Jumat, 28 Desember 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita. (Mazmur 95:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. 9 Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, 10 sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, 11 penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah. (Filipi 1:4, 9-11)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Mendoakan saudara seiman merupakan bukti sikap saling menopang satu dengan yang lain. Sikap saling menopang di antara saudara seiman merupakan suatu keharusan. Bukanlah suatu kebetulan Tuhan menempatkan saudara seiman di sekitar kita. Kita harus peduli dengan mereka dan membawa mereka di dalam doa kita. Apalagi ketika kita mengetahui ada di antara mereka yang sedang mengalami pergumulan yang berat dan memerlukan dukungan kita. Dengan mendoakan mereka, meskipun kita tidak hadir secara langsung, sesungguhnya kita sudah menopang hidup mereka. Oleh karena itu, marilah kita melakukannya dengan penuh sukacita.

 

Hal inilah yang dituliskan oleh rasul Paulus di dalam suratnya kepada jemaat Filipi sebagaimana yang dicatat di dalam Filipi 1. Pada saat itu jemaat Filipi sedang mengalami banyak pergumulan, baik yang berasal dari dalam jemaat maupun dari luar jemaat. Dari dalam jemaat mereka mengalami perpecahan di antara pengurus gereja. Sedangkan dari luar jemaat mereka disisihkan oleh masyarakat karena iman mereka kepada Kristus. Oleh karena itu rasul Paulus menopang jemaat Filipi dalam doa agar mereka tetap kuat di dalam pergumulan mereka. Meskipun rasul Paulus sedang ada di dalam penjara, dia tetap mendoakan jemaat Filipi dengan sukacita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mengapa Anda perlu mengembangkan sikap saling menopang di antara saudara seiman dan membawa mereka dalam doa Anda kepada Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang baik, aku bersyukur atas saudara-saudara seiman yang Engkau tempatkan di dalam hidupku. Ampuni aku ya Tuhan jika seringkali aku bersikap egois sehingga aku kurang peduli dengan saudara seiman di sekitarku. Ajarlah aku untuk memperhatikan mereka dan menopang hidup mereka melalui doa-doaku. Apapun pergumulan mereka, kiranya Engkau sendiri yang menolong dan menopang hidup mereka. Ya Tuhan, pakailah hidupku untuk menjadi saluran berkat bagi saudara seiman maupun bagi mereka yang belum mengenal Engkau. Berikan kepadaku hati yang peduli dan peka dengan kebutuhan orang-orang yang ada di sekitarku sehingga hidupku dapat menjadi jawaban bagi mereka.

 

Bapa yang penuh kasih, aku mau memulai hari yang baru ini bersama dengan-Mu. Penuhi hidupku dengan kasih-Mu dan biarlah segala kebenaran-Mu menjadi dasar dari semua apa yang aku kerjakan di sepanjang hari ini. Berkati kehidupan saudara-saudara seimanku melalui kehadiranku dalam hidup mereka. Kiranya penyertaan dan tuntunan-Mu nyata dalam segala yang aku kerjakan sepanjang hari ini sehingga keberhasilan dapat aku alami dalam hidupku. Jadikan aku alat-Mu melalui perkataan dan perbuatanku sehingga menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarku. Biarlah nama-Mu dimuliakan atas seluruh hidupku. Di dalam nama Yesus, Tuhan dan Juruselamatku, aku memanjatkan doa ini, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Filipi 1

Amsal 29

Ayub 38-39


  

Jumat, 28 Desember 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya! (Mazmur 104:31)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Orang yang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar akan bersorak dan bersukacita. 7 Orang benar mengetahui hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak mengertinya. (Amsal 29:6, 7)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkaulah Allah yang benar, yang membenarkan orang-orang yang percaya kepada-Mu. Melalui karya Kristus di kayu salib, aku yang dahulunya orang berdosa, telah dibenarkan melalui darah Yesus yang tercurah untuk menebus segala dosaku. Aku bersyukur ya Tuhan untuk kasih dan pengampunan-Mu bagi hidupku, sehingga saat ini aku memiliki damai, sukacita dan kebenaran yang sejati. Tuhan, kuatkan imanku agar aku dapat hidup dalam kesucian dan kebenaran. Mampukan aku Tuhan untuk berkata "tidak" dan tidak berkompromi sedikitpun terhadap hal-hal yang jahat. Ajarlah aku untuk tetap mengikuti jalan kebenaran-Mu sehingga aku dapat melihat janji-janji-Mu tergenapi dalam hidupku.

