Kamis, 25 Oktober 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

9 Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau? Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu. 15 Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu, kasih dan kesetiaan berjalan di depan-Mu. (Mazmur 89:9, 15)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

17b Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. 18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. (2Petrus 3:17b, 18)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap yang tepat di dalam menghadapi akhir zaman bukanlah dengan menerka-nerka tentang waktunya, namun dengan berjaga dan bertumbuh di dalam kehidupan rohani. Berbicara tentang akhir zaman, yaitu saat kedatangan Kristus kembali ke dunia, banyak orang yang cenderung menerka-nerka tentang kapan peristiwa itu akan terjadi. Suatu sikap yang keliru, sebab berulang kali Tuhan mengutarakan bahwa Ia akan datang bagaikan pencuri, artinya kita tidak akan mengetahui kapan hal itu akan terjadi. Sebaliknya dari sibuk menerka-nerka hal yang tidak dapat diterka, yang perlu kita lakukan adalah bersikap waspada dan mengupayakan diri untuk bertumbuh di dalam kehidupan rohani.

 

Sikap yang sepatutnya di dalam menyongsong masa depan tersebut ditulis di dalam 2Petrus 3. Di situ selain menegaskan bahwa hari kedatangan Tuhan akan tiba seperti pencuri, rasul Petrus juga menyampaikan sikap yang benar dalam mengantisipasi hari tersebut. Sikap tersebut adalah waspada, supaya kita jangan terseret ke dalam kesesatan dan bertumbuh dalam anugerah dan pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Singkat kata, di dalam menyongsong akhir zaman maka sikap yang harus ada pada diri kita adalah senantiasa berjaga-jaga dan bertumbuh di dalam kehidupan rohani.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang telah Anda lakukan di dalam menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ke dunia? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari betapa terbatasnya diriku untuk memahami rencana dan jalan-jalan-Mu dalam hidupku. Betapa tinggi dan sempurnanya rancangan-Mu, bahkan melampaui kemampuan akal budiku untuk mencernanya. Oleh sebab itu tolonglah diriku agar aku dapat bertumbuh dalam iman dan pengenalan yang benar akan Engkau sehingga aku dapat berjalan dalam kebenaran-Mu. Ajarlah diriku untuk tidak terlena di dalam kenyamanan yang kumiliki saat ini dan senantiasa berjaga-jaga dengan melakukan bagian yang telah dipercayakan kepadaku dengan sebaik-baiknya. Aku percaya bahwa kasih setia-Mu yang tak berkesudahan dan kuasa-Mu yang tak terbatas adalah jaminan yang pasti dalam menyongsong masa depan indah yang telah Engkau sediakan bagiku.

 

Tuhan, aku bersyukur untuk hari yang baru dan kesempatan yang baru untuk menikmati segala kemurahan dan kebaikan-Mu. Tuntunlah hidupku dengan firman-Mu agar aku dapat berjalan di dalam kehendak-Mu. Mampukan diriku untuk melakukan semua tugas dan tanggung jawabku pada hari ini secara maksimal dan berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. Pakailah hidupku untuk menjadi alat yang memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Petrus 3

Mazmur 116

Yehezkiel 38-39

 


  

Kamis, 25 Oktober 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera kepadaku, berilah telinga kepada suaraku, waktu aku berseru kepada-Mu! (Mazmur 141:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. 2 Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya. 3 Tali-tali maut telah meliliti aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku, aku mengalami kesesakan dan kedukaan. 4 Tetapi aku menyerukan nama TUHAN: "Ya TUHAN, luputkanlah kiranya aku!" (Mazmur 116:1-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur karena Engkau bersedia mendengarkan doa dan permohonan orang yang berseru kepada-Mu. Engkau adalah pribadi yang mahabesar sehingga tak ada satu persoalan pun yang tak sanggup Engkau selesaikan. Namun dalam kebesaran-Mu Engkau bersedia mengasihi dan memperhatikan hidupku. Di dalam kesesakan dan penderitaan yang aku alami, Engkau berkenan untuk mendengar suara permohonanku dan meluputkanku dari bahaya yang mengancam diriku. Tuhan, ajarlah diriku untuk mengasihi-Mu dengan segenap hatiku sebagai ungkapan syukurku atas kebesaran kasih-Mu yang tak terlukiskan itu.

