Senin, 3 September 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib. (Mazmur 71:17)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya. 36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." (Markus 14:35, 36)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Doa bukan merupakan upaya untuk memaksakan kehendak kita kepada Tuhan, namun penyerahan diri kepada kehendak-Nya. Mungkin Anda pernah membaca slogan tentang doa yaitu PUSH, yang merupakan singkatan dari Pray Until Something Happens. Berdoa sampai sesuatu terjadi. Kalau slogan ini dimaknai sebagai kegigihan di dalam berdoa, maka hal itu merupakan prinsip yang benar. Tetapi apabila diartikan bahwa kita tidak boleh jemu-jemu berdoa sampai kehendak kita dikabulkan oleh Tuhan, maka hal ini merupakan prinsip yang sangat keliru. Sebab di dalam pemahaman itu berarti bahwa kita dapat mendikte Tuhan, atau Tuhan bukanlah pribadi yang berdaulat. Yang benar adalah bahwa melalui doa kita bukan memaksakan kehendak kita kepada Tuhan, melainkan menyerahkan diri dengan gigih kepada-Nya agar kehendak-Nyalah yang terjadi di dalam hidup kita.

 

Prinsip tentang doa inilah yang dicontohkan oleh Tuhan Yesus sebagaimana yang dicatat di dalam Markus 14. Ketika Ia berdoa di taman Getsemani Ia berkata: "Janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." Dengan kata lain, di situ Ia memberikan contoh bahwa di dalam berdoa kita tidak boleh memaksakan kehendak kita kepada Tuhan. Sebab kehendak kita tidak selalu tepat dan tidak selalu sesuai dengan kehendak-Nya yang senantiasa bersifat sempurna. Justru melalui doa kita mengungkapkan keyakinan kita bahwa kehendak Tuhan selalu yang terbaik, dan kita merendahkan diri serta memasrahkan hidup kepada kehendak-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah selama ini Anda telah berdoa dengan menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan? Apakah bukti dari jawaban Anda itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa, aku percaya bahwa kehendak-Mu selalu yang terbaik bagiku. Tidak ada yang lebih baik di dunia ini selain daripada hidup mengikuti kehendak-Mu. Karena di luar kehendak-Mu aku akan berjalan di dalam kegelapan dan menuju kepada kebinasaan. Ampunilah diriku apabila selama ini acapkali aku berdoa hanya untuk memuaskan keinginanku sendiri dan tanpa mempedulikan kehendak-Mu. Roh Kudus, bimbinglah diriku agar aku semakin mengenal kehendak-Mu dan berjalan sesuai dengan firman-Mu. Sebab hanya dengan demikian hidupku akan berkenan kepada-Mu.

 

Mengawali hari yang akan kulewati pada hari ini aku mengucap syukur untuk semua kebaikan-Mu di dalam hidupku. Aku menyerahkan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu, dan memohon bimbingan-Mu agar aku mampu melakukan tugas dan tanggung jawabku dengan sebaik-baiknya. Berkatilah semua yang kukerjakan dengan keberhasilan. Tuntunlah diriku dengan hikmat-Mu agar supaya aku sanggup mengambil keputusan-keputusan yang benar, yang memuliakan nama-Mu dan menjadi berkat bagi sesamaku. Lindungilah aku dari segala malapetaka dan luputkanlah diriku dari segala yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamatku yang hidup, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 14

Mazmur 64

Hosea 8-10

 


  

Senin, 3 September 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu, 5 supaya aku melihat kebaikan pada orang-orang pilihan-Mu, supaya aku bersukacita dalam sukacita umat-Mu, dan supaya aku bermegah bersama-sama milik-Mu sendiri. (Mazmur 106:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

Orang benar akan bersukacita karena TUHAN dan berlindung pada-Nya; semua orang yang jujur akan bermegah. (Mazmur 64:11)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah pribadi yang dapat diandalkan. Engkau meluputkan orang-orang yang berlindung kepada-Mu dari incaran musuh dan menyelamatkan mereka dengan kekuatan kuasa-Mu. Tidak ada rancangan jahat yang ditujukan kepada umat-Mu yang akan berhasil karena Engkau yang akan menggagalkan semuanya itu. Di dalam perlindungan-Mu aku memperoleh damai sejahtera. Keselamatan yang datang dari pada-Mu memberikan sukacita di dalam hatiku. Kepada-Mu aku percaya, serta menyerahkan diri dan Engkau tidak akan pernah mengecewakan diriku.

