk menanggalkan kesombongan dan mengenakan kerendahan hati, menanggalkan sifat meremehkan orang lain dan mengenakan sifat menghargai sesama, tidak lagi mencari pujian untuk diri sendiri tetapi mempersembahkan pujian bagi Tuhan. Sebab hanya dengan demikian barulah aku dapat bekerja sama dengan orang lain di dalam kesehatian dan memperoleh hasil yang lebih besar serta memuliakan nama-Mu.

 

Tuhan yang limpah dengan anugerah, pimpinlah hamba-Mu ini agar sepanjang hari ini aku dapat menjadi saluran kasih dan kuasa-Mu bagi orang-orang di sekitarku, baik melalui tutur kata maupun tingkah lakuku. Tolonglah diriku agar mampu mengambil keputusan-keputusan yang selaras dengan kebenaran firman-Mu, dan berkatilah diriku dengan keberhasilan dalam semua yang aku kerjakan. Terima kasih Tuhan, karena aku yakin doaku tidaklah akan sia-sia sebab aku memanjatkannya di dalam nama Tuhan Yesus yang setia. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Roma 16

Mazmur 88

Ulangan 23-24

 


  

Kamis, 29 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

7 Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu, berdirilah menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku, ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman! 10 Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil. (Mazmur 7:7, 10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku, siang hari aku berseru-seru, pada waktu malam aku menghadap Engkau. 3 Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku; 4 sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka, dan hidupku sudah dekat dunia orang mati. (Mazmur 88:2-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang penuh belas kasihan, Engkau Allah yang memperhatikan pergumulan dan penderitaan umat-Mu. Kepada-Mu aku mencurahkan isi hatiku. Aku memohon belas kasihan-Mu atas diriku di dalam semua kesulitan yang aku hadapi di dalam hidupku. Sebab Engkaulah harapan hidupku dan Engkau bersedia mendengar keluh kesahku. Tidak pernah Engkau mengecewakan orang yang berseru memohon pertolongan kepada-Mu. Tuhan, bersegeralah menolong diriku.

 

Tuhan, aku menyerahkan seluruh hidupku ke dalam tangan-Mu. Bentuklah diriku menurut kehendak-Mu dan bekerjalah di dalam hidupku menurut rencana-Mu. Jadikan diriku sebagai saluran anugerah-Mu bagi orang-orang yang berada di sekitarku. Supaya dengan demikian mereka juga bersukacita di dalam Engkau bersama diriku. Tolonglah diriku agar mampu menyelesaikan semua tugas dan kewajibanku untuk hari ini dan supaya melaluinya nama-Mu dimuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Kamis, 29 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku. (Mazmur 66:16)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Sebab TUHAN, Allahmu, berjalan dari tengah-tengah perkemahanmu untuk melepaskan engkau dan menyerahkan musuhmu kepadamu; sebab itu haruslah perkemahanmu itu kudus, supaya jangan Ia melihat sesuatu yang tidak senonoh di antaramu, lalu berbalik dari padamu." (Ulangan 23:14)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kehadiran Tuhan di dalam hidup kita haruslah kita tanggapi dengan hidup di dalam kekudusan. Hal ini sama seperti kalau seorang tamu yang kita hormati akan datang berkunjung ke rumah kita, maka kita akan menata rumah kita serapih dan sebersih mungkin. Kita melakukannya bukan sekedar dengan maksud agar kita tidak mempermalukan diri sendiri, namun terlebih lagi karena kita ingin menghargai tamu kita. Dengan merapihkan dan membersihkan rumah maka kita menyatakan bahwa tamu kita tersebut bukanlah pribadi yang jorok, namun orang hidup secara rapih dan bersih. Oleh karenanya ia juga patut untuk disambut di dalam rumah yang tertata rapih dan bersih.

 

Hal itulah yang disampaikan Musa kepada umat Tuhan di dalam Ulangan 23. Ia menjelaskan bahwa Allah hadir di perkemahan umat-Nya. Untuk itu umat Tuhan harus menjaga agar perkemahan mereka di dalam keadaan kudus, sebab tidak sepatutnya Allah melihat hal yang tidak senonoh di antara umat-Nya. Artinya umat Tuhan harus menyadari bahwa Allah adalah pribadi yang kudus dan mereka harus menghormati kekudusan Allah tersebut. Untuk itu mereka sendiri harus hidup di dalam kekudusan. Sikap yang samalah yang harus kita lakukan di dalam hidup kita. Apabila kita sungguh-sungguh menghormati Allah yang kudus dan yang hadir di dalam hidup kita, maka kita juga akan hidup di dalam kekudusan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Langkah-langkah praktis apakah yang dapat Anda lakukan dalam rangka menghormati Tuhan yang hadir di dalam hidup Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang mahakudus, Engkau layak untuk dipuji dan dihormati. Engkaulah yang empunya semua kemuliaan dan kehormatan, kejayaan dan keperkasaan. Tuhan, aku membuka hatiku seluas-luasnya bagi Roh-Mu untuk terus berkarya dalam hidupku. Dengan anugerah-Mu tolonglah diriku agar mampu senantiasa menjaga diriku untuk hidup senantiasa di dalam kekudusan. Tuntunlah aku untuk senantiasa berjalan di dalam terang firman-Mu, supaya dengan demikian hidupku berkenan di hadapan-Mu.

 

Tuhan, aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan hari ini ke dalam tangan-Mu yang penuh dengan kasih sayang. Aku juga menyerahkan hidupku di sepanjang esok hari ke dalam kemurahan-Mu. Berikan kepadaku hati yang taat kepada kehendak-Mu dan sikap yang tahu menghormati diri-Mu. Ajar diriku untuk senantiasa menghargai kehadiran-Mu di dalam hidupku, karena melaluinya damai sejahtera dan sukacita-Mu akan melimpah di dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang Kudus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.