Selasa, 23 Oktober 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati. (Mazmur 125:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. 12 Karena itu aku senantiasa bermaksud mengingatkan kamu akan semuanya itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran yang telah kamu terima. 13 Aku menganggap sebagai kewajibanku untuk tetap mengingatkan kamu akan semuanya itu selama aku belum menanggalkan kemah tubuhku ini. (2 Petrus 1:11-13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Di dunia ini tidak ada Superman secara rohani, oleh sebab itu semua orang memerlukan orang lain untuk menopang kehidupan rohaninya. Di dalam cerita komik anak-anak dikenal tokoh yang bernama Superman, alias si Manusia Super. Ia dikatakan dapat terbang lebih cepat daripada peluru dan lebih kuat dibandingkan lokomotif. Di setiap peristiwa yang ia hadapi dirinya dapat mengatasinya seorang diri. Hanya saja di dalam dunia nyata, termasuk di dalam hal kehidupan rohani, tidak ada manusia super seperti itu. Oleh sebab itu semua orang memerlukan satu sama lain, termasuk untuk menopang kehidupan rohaninya.

 

Bahwasanya orang memerlukan orang yang lain untuk menopang kehidupan rohaninya ini diutarakan rasul Petrus di dalam suratnya, 2Petrus 1. Di situ ia menyebut bahwa sekalipun mereka yang membaca suratnya itu telah mengetahui, menerima dan "telah teguh dalam kebenaran," yaitu tentang jalan untuk masuk ke dalam Kerajaan Tuhan oleh anugerah Yesus Kristus, namun rasul Petrus masih tetap perlu untuk mengingatkan mereka tentang kebenaran tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa seteguh apapun kehidupan rohani seseorang ia tetap memerlukan orang lain untuk mengingatkan dirinya. Singkat kata, tidak ada Superman secara rohani, semua orang memerlukan orang lain untuk menopang kehidupan rohaninya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda merasa memerlukan orang lain untuk menopang kehidupan rohani Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur bahwa oleh anugerah-Mu aku mempunyai hak penuh untuk hidup dalam kerajaan-Mu. Aku juga bersyukur kepada-Mu karena di dalam hidup yang aku jalani ini Engkau juga telah menempatkan saudara seiman yang peduli atas hidupku. Terima kasih ya Tuhan untuk saudara seiman yang senantiasa mengingatkan diriku untuk hidup dalam kebenaran. Ampunilah diriku apabila aku seringkali merasa mampu untuk menjalani kehidupanku sendiri dan tidak memperbolehkan orang-orang di sekitarku mendukungku. Tuhan, tolonglah aku untuk dapat senantiasa hidup dalam kerendahan hati.

 

Aku bersyukur untuk rahmat-Mu yang sangat besar bagi hidupku. Aku menyerahkan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan pertolongan-Mu. Tolonglah aku agar semua yang aku kerjakan pada hari ini memuliakan nama-Mu dan memberikan dampak yang baik dalam kehidupan orang lain. Tuntunlah hidupku supaya semua hal yang aku lakukan mendatangkan sukacita dan keberhasilan. Jadikanlah diriku berkat bagi orang-orang yang berada di sekitarku dan menjadi saluran kasih-Mu bagi semua orang. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Petrus 1

Mazmur 114

Yehezkiel 33-35

 


  

Selasa, 23 Oktober 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. (Mazmur 31:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, 8 yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air! (Mazmur 114:7, 8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Khalik langit bumi, aku bersyukur kepada-Mu karena tidak ada allah lain yang seperti Engkau. Adil dan benar segala jalan-Mu. Ajaib dan besar segala perbuatan-Mu. Engkau sanggup melakukan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib seorang diri dan Engkau berdaulat penuh atas segala ciptaan-Mu. Engkau mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air agar supaya rencana-Mu digenapi. Dengan demikian umat-Mu belajar hidup takut dan gentar kepada-Mu.

