Rabu, 28 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, dan biarlah seluruh umat mengatakan: "Amin!" Haleluya! (Mazmur 106:48)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku. (Roma 15:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pengikut Kristus adalah orang yang tidak hidup hanya memikirkan dirinya sendiri saja, namun kepentingan orang lain juga. Sebab apabila kita sungguh-sungguh mengikut Kristus maka kita juga wajib meneladani sikap dan perilaku diri-Nya di dalam hidup kita sehari-hari. Tentu adalah tidak tepat bila kita disebut sebagai pengikut-Nya namun kita menempuh jalan hidup yang bertentangan dengan kehidupan yang Ia telah contohkan bagi kita. Sedangkan Yesus telah hidup dengan tidak mementingkan diri-Nya sendiri, itu sebabnya kita juga wajib untuk tidak mementingkan diri sendiri namun kepentingan orang lain juga.

 

Rasul Paulus mengemukakan prinsip ini di dalam Roma 15. Di situ ia berkata bahwa Kristus tidak mencari kesenangan-Nya sendiri. Ia datang ke dunia untuk menanggung cercaan dari manusia berdosa demi menyelamatkan mereka. Di samping itu Paulus juga menulis bahwa sikap rela berkorban atau tidak mementingkan diri sendiri seperti itu pulalah yang harus ada pada diri para pengikut Kristus. Hal ini antara lain dapat kita lakukan dengan belajar menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan berupaya untuk mendatangkan kebaikan dan membangun orang lain. Hanya dengan hidup seperti itulah baru kita dapat disebut sebagai hidup selaras dengan panggilan anugerah-Nya bagi diri kita untuk menjadi pengikut-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang dapat Anda lakukan hari ini untuk mengikuti teladan Kristus dalam hal menanggung orang yang lemah demi kebaikan dan membangun yang bersangkutan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, ampunilah diriku karena acapkali aku hanya hidup memikirkan kesenangan diriku sendiri dan bersikap tidak peduli terhadap kelemahan orang lain. Sebaliknya dari mengulurkan tangan untuk menolong mereka yang lemah malahan tidak jarang justru aku menindas orang yang tidak berdaya. Padahal seharusnya aku mengikuti teladan-Mu yang telah rela berkorban untuk menyelamatkan diriku. Tolonglah aku untuk mengikuti jejak-jejak-Mu sehingga aku hidup selaras dengan panggilan-Mu bagi diriku untuk menjadi pengikut-Mu.

 

Tuhan, ke dalam tangan-Mu yang penuh kasih dan pemurah aku menyerahkan hidupku. Aku memohon tuntunan-Mu di sepanjang hari ini. Aku memohon pertolongan-Mu bagi semua tugas yang harus aku kerjakan di dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau akan menyediakan jalan keluar yang tepat bagi semua kesulitan yang aku hadapi. Tolonglah aku untuk mengerti jalan-jalan-Mu sehingga aku dapat berjalan di dalam hidup yang penuh dengan makna di sepanjang hari ini. Ya Tuhan, permuliakanlah nama-Mu melalui hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Roma 15

Mazmur 87

Ulangan 21-22

 


  

Rabu, 28 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mazmur 100:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Mazmur bani Korah: suatu nyanyian. Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangunkan-Nya: 2 TUHAN lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion dari pada segala tempat kediaman Yakub. 3 Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah. Sela (Mazmur 87:1-3)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, apabila Engkau membangun Yerusalem sebagai kota kediaman-Mu hal itu adalah karena anugerah-Mu. Apabila Engkau memilih Sion, dan bukan tempat yang lain sebagai kota-Mu, maka hal itu adalah karena kemurahan-Mu. Demikian pula apabila Engkau memanggil dan memilih diriku untuk menjadi umat-Mu hal itu bukan karena aku lebih baik daripada orang yang lain, namun semata-mata karena anugerah dan belas kasihan-Mu kepadaku. Aku sungguh bersyukur untuk kebaikan-Mu yang tidak terbilang tersebut.

