Rabu, 24 Oktober 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. (Mazmur 26:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. 2 Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. 3 Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda. (2Petrus 2:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang benar-benar bersaksi akan memuliakan Tuhan, sedangkan orang yang menceritakan kesaksian isapan jempol akan mengundang hukuman Tuhan. Memang bersaksi atau menceritakan pengalaman hidup bersama dengan Tuhan adalah penting, sebab melaluinya kita memuliakan Tuhan yang telah melakukan kebaikan-kebaikan dalam hidup kita. Namun tidak semua kesaksian benar-benar merupakan kesaksian yang sejati. Ada orang-orang tertentu yang suka menyampaikan kesaksian yang palsu. Itulah kesaksian yang isinya kisah yang dibuat-buat alias isapan jempol. Mereka ini bermaksud untuk mencari keuntungan bagi dirinya sendiri dan tanpa mereka sadari sebenarnya mereka sedang mengundang hukuman Tuhan bagi diri mereka.

 

Tentang apakah kesaksian yang palsu dan apakah dampaknya bagi orang yang melakukannya, hal tersebut ditulis di dalam 2Petrus 2. Di situ rasul Petrus menyebut tentang guru-guru palsu yang berusaha mencari untung dari jemaat. Untuk itu mereka memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan. Demi meyakinkan orang terhadap ajaran yang sesat itu mereka berupaya memukau para pendengarnya dengan ceritera-ceritera isapan jempol. Itulah kesaksian-kesaksian yang palsu atau tidak sesuai dengan realitas yang sesungguhnya. Tentang mereka rasul Petrus berkata bahwa "untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia." Dengan kata lain, sesungguhnya orang yang menceritakan kesaksian isapan jempol akan mengundang hukuman Tuhan atas diri mereka sendiri.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apa yang seharusnya Anda lakukan ketika mendengar kesaksian yang diceritakan oleh seseorang? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, anugerahkanlah kepadaku hati yang peka untuk dapat membedakan antara mana yang merupakan kesaksian yang sungguh memuliakan nama-Mu dengan kesaksian yang berupa isapan jempol manusia. Penuhilah hatiku dengan kebenaran firman-Mu dan berikan aku hikmat-Mu supaya dengan demikian aku dapat membedakan antara yang benar dengan yang palsu. Selain itu, tuntunlah diriku senantiasa dengan Roh Kudus-Mu supaya aku dapat berjalan di dalam kebenaran-Mu dan menjadi saksi-Mu di manapun Engkau menempatkan diriku. Ya Bapa yang baik, dimuliakanlah nama-Mu melalui hidupku.

 

Aku bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku. Seperti penyertaan-Mu yang nyata dan kebaikan-Mu yang besar yang telah aku alami pada hari-hari yang lalu, aku memohon penyertaan-Mu atas hidupku sepanjang hari ini. Tuntunlah aku di jalan yang benar, teguhkanlah hatiku dalam menghadapi semua tantangan dan kesukaran, serta lindungilah aku dari kesesatan. Berkatilah semua yang akan aku kerjakan hari ini dengan keberhasilan dan mampukan aku untuk menjadi teladan bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Petrus 2

Mazmur 115

Yehezkiel 36-37


  

Rabu, 24 Oktober 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. (Mazmur 86:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Allah kita di sorga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya! 4 Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia, 5 mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat, 6 mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium, 7 mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya. 8 Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya. (Mazmur 115:3-8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Allah kita yang di sorga, kehendak-Mu adalah yang terbaik dan pasti tergenapi. Kasih-Mu yang tak terbatas dan kesetiaan-Mu yang tak pernah berubah menjadi jaminan masa depanku sehingga hidupku tak berujung dalam kekecewaan namun penuh kemenangan. Engkau tidak pernah mengecewakan orang yang percaya dan berharap kepada-Mu. Namun tidak demikian halnya dengan orang yang bersandar kepada kekayaan duniawi dan yang mengandalkan kekuatan manusia, hidup mereka pasti berakhir dalam kesia-siaan. Sebab Engkaulah yang membuat perbedaan antara orang yang berharap kepada-Mu dengan yang percaya kepada berhala-berhala.

