Selasa, 26 Juni 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. (Mazmur 119:10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus. (Filipi 3:7, 8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Menjadi seorang pengikut Kristus antara lain adalah mengalami perubahan prioritas hidup. Apa yang dahulu menjadi prioritas kehidupan seseorang, karena ia anggap itu sebagai hal yang bernilai, sekarang sesudah ia menjadi pengikut Kristus dapat berubah, yaitu tidak lagi menjadi prioritas hidupnya. Khususnya bila apa yang ia prioritaskan tersebut tidaklah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Kristus. Sebagai contoh, kalau dahulu ia menganggap bahwa kekayaan jasmani sebagai prioritas maka sesudah ia menjadi pengikut Kristus kekayaan rohanilah yang sekarang menjadi prioritas dirinya.

 

Perubahan prioritas hidup itulah yang dialami oleh Paulus sejak ia menjadi pengikut Kristus, seperti yang ia utarakan di dalam Filipi 3. Dahulu ia menganggap bahwa mengikuti peraturan-peraturan hukum Taurat merupakan hal yang sangat penting karenanya itulah yang ia prioritaskan dalam hidupnya. Namun sesudah ia mengenal Kristus semua itu dianggapnya seperti sampah, artinya tidak lagi bernilai dan tidak menjadi prioritas hidupnya. Sebab pengenalan akan Kristus itulah yang lebih mulia dan yang sekarang ia utamakan. Berarti setelah menjadi pengikut Kristus, prioritas hidupnya mengalami perubahan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sesudah menjadi pengikut Kristus, perubahan prioritas hidup manakah yang telah Anda alami?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, apa yang dahulu kuanggap sebagai yang paling berharga bagi hidupku sekarang kudapati bahwa ternyata semua itu adalah sia-sia adanya. Di dalam Engkau aku telah mendapatkan kebahagiaan yang sejati dan makna hidup yang sesungguhnya. Oleh karena itu, sekarang yang menjadi prioritas diriku adalah hidup untuk menyenangkan hati-Mu, memuliakan nama-Mu dan diubah menjadi serupa dengan hati-Mu. Tuhan, tolonglah aku untuk mendahulukan apa yang seharusnya aku dahulukan di dalam hidupku dan mengesampingkan segala hal yang menjadi penghalang bagi diriku untuk hidup di dalam prioritas yang sepatutnya sebagai pengikut-Mu.

 

Kembali aku menyerahkan diriku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Bentuklah diriku dengan firman-Mu, tuntunlah aku dengan Roh Kudus-Mu dan jadikanlah hidupku sebagai saluran kasih-Mu bagi sesamaku. Tolonglah aku agar dapat menggunakan waktu yang Engkau berikan sebagai kesempatan untuk melakukan kehendak-Mu di dalam kehidupanku sehari-hari. Berkatilah semua yang aku kerjakan dengan keberhasilan serta jauhkan diriku dari pencobaan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang menebus hidupku dari kesia-siaan aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Filipi 3

Amsal 26

2Tawarikh 10-11

 


  

Selasa, 26 Juni 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. 3 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. 4 Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah. (Mazmur 96:2-4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Seperti salju di musim panas dan hujan pada waktu panen, demikian kehormatan pun tidak layak bagi orang bebal. 2 Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena. (Amsal 26:1, 2)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah diriku agar aku terhindar dari kebebalan dan senantiasa hidup di dalam hikmat-Mu yang berkelimpahan. Sebab kebebalan hanya akan membawa diriku kepada hidup yang hampa, kehormatan yang tidak abadi dan perkataan yang berputar-putar tanpa arah serta sia-sia. Sedangkan hikmat-Mu akan menolong diriku untuk hidup dengan penuh makna, berkata-kata dengan tepat, serta menjadi berkat bagi sesama. Aku menyadari bahwa hanya dari pada-Mulah datangnya hikmat itu dan kepada-Mulah aku memohonkannya.

