Tanggal 16 Agustus

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi! (Mazmur 52:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. 8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. (2Timotius 4:7, 8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukan hanya bagaimana kita memulainya, namun bagaimana kita mengakhiri apa yang telah dimulai tersebut yang akan menentukan kualitas dari kehidupan kita. Sebagai contoh adalah hidup berumah tangga. Yang terpenting bukan hanya bagaimana orang memulainya, namun bagaimana orang merawat rumah tangga itu sampai kepada akhirnya. Walaupun suatu rumah tangga diawali dengan pesta pernikahan yang meriah namun tidak dengan sendirinya rumah tangga itu akan berakhir dengan indah. Diperlukan upaya untuk memelihara apa yang telah dimulai tadi agar supaya berakhir dengan gemilang. Baru dengan demikianlah rumah tangga tersebut dapat dipandang sebagai suatu rumah tangga yang berbahagia.

 

Sikap memulai dan mengakhiri dengan baik itulah yang diteladankan rasul Paulus di dalam hidupnya. Di dalam 2Timotius 4 ia menggambarkan kehidupannya sebagai seorang yang sedang mengikuti suatu pertandingan yang baik. Dengan menulis seperti itu ia menyatakan bahwa dirinya telah memulai perjalanan iman dan pelayanannya sebagaimana yang seharusnya. Namun bukan itu saja, ia juga berkata: “Aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Berarti ia juga menyatakan bahwa dirinya telah mengakhiri apa yang telah dimulainya tadi dengan baik pula. Sikap seperti inilah yang menjadikan kehidupan yang bersangkutan patut dipandang sebagai kehidupan yang bermutu.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan untuk memelihara iman Anda dengan baik? Sudahkah Anda mengerjakannya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu sebab oleh anugerah-Mu aku dapat mengawali berbagai hal dalam hidupku dengan indah. Oleh pertolongan-Mu aku dimampukan untuk menyelesaikan hal-hal yang telah kumulai dengan baik pula. Tanpa anugerah dan pertolongan-Mu aku tidak akan dapat mencapai garis akhir dengan gemilang. Oleh sebab itu aku menyerahkan hidupku kepada-Mu dan menaruhkan harapanku kepada kemurahan-Mu. Tolonglah diriku agar aku dapat mengisi kehidupanku tidak dengan kesia-siaan, namun dengan penuh makna.

 

Aku berterima kasih untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku. Hari yang merupakan kesempatan-kesempatan yang baru untuk mengalami kebaikan-Mu, menjadi berkat bagi sesamaku dan memuliakan nama-Mu. Aku memohon tuntunan dan penyertaan Roh-Mu atas hidupku di sepanjang hari ini. Tuntunlah diriku agar mampu membuat keputusan dan pilihan yang benar di setiap sisi kehidupanku. Sertailah diriku di setiap waktu karena aku sungguh bergantung kepada-Mu. Lindungilah diriku daripada yang jahat, dan jauhkanlah aku dari pencobaan. Berkatilah diriku dengan keberhasilan dalam semua hal yang kukerjakan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Timotius 4

Mazmur 46

Yesaya 45-46

 

 

 

 

Music: Seigneur, Tu Gardes Mon Ame

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 16 Agustus

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bangkitlah, ya Tuhan, di dalam kuasa-Mu! Kami mau menyanyikan dan memazmurkan keperkasaan-Mu. (Mazmur 21:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. 3 Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; 4 sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela (Mazmur 46:2-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkaulah perlindunganku yang dapat diandalkan. Kuasa dan kasih-Mu nyata dan sangat terbukti. Sebagaimana aku telah mengalaminya di masa yang lalu demikianlah aku akan mengalaminya pada hari ini maupun di masa-masa yang akan datang. Apabila semua yang ada di sekitarku senantiasa berubah dan tidak dapat diandalkan, tidak demikian halnya dengan diri-Mu. Kasih, kuasa dan kesetiaan-Mu tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Di bawah naungan sayap-Mu aku datang berlindung.

 

Aku menyerahkan hari yang sedang kulewati ini ke dalam tangan-Mu. Tetapkanlah langkah-langkah kehidupanku dan jangan biarkan diriku jatuh tersandung. Topanglah hidupku dengan tangan-Mu yang penuh dengan kuasa dan yang tidak pernah menjadi letih dan lesu itu. Arahkanlah hidupku di jalan-Mu yang benar dan jangan biarkan diriku terjerumus ke dalam pencobaan. Jadikanlah diriku sebagai saluran berkat-Mu sebagaimana Engkau juga senantiasa memberkati hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Dominus Spiritus est

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 16 Agustus

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu. (Mazmur 119:114)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Beginilah firman Tuhan: “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup: 5 Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku. (Yesaya 45:1, 5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tanggapan yang patut bila Allah melibatkan kita di dalam rencana-Nya adalah menundukkan diri dalam rasa syukur dan bukan menepuk dada karena merasa diri hebat. Tak jarang orang beranggapan bahwa bila Allah memanggil dia untuk terlibat di dalam rencana-Nya hal itu adalah karena Allah memerlukan dirinya. Ini adalah suatu pandangan yang keliru. Allah adalah pribadi yang mahakuasa sehingga Ia tidak memerlukan apapun dan siapapun juga. Sehingga kalau Ia memanggil kita untuk terlibat di dalam rencana-Nya hal itu adalah karena anugerah-Nya. Oleh sebab itu sebaliknya dari membanggakan diri justru kita harus merendahkan diri di dalam rasa syukur kepada-Nya.

 

Allah mengemukakan tentang anugerah-Nya ini di dalam Yesaya 45. Di situ Ia berkata bahwa bila Ia memakai Koresh, raja Persia, untuk terlibat di dalam rencana-Nya untuk menundukkan bangsa-bangsa, hal itu bukan karena Koresh layak untuk mengemban tugas tersebut. Ia berkata kepada Koresh: “Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.” Hal ini menunjukkan bahwa bukan karena Koresh layak atau mampu, tetapi karena Allah di dalam anugerah-Nya melayakkan dan memampukan yang bersangkutan. Oleh sebab itu apabila kita, seperti Koresh, dipanggil Tuhan untuk terlibat di dalam rencana-Nya sesungguhnya hal itu adalah semata-mata karena anugerah-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda mensyukuri anugerah Allah yang Anda alami dalam hidup Anda? Untuk itu apakah yang Anda lakukan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku sangat menyadari bahwa sesungguhnya semua yang kuraih dan semua yang kumiliki di dalam hidupku adalah karena pertolongan dan anugerah-Mu saja. Bukan karena aku sanggup, namun karena Engkau yang menyanggupkan diriku. Bukan karena aku baik, namun karena Engkau di dalam kebaikan-Mu yang tidak terbatas itu telah melayakkan diriku untuk mengalami kebaikan-Mu. Oleh sebab itu, dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku mengucap syukur serta memuji nama-Mu.

 

Aku berterima kasih untuk penyertaan-Mu yang telah kualami di sepanjang hari ini. Dengan penuh kemurahan Engkau telah melimpahi diriku dengan kebaikan-kebaikan-Mu. Dengan penuh kesetiaan Engkau selalu menyertai dan menuntun hidupku. Dengan anugerah-Mu Engkau telah menolong diriku di setiap waktu dan memampukan diriku untuk mengerjakan tugas serta tanggung jawabku. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan pada hari ini untuk hormat dan kemuliaan nama-Mu. Aku mempercayakan hari depanku ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Andalan hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Adoramus te O Christe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.