 

Aku bersyukur karena Engkau menolong diriku di dalam menunaikan semua tugas dan tanggung jawabku. Aku percaya oleh karena campur tangan-Mu maka semua yang kukerjakan pada hari ini akan menjadi berhasil dan memperoleh hasil yang maksimal. Berkatilah hidupku dan jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Pakailah hidupku untuk menjadi alat kemuliaan-Mu sehingga banyak orang akan memuji-muji Engkau karena perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib yang kualami dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pelindung hidupku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 3 September 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, sekarang ini dan selama-lamanya. 3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN. (Mazmur 113:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri kepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu. 11 Kemuliaan Efraim terbang seperti burung: tiada yang melahirkan, yang hamil dan yang mengandung! 12 Sekalipun mereka membesarkan anak-anaknya, Aku akan membuat mereka bulus, sehingga tidak ada manusia lagi. Sungguh, celakalah juga mereka pada waktu Aku menjauh dari pada mereka! (Hosea 9:10-12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Siapa yang kita puja akan menentukan bagaimana keadaan hidup kita di masa kini maupun di masa yang akan datang. Seseorang yang sangat mengidolakan tokoh tertentu akan meniru gaya berbicara, gaya berpakaian maupun perilaku dari yang bersangkutan. Bahkan tidak jarang cara berpikir dari tokoh tersebut akan sangat mempengaruhi dirinya. Pada gilirannya tentu saja cara berpikir dari pribadi yang ia idolakan tersebut akan menentukan keadaan hidup yang bersangkutan baik di masa kini maupun di waktu yang akan datang. Oleh sebab itu siapa yang kita puja akan sangat menentukan keadaan hidup kita.

 

Besarnya pengaruh dari pribadi yang kita puja terhadap kehidupan kita tersebut diutarakan di dalam Hosea 9. Di situ Allah berkata tentang bangsa Israel yang telah mengkhianati diri-Nya dengan membaktikan diri atau menyembah Baal-Peor. Sebagai akibat "mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu." Bukan itu saja, lebih jauh kemuliaan Israel, yang disebut sebagai Efraim juga akan "terbang seperti burung." Dengan kata lain, sikap mereka di dalam memuja berhala telah menentukan keadaan hidup mereka di masa kini, yaitu mereka menjadi najis. Selain itu juga menentukan keadaan mereka di masa yang akan datang, yaitu mereka kehilangan kemuliaan Allah dari diri mereka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Siapakah yang paling Anda puja di dalam hidup Anda? Apakah pengaruhnya terhadap hidup Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Hanya Engkaulah Tuhan yang kupuja dan kusembah di dalam hidupku. Karena Engkaulah Allah yang benar dan di luar Engkau tidak ada allah yang lain bagi hidupku. Aku bersyukur sebab hanya oleh karena anugerah-Mu aku dapat mengenal diri-Mu dan menyembah kepada-Mu. Melalui pengorbanan Putra-Mu, Yesus Kristus di kayu salib pintu anugerah terbuka bagi diriku sehingga aku dapat datang dan beribadah kepada-Mu. Kasih-Mu memungkinkan diriku untuk menjadi umat-Mu yang hidup untuk memuliakan nama-Mu. Aku bersyukur untuk semua kebaikan-Mu kepadaku.

 

Kembali aku bersyukur kepada-Mu untuk pertolongan dan perlindungan-Mu yang telah kualami di sepanjang hari ini. Di setiap waktu Engkau telah menuntun diriku, menjauhkan aku dari jalan yang salah dan menghindarkan diriku dari keputusan-keputusan yang keliru. Engkau selalu menolong diriku agar mampu menyelesaikan semua masalah yang kuhadapi dan pertolongan-Mu itu selalu datang tepat pada waktunya. Aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan pada hari ini serta hari-hari yang ada di hadapanku ke dalam tangan kemurahan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sumber anugerah, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.