Selasa, 29 Mei 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku 32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." 33 Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?" 34 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. (Yohanes 8:31-34)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tanpa pengecualian semua orang lahir sebagai hamba dosa dan memerlukan Yesus Kristus untuk mengalami kemerdekaan dari dosa. Karena pada dasarnya siapapun orangnya, dari latar belakang suku, bangsa, ataupun tingkat sosial yang manapun, adalah manusia yang berdosa. Ia dikandung di dalam dosa dan lahir sebagai orang berdosa. Bukan itu saja, apapun yang ia lakukan baik amal maupun ibadahnya tidak akan mampu memerdekakan dirinya dari perhambaan dosa. Hanya Yesus Kristus yang adalah kebenaran Allah yang sanggup memerdekakan mereka dari ikatan dosa dan menyediakan hidup yang baru serta penuh dengan makna.

 

Hal inilah yang tidak dipahami oleh orang-orang Yahudi sebagaimana yang mereka utarakan kepada Tuhan Yesus di dalam Yohanes 8. Orang-orang ini beranggapan karena mereka adalah keturunan Abraham maka dirinya adalah orang yang merdeka. Tapi Tuhan Yesus menjelaskan bahwa tiap orang berbuat dosa dan oleh karena itu mereka adalah hamba dosa. Dan hanya bila mereka mengenal kebenaran, yaitu Yesus Kristus yang adalah kebenaran Allah, barulah kemerdekaan itu akan memerdekakan mereka. Singkat kata, entah bangsa Yahudi ataupun bukan, semua orang perlu mengenal Yesus, Sang Kebenaran Allah, untuk mengalami kemerdekaan dari perbudakan dosa.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda mengenal orang yang belum mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya? Apakah yang perlu Anda lakukan agar mereka mengalami kemerdekaan dari perhambaan dosa?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku menyadari dan mengaku bahwa aku tidak mampu untuk membebaskan diriku sendiri dari kehidupanku yang lama dan yang penuh dengan dosa. Namun di dalam anugerah yang besar Engkau telah memerdekakan diriku dari kehidupan yang kelam dan membentangkan hari depan yang baru bagi hidupku. Kemurahan-Mu melahirkan aku ke dalam kehidupan yang baru dan yang penuh dengan pengharapan. Tuhan, penuhilah hatiku dengan kasih kepada mereka yang belum mengalami kemerdekaan yang sejati itu. Pakailah hidupku untuk menjadi alat-Mu untuk membagikan kebenaran-Mu yang memerdekakan itu kepada orang lain melalui perkataan dan perbuatanku.

 

Tuhan, aku memohon penyertaan-Mu di sepanjang hari ini. Tuntunlah aku dengan terang firman-Mu dan berikan kepadaku kepekaan terhadap pimpinan Roh-Mu yang membawa diriku untuk berjalan di dalam kehendak-Mu. Berkatilah semua yang aku kerjakan hari ini dengan keberhasilan. Jauhkanlah aku dari yang jahat dan jangan membiarkan diriku terjerumus ke dalam pencobaan. Kepada-Mu aku berserah dan untuk kemuliaan-Mu aku ingin hidup. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang telah memerdekakan diriku melalui pengorbanan-Nya, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Yohanes 8

Mazmur 148

2Samuel 23-24

 


  

Selasa, 29 Mei 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Hai gembala Israel, pasanglah telinga, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba! Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar. (Mazmur 80:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 Baiklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta. 6 Dia mendirikan semuanya untuk seterusnya dan selamanya, dan memberi ketetapan yang tidak dapat dilanggar. (Mazmur 148:5, 6)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku memuji Engkau sebab firman-Mu hidup dan berkuasa. Hanya dengan firman-Mu Engkau menjadikan segala yang ada di seluruh alam semesta ini dari ketiadaan. Dengan perkataan-Mu Engkau menopang segala yang ada dan menatanya dalam keteraturan. Firman-Mu menerangi jalanku dan menuntun hidupku untuk hidup di dalam kebenaran. Dengan demikian aku tidak lagi hidup di dalam kesia-siaan namun mengisi kesempatan yang Engkau berikan ini dengan kehidupan yang penuh makna. Sungguh besar kemurahan-Mu bagiku.