 

Tuhan, kembali aku menghadap takhta kasih karunia-Mu dan menaikkan pujian dan pengagunganku kepada-Mu karena Engkau dahsyat dan ajaib. Engkau tidak pernah membiarkan aku berjalan seorang diri melainkan Engkau berkenan menyertaiku bahkan pada masa sukar yang harus aku lewati. Dalam kuasa-Mu yang tak terbatas Engkau mengaruniakan mujizat-Mu sehingga aku dapat berkarya melampaui keterbatasanku. Tolonglah diriku agar dapat menjadi saksi-Mu bagi mereka yang belum mengenal-Mu dan pakailah hidupku untuk memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, Sang pembuat keajaiban, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 23 Oktober 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus. (Mazmur 65:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 "Hai anak manusia, bernubuatlah melawan gembala-gembala Israel, bernubuatlah dan katakanlah kepada mereka, kepada gembala-gembala itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah gembala-gembala Israel, yang menggembalakan dirinya sendiri! Bukankah domba-domba yang seharusnya digembalakan oleh gembala-gembala itu? 3 Kamu menikmati susunya, dari bulunya kamu buat pakaian, yang gemuk kamu sembelih, tetapi domba-domba itu sendiri tidak kamu gembalakan. (Yehezkiel 34:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tidak ada pemimpin yang lebih buruk melebihi pribadi yang hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri dan mengabaikan kesejahteraan dari orang-orang yang ia pimpin. Pada dasarnya seorang pemimpin adalah hidup bagaikan sebuah payung. Ia berfungsi untuk mengayomi orang-orang yang bernaung di bawah kepemimpinannya. Apabila payung itu tidak melindungi mereka yang berteduh di bawah dirinya, maka keberadaan payung itu tidaklah ada gunanya. Terlebih lagi dengan seorang pemimpin. Apabila ia hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak mengayomi mereka yang ia pimpin, bukan saja ia tidak berguna namun yang bersangkutan juga adalah seorang pemimpin yang buruk.

 

Kaitan antara kualitas kepemimpinan dengan sikapnya terhadap orang-orang yang ia pimpin ini dicatat di dalam Yehezkiel 34. Di situ Tuhan menyuruh nabi Yehezkiel bernubuat melawan para pemimpin umat-Nya, Israel. Ia mempersamakan mereka seperti gembala yang hanya menggembalakan dirinya sendiri. Bukan saja mereka tidak menggembalakan umat, malahan mereka memanfaatkan rakyat untuk kepentingan mereka sendiri. Sikap pemimpin yang tidak bertanggung jawab ini ditentang Tuhan. Oleh sebab itu tidak ada pemimpin yang lebih buruk melebihi pribadi yang hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri dan mengabaikan kesejahteraan dari orang-orang yang ia pimpin.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda hidup dengan tidak mengabaikan kesejahteraan orang lain? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau peduli dan berkenan untuk menyatakan kemurahan-Mu dalam hidupku melalui pengorbanan-Mu di kayu salib. Teladan-Mu memberikan contoh yang nyata bagiku untuk tidak mengabaikan kesejahteraan orang-orang yang ada di sekitarku. Tuhan yang penuh kasih setia, ajarlah diriku untuk hidup mengikuti teladan-Mu dengan memperhatikan kebutuhan orang lain yang ada di sekitarku sebagaimana Engkau telah menopang hidupku. Pimpinlah hidupku ya Tuhan supaya diriku tidak hanya memikirkan kepentingan diriku sendiri tetapi kepentingan orang lain juga.

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena sepanjang hari ini Engkau telah memimpin hidupku. Engkau telah menyertai dan menyatakan rahmat-Mu dalam setiap hal yang aku kerjakan. Tidak hanya Engkau bersedia mengingatkan diriku untuk tidak selalu memperhatikan hidupku sendiri tetapi dalam pimpinan-Mu diriku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Aku mempercayakan hidupku ke dalam tangan kasih-Mu. Pakailah hidupku ya Tuhan untuk menjadi alat yang memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.