 

Bapa yang maha pengasih dan maha penyayang, siang hari ini aku kembali datang menghampiri takhta-Mu. Aku bersyukur untuk penyertaan dan berkat-berkat-Mu yang begitu limpahnya dalam hidupku. Aku dapat merasakan perlindungan-Mu yang sungguh nyata bagi hidupku. Kiranya pertolongan-Mu juga nyata bagi orang-orang yang aku kasihi. Berkati pekerjaan mereka sehingga melaluinya, mereka dapat merasakan kasih-Mu yang begitu besar bagi hidup mereka. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Jumat, 28 Desember 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu. (Mazmur 119:114)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

34 Maka jawab TUHAN kepada Ayub: 35 "Apakah si pengecam hendak berbantah dengan Yang Mahakuasa? Hendaklah yang mencela Allah menjawab!" 36 Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 37 "Sesungguhnya, aku ini terlalu hina; jawab apakah yang dapat kuberikan kepada-Mu? Mulutku kututup dengan tangan. 38 Satu kali aku berbicara, tetapi tidak akan kuulangi; bahkan dua kali, tetapi tidak akan kulanjutkan." (Ayub 39:34-38)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kehadiran Tuhan membuat kita menyadari siapa diri kita yang sesungguhnya. Kesombongan atas kemampuan dan kekayaan yang kita miliki seringkali menutupi keadaan diri kita yang sebenarnya. Akibatnya kita merasa lebih hebat, lebih benar dan lebih pandai daripada Tuhan. Kitapun menyalahkan Tuhan dan menuntut penjelasan dari Tuhan ketika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan kita. Namun ketika kita mengalami kehadiran Tuhan, kita akan menyadari bahwa sesungguhnya kita bukan siapa-siapa di hadapan Tuhan.

 

Kehadiran Tuhan yang membut Ayub menyadari keberadaan dirinya yang sesungguhnya inilah yang dikemukakan di dalam Ayub 39. Ayub merasa dirinya benar sehingga ia menuntut jawaban Tuhan dan menyalahkan Tuhan mengapa sampai dirinya menderita. Ayub lupa siapa dia sesungguhnya sehingga berani berbantahan dengan Tuhan serta mencela Tuhan. Namun semuanya berubah ketika Ayub mengalami perjumpaan dengan Tuhan yang mahakuasa. Kehadiran Tuhan menyadarkan Ayub bahwa dirinya adalah makhluk yang hina dan tidak ada apa-apanya di hadapan Tuhan. Kesombongan Ayub tentang kebenaran hidupnya menjadi sirna di hadapan Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimanakah Anda menilai diri Anda di hadapan Tuhan? Sikap hati seperti apakah yang seharusnya Anda miliki sebagai respon akan kehadiran Tuhan dalam hidup Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, terima kasih untuk kasih-Mu yang tidak berubah bagi hidupku. Ampunilah aku jika aku suka menyombongkan diriku sehingga aku tidak menyadari siapa Engkau di dalam hidupku. Tolong aku ya Tuhan untuk senantiasa menyadari kehadiran-Mu di dalam hidupku sepanjang hari. Dengan demikian aku dapat hidup dalam kerendahan hati dan mengandalkan Engkau. Tuhan, jauhkan aku dari hati yang keras dan berikanlah kepadaku hati yang senantiasa taat kepada firman-Mu. Biarlah nama-Mu yang ditinggikan dan dimuliakan melalui hidup yang aku jalani setiap hari.

 

Bapa yang baik, aku berterima kasih atas penyertaan-Mu dan kehadiran-Mu dalam hidupku sepanjang hari ini. Engkaulah kekuatanku dan kota bentengku yang tidak pernah tergoyahkan. Sempurnakanlah semua hasil kerjaku dengan keberhasilan dan jadikanlah semuanya itu sebagai sarana untuk memuliakan nama-Mu. Aku memohon perlindungan-Mu di dalam seluruh hidupku, jauhkanlah aku dari segala yang jahat. Hanya pada-Mu aku merasa aman dan tenang. Hanya Engkau yang sanggup memuaskan hasrat hatiku dengan segala kebaikan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, Allahku yang hidup, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.