 

Aku berterima kasih untuk kehadiran dan penyertaan-Mu dalam hidupku yang tidak berkesudahan. Dengan setia Engkau selalu menjaga langkah hidupku dan tidak membiarkan aku melangkah ke arah yang salah tanpa memperingatkan diriku. Di dalam kasih dan kuasa-Mu Engkau menolong diriku melewati hidup ini di dalam kemenangan dan keberhasilan. Tuhan, pakailah hidupku menjadi saksi-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitarku sehingga hidupku membawa dampak yang positif bagi lingkunganku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 29 Mei 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati. (Mazmur 125:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Semuanya ini, ya raja, diberikan Arauna kepada raja." Arauna berkata pula kepada raja: "Kiranya TUHAN, Allahmu, berkenan kepadamu." 24 Tetapi berkatalah raja kepada Arauna: "Bukan begitu, melainkan aku mau membelinya dari padamu dengan membayar harganya, sebab aku tidak mau mempersembahkan kepada TUHAN, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa." Sesudah itu Daud membeli tempat pengirikan dan lembu-lembu itu dengan harga lima puluh syikal perak. 25 Lalu Daud mendirikan di sana mezbah bagi TUHAN dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan. Maka TUHAN mengabulkan doa untuk negeri itu, dan tulah itu berhenti menimpa orang Israel. (2Samuel 24:23-25)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan menilai persembahan kita bukan sekadar dari apa yang kita persembahkan tetapi dari kesungguhan hati di dalam memberikan persembahan tersebut. Tidak jarang orang menilai suatu persembahan kepada Allah dari jumlah yang diberikan. Padahal besar kecilnya suatu persembahan sangat tergantung kepada harta yang dimiliki oleh seseorang dan sikap hati yang bersangkutan di dalam memberikan persembahan itu. Bagi seorang yang memiliki harta puluhan miliar rupiah persembahan sebesar satu juta rupiah bukanlah suatu pengorbanan. Tetapi tidak demikian halnya bagi orang yang hanya memiliki harta belasan juta rupiah, jumlah itu merupakan suatu pengorbanan yang besar. Dan sikap hati yang rela untuk berkorban itulah yang menjadikan persembahan tersebut berharga di mata Tuhan.

 

Sikap hati yang rela berkorban sebagaimana yang ditulis di dalam 2Samuel 24 itulah yang mengakibatkan persembahan Daud berkenan kepada Allah. Ketika Arauna mempersilakan Daud mengambil lahan, lembu, dan semua peralatan pengirikan yang ia miliki secara cuma-cuma untuk dipersembahkan sebagai korban kepada Tuhan, Daud menolaknya. Ia berkata: "aku tidak mau mempersembahkan kepada TUHAN, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa." Sikap hati yang rela untuk berkorban inilah yang mengakibatkan persembahan Daud dihargai Tuhan dan Ia mengabulkan doa yang bersangkutan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimanakah sikap hati Anda selama ini di dalam memberikan persembahan kepada Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau telah rela mengorbankan diri-Mu bagi diriku yang sesungguhnya tidak layak untuk mengalami kasih-Mu. Anugerah-Mu mengangkat hidupku dari jurang kebinasaan, menjejakkan kakiku di atas janji-Mu yang mulia dan menyanggupkan aku memandang hari esok dengan penuh iman dan pengharapan. Tuhan, ampunilah aku apabila diriku belum cukup menanggapi kasih-Mu yang mulia itu dengan mensyukurinya melalui kerelaan untuk berkorban bagi-Mu. Tolonglah aku untuk dapat meneladani diri-Mu dalam mengasihi dengan hati yang sungguh-sungguh dan dalam kerelaan untuk berkorban.

 

Aku kembali berterima kasih untuk tuntunan-Mu yang telah aku alami pada hari ini. Di dalam segala keadaan Engkau selalu menyertai hidupku dan tidak pernah meninggalkan diriku. Di semua hal yang telah aku alami sungguh aku melihat kebaikan-Mu berlimpah-limpah di dalam hidupku. Aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan hari ini ke dalam kemurahan-Mu dan sempurnakanlah semua hasil karyaku. Di dalam nama Tuhan Yesus, Sang Anak Domba Allah yang telah mengasihi diriku dan rela berkorban untuk keselamatanku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.