Sabtu, 3 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu! (Mazmur 85:8)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. 4 Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya." 5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. 6 Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (Markus 6:3-6a)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kuasa Tuhan memang bersifat tidak terbatas, namun ketidakpercayaan terhadap Tuhan dapat membatasi orang dari mengalami mujizat-Nya. Memang Tuhan adalah pribadi yang yang tidak terbatas sehingga tidak ada apapun yang dapat membatasi kuasa-Nya. Bahkan ketidakpercayaan kita pun tidak akan membatasi diri-Nya. Hanya saja ketidakpercayaan tersebut akan semakin membatasi diri kita sehingga kita tidak akan dapat menikmati mujizat-Nya yang akan menolong hidup kita.

 

Hal itulah yang dialami oleh penduduk Nazaret sebagaimana yang dicatat di dalam Markus 6. Mereka tidak mempercayai bahwa Yesus adalah Sang Mesias sebab mereka mengenal Dia sejak masa kecil-Nya. Tentu saja ketidakpercayaan mereka ini sama sekali tidak akan mempengaruhi ke-Mesiasan Yesus. Hanya saja sikap tersebut membatasi diri mereka sehingga mereka tidak dapat mengalami mujizat-Nya. Singkat kata adalah sangat penting untuk percaya kepada Tuhan dan menyambut uluran mujizat-Nya dengan iman pula.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Pada umumnya apakah yang menjadi penyebab sehingga ada orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus? Apakah yang diperlukan untuk mengatasi hal ini?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, kuasa-Mu tidak terbatas sehingga Engkau tidak dapat dibatasi oleh apapun juga. Namun imanku yang sangat terbatas dapat menghalangi diriku dari mengalami pertolongan dan mujizat-Mu. Oleh karena itu tolonglah aku dalam ketidakpercayaanku ini. Tambahkan iman di dalam hatiku. Sehingga dengan iman yang teguh aku akan menampung kasih dan kuasa-Mu yang memerdekakan diriku dari kelemahanku dan menolong diriku untuk menyongsong hari depan yang indah yang Engkau sediakan bagi hidupku.

 

Tuhan, aku berterima kasih untuk sepanjang minggu yang hampir aku selesaikan ini. Aku bersyukur karena Engkau telah memimpin hidupku. Engkau senantiasa mengulurkan tangan ketika aku memerlukan pertolongan-Mu. Oleh kemurahan-Mu aku menang atas setiap tantangan dan pencobaan yang aku alami. Sekarang aku berdoa agar semua yang aku lakukan hari ini sesuai dengan kehendak-Mu dan menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 6

Mazmur 62

Bilangan 7-8

 


  

Sabtu, 3 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu. (Mazmur 147:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. 7 Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. 8 Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah. 9 Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela (Mazmur 62:6-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah tempat perlindunganku yang dapat diandalkan. Orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Oleh sebab itu hati orang yang berlindung pada-Mu akan dipenuhi dengan damai sejahtera, dan orang yang percaya kepada-Mu tidak akan goyah oleh badai kehidupan yang sebesar apapun juga. Sebaliknya, mereka akan menang atas setiap tantangan hidup dan bahkan oleh anugerah-Mu mereka akan hidup lebih dari para pemenang.

 

Tuhan, aku memasrahkan hidupku ke dalam tangan kasih-Mu. Aku memohon penyertaan-Mu di sepanjang hari ini. Engkau yang tidak pernah lengah di dalam menjaga umat-Mu, lindungilah diriku dari semua bahaya. Tuntunlah diriku agar senantiasa hidup memuliakan nama-Mu. Anugerahi diriku dengan keberhasilan dan sertai diriku dengan kemurahan-Mu agar aku dapat menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Sang Batu Karang yang Teguh aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Sabtu, 3 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, sekarang ini dan selama-lamanya. 3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN. (Mazmur 113:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

24 "Inilah yang berlaku bagi orang Lewi: setiap orang yang berumur dua puluh lima tahun ke atas wajib bertugas, supaya ia bekerja pada Kemah Pertemuan, 25 tetapi jika ia berumur lima puluh tahun haruslah ia dibebaskan dari pekerjaan itu, sehingga tak usah ia bekerja lebih lama lagi. 26 Ia boleh membantu saudara-saudaranya di Kemah Pertemuan dalam menjalankan tugas mereka, tetapi tidak usah lagi ia menjabat pekerjaan itu. Demikianlah harus kaulakukan kepada orang Lewi mengenai tugas mereka." (Bilangan 8:24-26)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Diperlukan ketaatan untuk melakukan kewajiban, dan pengabdian untuk mengerjakan lebih dari yang diwajibkan, serta kedua-duanya untuk menjalani kehidupan. Sebab memang ada hal-hal yang wajib kita lakukan, seperti misalnya bekerja dengan rajin pada jam kerja yang sudah ditetapkan. Namun ada hal-hal yang sepatutnya dikerjakan walaupun hal tersebut bukan merupakan kewajiban. Sebagai contoh, menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas di luar jam kerja yang telah ditentukan. Untuk mengerjakan kewajiban diperlukan ketaatan. Sedangkan untuk mengerjakan hal-hal yang di luar kewajiban diperlukan pengabdian. Kedua-duanya, baik ketaatan maupun pengabdian ini diperlukan untuk menjalani hidup yang penuh dengan makna.

 

Hal itulah yang Tuhan tetapkan bagi orang Lewi sebagaimana yang ditulis di dalam Bilangan 8. Di antara rentang usia dua puluh lima sampai lima puluh tahun mereka wajib bertugas melayani Tuhan. Untuk itu diperlukan ketataan kepada ketentuan Tuhan ini. Sedangkan di atas usia lima puluh tahun mereka tidak lagi wajib untuk melayani sebagai imam. Hanya saja bila mereka ingin mengabdi, walaupun bukan suatu kewajiban mereka tetap boleh melayani Tuhan. Memang sikap taat dan mengabdi ini mereka perlukan untuk mengisi kehidupan sehingga menjadi hidup yang penuh makna.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah kewajiban sebagai pengikut Kristus yang belum Anda taati dan hal-hal yang sepatutnya yang belum Anda kerjakan dengan pengabdian? Apakah yang perlu Anda lakukan di dalam kedua hal tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku sungguh bersyukur karena Engkau menolong diriku untuk mengalami hidup yang semakin lebih bermakna di sepanjang minggu yang hampir berakhir ini. Engkau telah menolong diriku untuk menaati kehendak-Mu dan mengabdikan diri kepada-Mu dengan melakukan lebih dari yang diwajibkan bagi diriku. Tuhan, oleh pertolongan-Mu maka aku dapat melewati minggu ini bukan sebagai hari-hari yang sia-sia, namun waktu yang berguna baik bagi diriku maupun sesamaku manusia.

 

Aku juga berterima kasih karena Engkau tanpa henti telah memberkati diriku di sepanjang minggu ini. Oleh kemurahan-Mu Engkau memampukan diriku untuk mengatasi setiap masalah yang menghadang hidupku. Oleh rahmat-Mu Engkau menjadikan diriku berkat bagi orang-orang yang di sekitar diriku. Aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan di sepanjang minggu ini, jadikanlah itu berhasil dan berkenan kepada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.