 

Siang hari ini kembali aku menyerahkan hidupku sepanjang hari yang aku akan jalani di hadapanku ke dalam tangan-Mu ya Tuhan. Tolonglah aku untuk senantiasa bersyukur akan kebaikan-Mu dan hidup bersandar kepada-Mu. Dengan demikian aku tak perlu lagi kuatir akan kehidupanku sebab Engkaulah yang menjamin masa depanku. Bimbinglah aku agar aku dapat memuliakan nama-Mu melalui sikap hidupku sebagai bukti kasihku kepada-Mu sehingga mereka yang berada di sekitarku dapat melihat kebesaran-Mu dan mengenal nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, Sang Penolong hidupku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 


  

Kamis, 25 Oktober 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

7 Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! 8 Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN. (Mazmur 27:7, 8)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

25 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Sekarang, Aku akan memulihkan keadaan Yakub dan akan menyayangi seluruh kaum Israel dan cemburu-Ku timbul untuk mempertahankan nama-Ku yang kudus. 28 Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, yang membawa mereka ke dalam pembuangan di tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka kembali di tanahnya dan Aku tidak membiarkan seorang pun dari padanya tinggal di sana. 29 Aku tidak lagi menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, kalau Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH." (Yehezkiel 39:25, 28-29)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pemulihan hidup yang sesungguhnya adalah pemulihan tentang pengenalan akan Allah yang sejati dan kehadiran Roh-Nya di dalam hidup manusia. Apabila di dalam keberdosaannya manusia tidak lagi mengenal siapakah Tuhan yang sejati dan Roh Allah tidak lagi tinggal di dalam diri mereka, maka pemulihan yang Allah lakukan mengubah keadaan tersebut. Ketika Allah di dalam anugerah-Nya memulihkan hidup manusia maka Ia akan membuat mereka kembali mengenal siapakah diri-Nya yang sebenarnya, dan Ia juga akan mencurahkan Roh-Nya memenuhi hidup umat-Nya.

 

Pemulihan hidup yang sebenarnya ini dicatat di dalam Yehezkiel 39. Di situ Tuhan berjanji bahwa Ia akan memulihkan kehidupan umat-Nya, yaitu dengan membawa mereka keluar dari tempat pembuangan. Pembuangan yang merupakan hukuman yang mereka alami sebagai akibat dari dosa-dosa mereka kepada Tuhan. Melalui pemulihan tersebut Tuhan akan membuat umat-Nya untuk mengetahui siapakah diri-Nya yang sebenarnya, dan Ia juga akan mencurahkan Roh-Nya ke atas umat-Nya. Sehingga dengan demikian maka pemulihan hidup yang sesungguhnya adalah pemulihan tentang pengenalan akan Allah yang sejati dan kehadiran Roh-Nya di dalam hidup manusia.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda mengalami pemulihan hidup oleh anugerah Allah? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur bahwa hanya oleh karena anugerah-Mu hidupku dipulihkan. Oleh karena pengorbanan-Mu di atas kayu salib, segala dosaku diampuni dan Engkau membawaku untuk mengenal diri-Mu yang sesungguhnya. Bimbinglah aku agar aku dapat semakin mengenal-Mu dan hidup untuk memuliakan nama-Mu. Ampunilah setiap pelanggaran dan dosa yang masih kuperbuat hingga hari ini karena aku menyadari bahwa hanya di dalam Engkaulah aku mengalami pemulihan hidup yang sesungguhnya. Ajarlah aku untuk hidup berkenan kepada-Mu melalui kekuatan Roh Kudus-Mu yang menuntun dan menolong hidupku hingga saat ini.

 

Pada hari ini aku bersyukur atas segala penyertaan dan kemurahan-Mu di dalam hidupku. Aku percaya bahwa apabila aku dapat melalui segala sesuatunya hari ini, itu semua hanya oleh karena anugerah-Mu. Sekarang aku menyerahkan hari depanku ke dalam rancangan-Mu karena sesungguhnya rencana-Mu selalu indah dan tidak pernah gagal. Di dalam damai sejahtera aku menyongsong hari esokku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku menyerahkan doa dan permohonanku, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.