Senin, 5 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari. 9 Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis. (Mazmur 71:8, 9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

22 Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. 23 Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?" 24 Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon." 25 Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. (Markus 8:22-25)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Walaupun cara Tuhan bekerja tidak selalu seperti yang kita inginkan, namun yang pasti selalu menghasilkan hal yang indah. Hal ini patut disadari sebab apabila Tuhan hanya mampu bekerja sejauh seperti yang kita inginkan, maka berarti Dia adalah pribadi yang terbatas. Dalam hal ini yaitu Ia dibatasi oleh keinginan kita yang tidak sempurna. Sedangkan kalau Dia adalah pribadi yang terbatas, maka berarti Dia bukanlah Tuhan. Yang benar yaitu bahwa Dia adalah Tuhan. Oleh karena itu Ia tidak selalu bekerja dengan cara seperti yang kita inginkan. Dan karena Dia adalah pribadi yang sempurna, maka yang Ia kerjakan selalu menghasilkan hal yang indah.

 

Hal itulah yang dialami oleh orang buta yang dicatat di dalam Markus 8. Yesus tidak sekedar menjamahnya seperti yang diharapkan oleh orang yang membawa dirinya kepada Tuhan. Namun Tuhan menuntun orang buta itu keluar kampung, meludahinya dan baru meletakkan tangan atas dirinya. Selain itu, tidak seketika itu juga ia dapat melihat, namun secara bertahap baru penglihatannya menjadi sempurna. Singkat kata, walaupun cara Tuhan di dalam bekerja tidak selalu sama dari waktu ke waktu dan tidak selalu seperti yang kita inginkan, namun apapun yang Ia lakukan pasti menghasilkan hal yang indah.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apa yang seharusnya menjadi sikap Anda bila Tuhan bekerja dengan cara yang tidak seperti yang Anda inginkan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau dapat bekerja dengan bebas tanpa dapat dibatasi oleh keinginanku ataupun kebiasaan yang aku pahami. Aku bersyukur untuk kebenaran ini. Sebab kalau Engkau hanya dapat bekerja sejauh yang aku inginkan, maka malanglah orang mengandalkan diri-Mu. Namun karena Engkau adalah pribadi yang berdaulat serta baik, maka orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah dikecewakan. Selain itu, apapun yang Engkau kerjakan di dalam hidupku pasti akan menghasilkan hal yang indah.

 

Tuhan, aku menyerahkan hidupku di sepanjang minggu yang akan aku lewati ini ke dalam tangan-Mu. Kalaupun apa yang Engkau kerjakan di dalam hidupku tidak dapat aku pahami, namun aku tetap percaya bahwa semua itu adalah demi kebaikanku. Tuntunlah hidupku di jalan-Mu agar hidupku berkenan kepada-Mu. Berkatilah semua yang aku kerjakan agar membuahkan hasil yang maksimal. Di dalam nama Tuhan Yesus, Tuhan yang kuasa dan anugerah-Nya tidak terbatas aku berdoa, amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 8

Mazmur 64

Bilangan 11-12

 


  

Senin, 5 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

12 Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu. 13 Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai. (Mazmur 5:12, 13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat. 3 Sembunyikanlah aku terhadap persepakatan orang jahat, terhadap kerusuhan orang-orang yang melakukan kejahatan, 4 yang menajamkan lidahnya seperti pedang, yang membidikkan kata yang pahit seperti panah, 5 untuk menembak orang yang tulus hati dari tempat yang tersembunyi; sekonyong-konyong mereka menembak dia dengan tidak takut-takut. (Mazmur 64:2-5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku tahu bahwa Engkau selalu mendengar seruanku. Jagalah aku ya Tuhan dari segala rencana dan persepakatan orang yang berniat jahat terhadap diriku. Aku percaya di dalam Engkau aku aman. Tidak ada seorangpun yang dapat mencelakakanku jika aku ada di dalam naungan tangan-Mu. Engkau pasti akan membela diriku. Oleh karena itu, aku tidak akan merasa takut dan kuatir.

 

Tuhan, aku memasrahkan hidupku ke dalam perlindungan-Mu. Berikan kepadaku hikmat agar aku tidak bersikap lengah di dalam menjalani hidupku di sepanjang hari ini. Penuhi hatiku dengan kasih agar aku dapat menjadi berkat bagi semua orang yang di sekelilingku. Tuntunlah aku di dalam kebenaran agar hidupku menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 5 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. (Mazmur 86:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Tetapi kata Musa: "Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan kaki, namun Engkau berfirman: Daging akan Kuberikan kepada mereka, dan genap sebulan lamanya mereka akan memakannya! 22 Dapatkah sekian banyak kambing domba dan lembu sapi disembelih bagi mereka, sehingga mereka mendapat cukup? Atau dapatkah ditangkap segala ikan di laut bagi mereka, sehingga mereka mendapat cukup?" 23 Tetapi TUHAN menjawab Musa: "Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu? Sekarang engkau akan melihat apakah firman-Ku terjadi kepadamu atau tidak!" (Bilangan 11:21-23)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Keterbatasan kemampuan kita tidak akan dapat membatasi kemampuan Allah untuk melakukan kehendak-Nya. Memang acapkali kita berpikir bahwa Tuhan hanya sanggup bekerja sejauh kemampuan kita yang terbatas. Sedangkan kalau Tuhan hanya dapat bekerja sejauh kemampuan kita, maka berarti kuasa-Nya terbatas dan dengan demikian, maka Dia bukanlah Tuhan! Oleh sebab itu yang benar yaitu bahwa Dia adalah pribadi yang kuasa-Nya tidak berbatas. Dengan kata lain, Ia sanggup bekerja melampui kemampuan kita yang terbatas dan mampu melaksanakan apapun yang Ia kehendaki.

 

Hal itulah yang Tuhan tegaskan kepada Musa di dalam Bilangan 11. Ia menyuruh Musa untuk menyampaikan kepada umat-Nya bahwa diri-Nya akan menyediakan daging bagi mereka selama satu bulan. Mendengar perintah tersebut Musa berpendapat bahwa Tuhan tidak akan mampu melakukannya. Alasannya, sebab hal tersebut di luar kemampuan Musa untuk memahaminya. Menjawab keraguan Musa tersebut Tuhan bersabda: "Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu?" Artinya kuasa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh kemampuan Musa yang terbatas. Ia sanggup melaksanakan apapun yang Ia firmankan!

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang seharusnya Anda lakukan ketika Tuhan menyuruh Anda untuk mengerjakan hal-hal yang berada di luar kemampuan diri Anda untuk memahaminya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari keterbatasan diriku. Ampunilah diriku karena seringkali aku bermaksud untuk membatasi diri-Mu dengan keterbatasanku dan meragukan kesanggupan-Mu untuk mewujudkan kehendak-Mu. Padahal sesungguhnya kuasa-Mu dan hikmat-Mu tidaklah terbatas. Engkau sanggup bekerja melampaui kemampuanku untuk mengerjakannya maupun untuk memahaminya. Oleh sebab itu mujizat-Mu belum berakhir. Ya Tuhan, tambahkanlah imanku.

 

Aku bersyukur untuk hari ini. Engkau telah menuntun diriku dengan kasih sayang-Mu. Engkau telah menyertai diriku dan tidak sesaatpun Engkau meninggalkan diriku. Engkau baik, dan kebaikan-Mu tidak berkesudahan. Oleh sebab itu aku percaya bahwa sungguh ada masa depan bagi hidupku. Orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Dengan hati yang penuh damai sejahtera dan di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa dan mengucap syukur, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.