 

Kembali dalam segala kegiatanku pada tengah hari ini kuserahkan hidupku ke dalam genggaman tangan-Mu yang kokoh. Aku memerlukan anugerah serta pertolongan-Mu yang akan memampukan diriku untuk dapat menyelesaikan segala tugas dan tanggung jawabku secara maksimal. Jadikan semua yang aku kerjakan hari ini berkenan kepada-Mu sehingga menjadi persembahan yang menyenangkan hati-Mu. Tuntunlah diriku untuk dapat menjadi berkat bagi sesamaku. Di dalam nama Tuhan Yesus, Sumber dari hikmat yang benar aku menyerahkan doa dan ucapan syukurku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 26 Juni 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; TUHAN mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya. 5 Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. 6 Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN. (Mazmur 4:4-6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Tetapi ia mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua itu, lalu ia meminta nasihat kepada orang-orang muda yang sebaya dengan dia dan yang mendampinginya. 10 Lalu orang-orang muda yang sebaya dengan dia itu berkata: "Beginilah harus kaukatakan kepada rakyat yang telah berkata kepadamu: Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami, tetapi engkau ini, berilah keringanan kepada kami - beginilah harus kaukatakan kepada mereka: Kelingkingku lebih besar dari pada pinggang ayahku! 11 Maka sekarang, ayahku telah membebankan kepada kamu tanggungan yang berat, tetapi aku akan menambah tanggungan kamu; ayahku telah menghajar kamu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajar kamu dengan cambuk yang berduri besi." (2Tawarikh 10:8, 10-11)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Seorang yang berhikmat dapat memilah serta memilih untuk menaati nasihat yang benar dari manapun datangnya nasihat itu. Acapkali orang lebih terpukau kepada siapa yang memberi nasihat dibandingkan menimbang isi nasihat tersebut. Sehingga walaupun sesungguhnya nasihat yang ia terima adalah benar, tetapi karena ia lebih terpengaruh oleh orang lain yang memberi nasihat yang keliru, maka sebagai akibat ia mengabaikan nasihat yang benar dan menaati nasihat yang keliru tersebut. Tindakan yang tidak bijak seperti inilah yang akan menjerumuskan orang tersebut ke dalam malapetaka yang tidak semestinya ia alami.

 

Hal inilah yang terjadi atas diri Rehabeam, anak raja Salomo yang menjadi pengganti ayahnya. Di dalam 2Tawarikh 10 dicatat bahwa ia mengabaikan nasihat yang benar dari para penasihat ayahnya dan memilih untuk mengikuti nasihat yang keliru dari para sahabatnya. Sebaliknya dari meringankan pajak, seperti yang diminta oleh rakyatnya dan dinasihatkan oleh para penasihat ayahnya, justru ia memperberat tanggungan pajak tersebut seperti yang dinasihatkan oleh teman-teman sebayanya. Ketidakmampuan yang bersangkutan dalam memilah dan memilih nasihat yang benar ini telah menjerumuskan dirinya ke dalam malapetaka, yaitu pemberontakan dari rakyat terhadap dirinya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang seharusnya Anda lakukan ketika untuk masalah yang sama Anda memperoleh dua nasihat yang bertolak belakang satu dengan yang lain?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah sumber dari hikmat yang benar. Kehendak-Mu selalu yang terbaik bagi diriku. Tidak pernah Engkau menuntun aku ke jalan yang sesat, namun selalu membimbing aku di jalan yang menuju kepada kehidupan. Karena sesungguhnya Engkau mahatahu dan tidak ada kecurangan di dalam hati-Mu. Oleh karena itu, berikan kepada diriku kepekaan untuk mengenali tuntunan-Mu, dan hikmat untuk dapat membuat keputusan-keputusan yang benar, yaitu yang sesuai dengan kehendak-Mu. Di hadapan-Mu aku merendahkan diriku dan ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan seluruh hidupku.

 

Aku berterima kasih untuk penyertaan-Mu di sepanjang hari ini. Aku juga berterima kasih untuk semua orang yang telah Engkau tempatkan di dalam hidupku untuk membentuk diriku agar menjadi semakin serupa dengan hati-Mu. Berkatilah semua orang yang telah memberkati diriku dan ampunilah semua orang yang telah bermaksud buruk terhadap diriku. Aku percaya rencana-Mu bagi hidupku sempurna dan tidak akan pernah gagal. Oleh sebab itu, aku mempercayakan seluruh hidupku ke dalam rancangan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan sumber segala hikmat aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.