Kamis, 19 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. (Mazmur 90:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

34 "Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. 35 Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. 36 Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia." (Lukas 21:34-36)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang bijaksana akan hidup senantiasa berjaga dan berdoa. Sama seperti seorang pelajar yang bijaksana, apabila ia mengetahui bahwa dirinya akan menghadapi ujian yang datangnya mendadak dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, atau yang di dalam bahasa Inggris diistilahkan sebagai pop quiz, maka yang bersangkutan akan senantiasa berjaga-jaga. Ia akan belajar dengan tekun setiap hari, sehingga bila ujian yang mendadak itu datang secara tiba-tiba maka ia tidak akan merasa kelabakan dan gagal dalam menghadapinya. Demikian pula untuk menghadapi kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ke dunia yang akan terjadi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, umat Tuhan yang bijaksana akan senantiasa hidup berjaga-jaga dan berdoa.

 

Hal itulah yang Tuhan Yesus ajarkan kepada para murid-Nya dan dicatat dalam Lukas 12. Ia berkata bahwa kedatangan-Nya yang kedua kali ke dunia nanti, yang diistilahkan sebagai hari Tuhan, akan terjadi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Untuk itu para pengikut-Nya harus hidup berjaga dan berdoa agar mereka selalu siap untuk menghadapi kedatangan hari tersebut. Ia menjelaskan bahwa mereka harus berjaga dengan tidak hidup secara sembrono, yaitu dengan larut dalam dosa. Selain itu mereka juga harus hidup di dalam doa, artinya hidup senantiasa bergantung kepada Tuhan, agar mereka mampu menghadapi masa sukar yang mendahului hari kedatangan-Nya. Tentu bagi kita sikap ini sangatlah penting, sebab memang kita akan menghadap Tuhan di saat yang tidak kita sangkakan, bukan hanya pada saat kedatangan-Nya nanti namun juga pada hari kematian kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda senantiasa hidup dengan berjaga dan berdoa? Apakah bukti dari jawaban Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Sungguh Engkau adalah pribadi yang maha bijaksana ya Tuhan. Engkau bijaksana dalam segala keputusan dan perbuatan-Mu. Aku berdoa memohon bimbingan-Mu agar aku dapat menjadi pribadi yang bijaksana dalam seluruh perkataan dan perbuatanku. Tuntunlah aku untuk dapat menjaga hidupku dari segala dosa sehingga hidupku senantiasa berkenan kepada-Mu. Aku menyadari keterbatasan diriku untuk hidup seturut firman-Mu. Oleh karena itu aku memerlukan pertolongan-Mu dan ajarlah diriku senantiasa bergantung kepada-Mu.

 

Bimbing aku ya Tuhan agar imanku semakin bertambah teguh di dalam-Mu, sehingga aku mampu menghadapi hari-hari yang ada di depanku. Ke dalam tangan-Mu yang maha bijaksana aku menyerahkan setiap hal yang akan aku hadapi pada hari ini. Aku percaya bersama-Mu aku akan melalui hari ini dengan penuh kemenangan. Permuliakanlah nama-Mu di dalam hidupku. Dalam nama Yesus Kristus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 21

Mazmur 109

Hakim-hakim 5-6

 


  

Kamis, 19 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! (Mazmur 105:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

26 Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku, selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu, 27 supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini, bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya. 28 Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati; biarlah lawan-lawanku mendapat malu, tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukacita. 29 Biarlah orang-orang yang mendakwa aku berpakaikan noda, dan berselimutkan malunya sebagai jubah. 30 Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak. 31 Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya. (Mazmur 109:26-31)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang berkenan menyelamatkan umat-Mu. Engkau sanggup mengubah keadaan yang buruk menjadi kebaikan dan mengubah kutuk menjadi berkat bagi orang yang berharap kepada-Mu. Terhadap orang sederhana dan tertindas Engkau adalah pembela dalam hidup mereka. Aku percaya bahwa persoalan apapun yang aku hadapi saat ini Engkau pasti menolongku untuk menyelesaikannya, bahkan Engkau dapat mengubahnya menjadi kebaikan bagi diriku.

 

Siang hari ini aku bersyukur sebab kasih setia dan pertolongan-Mu sempurna dalam hidupku. Aku percaya Engkau akan melindungi dan menyelamatkanku dari setiap niat jahat yang dirancangkan orang atas hidupku. Sungguh Engkaulah Sang Pembela Hidupku, Tuhan yang dapat kuandalkan. Ke dalam tangan-Mu ya Tuhan, kuserahkan hidupku sepanjang hari ini dan biarlah sukacita itu dapat tetap menjadi bagianku. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Kamis, 19 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

5 Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia: 7 yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya, yang mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa. Pemberontak-pemberontak tidak dapat meninggikan diri. (Mazmur 66:5,7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

14 Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman: "Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!" 15 Tetapi jawabnya kepada-Nya: "Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan aku pun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku. "16 Berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis." (Hakim-hakim 6:15-16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Penyertaan Tuhan akan memampukan orang yang sederhana untuk melakukan hal-hal yang tidak sederhana. Umumnya kita berpikir untuk melakukan pekerjaan yang besar bagi Tuhan tentu diperlukan orang yang memiliki kemampuan yang baik. Hal tersebut benar namun tidak seutuhnya benar, sebab seringkali Tuhan memilih orang-orang yang sederhana untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Hal yang utama bukanlah kemampuan kita, namun penyertaan Tuhan atas hidup kita. Orang yang sederhana sekalipun, jika disertai oleh Tuhan, maka ia akan melakukan karya yang besar bagi Tuhan.

 

Hal itulah yang ditunjukkan melalui kehidupan Gideon, seorang hakim bagi bangsa Israel. Gideon bukanlah seorang pahlawan gagah perkasa yang memiliki banyak pengalaman berperang dalam masa awal hidupnya. Namun penyertaan Tuhan dalam hidup Gideon telah mengubahnya. Dari seorang yang tidak memiliki rasa percaya diri dan seorang penakut ia menjadi seorang pahlawan yang gagah perkasa. Kunci untuk dapat melakukan pekerjaan Tuhan yang besar dalam hidup kita dimulai dari penyertaan Tuhan atas hidup kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Hal apa yang Anda perlukan untuk dapat hidup disertai Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa kesempatan yang Engkau berikan bagiku untuk melayani-Mu merupakan sebuah kepercayaan bagiku. Jika aku dapat melayani-Mu, aku tahu itu bukan karena kemampuanku namun semata karena anugerah-Mu dalam hidupku. Tolonglah aku untuk dapat menjaga kepercayaan yang Engkau berikan dengan selalu memberikan yang terbaik bagi-Mu. Tuhan, aku sungguh memerlukan penyertaan-Mu sebab penyertaan-Mu itulah yang menguatkan dan memampukan aku untuk dapat melakukan kehendak-Mu.

 

Aku bersyukur untuk penyertaan-Mu di sepanjang hari ini. Sungguh penyertaan-Mu itu sempurna dalam hidupku. Setiap hal yang Engkau izinkan untuk aku lewati, aku tahu semua itu mendatangkan kebaikan atas hidupku. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan hidupku. Pakailah aku untuk menyatakan kemuliaan-Mu. Bagi-Mu sajalah pujian, hormat, dan kemuliaan. Dalam nama Tuhan Yesus aku memanjatkan doaku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.