Tanggal 17 Agustus

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kasihilah Tuhan, hai semua orang yang dikasihi-Nya! Tuhan menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. (Mazmur 31:24)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu, 6 yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib. (Titus 1:5, 6)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Di dalam mempercayakan tugas yang mulia, Tuhan akan lebih menilai kualitas hati daripada sekadar kemampuan kita. Sama halnya dengan iklan lowongan kerja. Iklan seperti itu bukan hanya berisikan syarat tentang pendidikan dan pengalaman kerja saja, namun juga persyaratan karakter. Seperti misalnya rajin bekerja, dapat bekerja sama dengan orang lain, bertanggung jawab dan syarat-syarat lainnya. Semakin tinggi tanggung jawab yang diemban seseorang maka semakin ketat pula persyaratan karakter yang ditetapkan. Dengan kata lain, dari tingginya persyaratan yang ditentukan kita dapat menilai tingginya tanggung jawab di dalam pekerjaan tersebut.

 

Pentingnya karakter yang mulia itulah yang dikemukakan rasul Paulus di dalam Titus 1. Di situ ia menulis agar Titus menetapkan para pemimpin jemaat di setiap kota yang ia layani. Ia juga menulis tentang persyaratan karakter yang sangat tinggi bagi orang-orang yang akan dipilih untuk menjadi para pemimpin jemaat tersebut. Seperti misalnya tidak bercacat, hidup setia sehingga hanya mempunyai satu istri, dan mampu memimpin rumah tangga dengan baik sehingga anak-anaknya hidup beriman. Dari situ kita dapat mengambil kesimpulan bahwa di dalam mempercayakan tugas yang mulia Tuhan akan lebih menilai kualitas hati daripada sekadar kemampuan kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan agar memiliki karakter yang mulia? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, apabila Engkau menyelamatkan diriku dari dosa dan hukuman dosa, hal itu adalah karena anugerah-Mu saja. Apabila Engkau menjamin hari esokku dengan masa depan yang indah, hal itu juga adalah karena anugerah-Mu semata-mata. Apabila Engkau menyertai hidupku sehari-hari di masa kini dalam menyongsong masa depan, hal itu adalah karena anugerah-Mu pula. Demikian juga bila Engkau memanggil diriku untuk terlibat di dalam rencana-Mu, hal itu juga karena anugerah-Mu yang besar bagi hidupku. Sungguh hidupku ini hanyalah karena anugerah-Mu.

 

Oleh karena itu mengawali hari ini aku mengangkat pujian dan syukurku kepada-Mu. Aku percaya anugerah-Mu tidak berkesudahan atas hidupku. Oleh sebab itu aku mempercayakan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Tuntun dan sertailah diriku di setiap waktu. Tolonglah diriku agar mampu mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku, dan berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. Pakailah diriku untuk menjadi saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu di manapun diriku berada. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Titus 1

Mazmur 47

Yesaya 47-48

 

 

 

 

Music: Bendigo Al Senor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 17 Agustus

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! (Mazmur 96:8)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah! 8 Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran! 9 Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas tahta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:7-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah Raja atas bangsa-bangsa dan Penguasa atas segala yang ada. Engkau layak menerima pujian dan hormat untuk selama-lamanya. Engkau yang menciptakan semua yang ada di seluruh alam semesta ini dari ketiadaan, mengaturnya dengan hikmat-Mu, dan memeliharanya di dalam kesetiaan-Mu. Kepada-Mu aku menaikkan pujian dan ucapan syukurku karena kebaikan yang telah kualami di sepanjang hidupku.

 

Aku berterima kasih kepada-Mu untuk penyertaan dan tuntunan-Mu yang telah kualami sampai kepada saat ini. Engkau telah menjaga langkah-langkahku agar tidak menyimpang ke jalan yang salah, dan melindungi diriku agar tidak terperosok ke dalam pencobaan. Di dalam penyertaan-Mu aku merasakan damai sejahtera. Karena di semua keadaan pertolongan-Mu selalu tersedia bagi diriku. Mampukanlah aku untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawabku pada hari ini secara maksimal. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan hidupku dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Laudate Omnes Gentes

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 17 Agustus

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

76 Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu. 77 Biarlah rahmat-Mu sampai kepadaku, supaya aku hidup, sebab Taurat-Mu adalah kegemaranku. (Mazmur 119:76, 77)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan. 11 Aku akan melakukannya oleh karena Aku, ya oleh karena Aku sendiri, sebab masakan nama-Ku akan dinajiskan? Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain!” 12 “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yesaya 48:10-12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah sanggup memakai semua perkara, termasuk masa yang sukar untuk mendatangkan kebaikan bagi umat-Nya. Pada umumnya orang merasa enggan untuk mengalami penderitaan dan ketidaknyamanan di dalam hidupnya. Yang ia harapkan adalah bahwa semua yang ia alami terasa menyenangkan dan seperti yang ia inginkan. Sehingga ketika dirinya menghadapi situasi yang tidak diharapkannya, ia menjadi marah dan kecewa kepada Tuhan. Padahal Allah adalah pribadi yang penuh dengan kasih dan berdaulat. Sehingga kalau Ia mengizinkan kita melewati kesukaran hal tersebut tidaklah bersifat kebetulan, namun dengan sengaja untuk mendatangkan kebaikan bagi diri kita.

 

Prinsip tentang kebaikan dan kedaulatan Allah di dalam pengalaman yang tidak menyenangkan yang dialami oleh umat-Nya inilah yang Ia kemukakan di dalam Yesaya 48. Kepada umat-Nya Ia berkata: “Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian.” Artinya, Ia berdaulat dan kuasa-Nya tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Lebih jauh Ia berkata bahwa bila umat-Nya mengalami penderitaan, yaitu dibuang ke Babel, hal itu adalah dengan tujuan untuk memurnikan dan menguji mereka melalui dapur kesengsaraan. Berarti Allah sanggup memakai semua perkara, termasuk hal-hal yang terasa tidak nyaman, untuk mendatangkan kebaikan bagi umat-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bila Tuhan mengizinkan Anda melewati pengalaman yang terasa tidak nyaman, bagaimana sikap Anda kepada-Nya? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkau adalah pribadi yang berdaulat atas segala sesuatu, termasuk atas hidupku. Engkau mengatur segala perkara dan tidak ada apapun yang terjadi atas hidupku di luar izin-Mu. Engkau juga adalah pribadi yang baik dan kesetiaan-Mu tidak pernah berubah atas hidupku. Itu sebabnya kalau Engkau mengizinkan diriku melewati masa yang sukar aku percaya di balik semuanya itu Engkau memiliki rencana yang indah bagi hidupku. Aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu, dan di situ hatiku dipenuhi dengan damai sejahtera yang berlimpah-limpah.

 

Menjelang akhir dari hari ini kembali aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Aku bersyukur karena di sepanjang hari ini Engkau telah menyertai, menuntun dan membentuk hidupku agar semakin sesuai dengan rencana-Mu. Melalui firman-Mu Engkau mengajar diriku agar hidup berkenan kepada-Mu. Dengan Roh-Mu Engkau menyertai diriku dan menjadikan setiap langkah-langkah yang kuambil merupakan langkah keberhasilan. Aku berterima kasih untuk semua kebaikan-Mu itu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku, aku menyerahkan masa depanku dan doaku ini. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: I Am Sure I Shall See

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.