 

Sekarang aku menyerahkan hidupku kepada-Mu. Ya Tuhan yang limpah dengan anugerah dan penuh dengan rahmat, sertai dan tuntunlah diriku agar aku menjadi saksi-Mu bagi orang-orang di sekitar diriku. Agar dengan demikian mereka dapat melihat kebaikan-Mu yang tidak terbatas itu sebagaimana yang telah aku alami di dalam hidupku. Tolonglah aku di dalam semua yang aku lakukan hari ini dan berkatilah diriku dengan keberhasilan sehingga nama-Mu dipuji-puji oleh semua orang. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Rabu, 28 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. (Mazmur 145:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 "Apabila engkau melihat, bahwa lembu atau domba saudaramu tersesat, janganlah engkau pura-pura tidak tahu; haruslah engkau benar-benar mengembalikannya kepada saudaramu itu. 2 Dan apabila saudaramu itu tidak tinggal dekat denganmu dan engkau tidak mengenalnya, maka haruslah engkau membawa hewan itu ke dalam rumahmu dan haruslah itu tinggal padamu, sampai saudaramu itu datang mencarinya; engkau harus mengembalikannya kepadanya. 3 Demikianlah harus kauperbuat dengan keledainya, demikianlah kauperbuat dengan pakaiannya, demikianlah kauperbuat dengan setiap barang yang hilang dari saudaramu dan yang kautemui; tidak boleh engkau pura-pura tidak tahu." (Ulangan 22:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bersikap pura-pura tidak tahu terhadap kesukaran yang dialami oleh orang lain bukanlah sikap yang Kristiani. Sebab betapa malangnya diri kita kalau saja Kristus juga bersikap seperti itu terhadap diri kita. Apabila Yesus bersikap pura-pura tidak tahu terhadap penderitaan kita, sehingga Ia tidak mengorbankan diri-Nya bagi keselamatan kita, maka semua kita akan binasa di dalam dosa-dosa kita. Oleh sebab itu bukan saja tidak boleh bersikap pura-pura tidak tahu terhadap kesukaran yang dialami oleh orang lain kita juga wajib mengulurkan tangan untuk menolong yang bersangkutan.

 

Hal inilah yang diperintahkan Allah kepada umat-Nya di dalam Ulangan 22. Apabila mereka melihat hewan peliharaan orang lain tersesat atau melihat barang orang lain yang hilang maka mereka tidak boleh bersikap pura-pura tidak tahu. Mereka harus berupaya untuk mengembalikannya kepada pemiliknya. Dengan kata lain umat Tuhan, sebagaimana juga dengan sikap dan tindakan Allah, adalah orang yang bersikap peduli terhadap orang lain yang sedang mengalami kesukaran, dan bukan bersikap pura-pura tidak tahu apalagi bermaksud untuk mengambil keuntungan atas penderitaan orang tersebut.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda mengapa adakalanya orang bersikap pura-pura tidak tahu terhadap penderitaan orang lain? Apakah yang harus Anda lakukan untuk mengatasi sikap itu dari dalam diri Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari dan mengaku bahwa acapkali diriku bersikap tidak peduli terhadap kesukaran yang dialami oleh orang-orang yang ada di sekitarku. Aku bersikap pura-pura tidak tahu karena diriku tidak mau direpotkan oleh masalah yang sedang mereka hadapi. Padahal Engkau, bahkan tanpa menunggu untuk diminta, telah bersikap peduli terhadap penderitaan yang aku alami. Engkau bersedia direpotkan dengan datang ke dunia untuk menyelamatkan diriku dari dosa-dosaku. Tuhan, ampunilah diriku yang egois ini dan tolonglah aku agar dapat mengikuti teladan-Mu dalam mengasihi sesamaku manusia.

 

Aku juga bersyukur untuk hari yang telah kulalui pada hari ini. Engkau telah menuntun diriku di jalan-jalan-Mu. Engkau telah melindungi diriku dan telah menetapkan langkah-langkah hidupku. Dengan kasih setia-Mu Engkau menyertai diriku sehingga aku dapat memandang ke depan dan menyongsong hari esok yang indah dan yang Engkau sediakan bagi diriku. Tuhan, aku berterima kasih untuk kebaikan-kebaikan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Di dalam nama Yesus Kristus yang penuh anugerah dan rahmat aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.