 

Tuhan, Engkaulah sumber pengharapan dan kepercayaan dalam hidupku. Aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau berkenan menyertai diriku dengan Roh Kudus-Mu dalam menjalani kehidupan yang tidak mudah. Dengan hikmat-Mu aku memperoleh pencerahan dalam membuat keputusan yang tepat dan benar sehingga tidak terjerumus ke dalam pencobaan yang pada gilirannya menyesatkan hidupku. Berkatilah diriku dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabku sebagaimana semestinya dengan keberhasilan sehingga membuahkan hasil yang maksimal dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Rabu, 24 Oktober 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. (Mazmur 119:68)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

25 Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. 26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. 27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. (Yehezkiel 36:25-27)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Menjadi umat Tuhan, bukan sekadar mengikuti kebiasaan dan melakukan tata cara ibadah yang baru, tetapi terlebih lagi adalah memiliki hati dan roh yang baru. Acapkali orang berpikir bahwa dengan memeluk agama Kristen atau menjadi umat Tuhan maka mereka harus mengikuti kebiasaan baru, seperti cara pakaian yang berbeda, dan melakukan tata cara ibadah yang lain dari yang biasa mereka kerjakan. Suatu anggapan yang tidak sepenuhnya benar. Sebab walaupun orang hidup dengan kebiasaan dan tata cara ibadah yang baru, namun tidak dengan sendirinya mereka akan memiliki sikap hati yang baru. Oleh sebab itu sesungguhnya menjadi umat Tuhan adalah hidup dengan hati dan roh yang baru.

 

Perihal hidup sebagai umat Tuhan dengan hati dan roh yang baru ini dicatat di dalam Yehezkiel 36. Di situ Tuhan berjanji tentang umat-Nya yang akan dipulihkan-Nya, bahwa selain Ia akan membebaskan mereka dari pembuangan, dan menahirkan mereka dari kenajisan. Bukan itu saja. Ia juga berjanji: "Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat." Dengan kata lain, hidup sebagai umat Tuhan sesungguhnya adalah hidup dengan hati dan roh yang baru. Itulah sikap dan tata nilai yang baru yang kita terima oleh anugerah Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda hidup dengan hati dan roh yang baru? Apakah wujudnya dalam hidup Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur karena Engkau memberikan hati dan roh yang baru bagiku sehingga aku dapat memahami bagaimana sikap dan tata nilai yang sesuai dengan kehendak-Mu. Walaupun ketaatan kepada peraturan-peraturan agamawi buatan manusia nampak seperti suatu kesalehan, namun sesungguhnya hal itu tidak membangun kehidupan rohaniku. Hanya ketaatan kepada firman-Mulah yang akan membuat kehidupan rohaniku menjadi sehat dan bugar. Oh Tuhan, baharuilah batinku, jauhkan diriku dari kesalehan yang palsu dan tuntunlah aku dalam kebenaran-Mu.

 

Malam ini aku menaikkan syukur dan pujian kepada-Mu karena Engkau senantiasa bersedia menuntun hidupku di dalam kebenaran-Mu. Ke dalam tangan-Mu aku menaruh harapanku sebab hanya di dalam-Mu sajalah terdapat jaminan yang pasti untuk masa depanku. Tuhan, aku berterima kasih atas penyertaan-Mu di sepanjang hari ini. Berkatilah semua yang aku kerjakan dengan keberhasilan dan jadikanlah diriku berkat bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Jauhkanlah aku dari pencobaan dan lindungilah aku daripada yang jahat. Ke dalam tangan-Mu dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sumber kehidupan yang sejati, aku menyerahkan doa permohonan ini, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.