Selasa, 20 Februari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. (Mazmur 119:10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Sambil menatap anggota-anggota Mahkamah Agama, Paulus berkata: "Hai saudara-saudaraku, sampai kepada hari ini aku tetap hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah." (Kisah Para Rasul 23:1)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Apabila kita dapat mempertanggungjawabkan kemurnian hati nurani kita di hadapan Allah, maka kita akan juga dapat mempertanggungjawabkan hidup kita di hadapan manusia. Sebab berbeda dengan manusia yang hanya mampu menilai orang lain secara lahiriah sesungguhnya Tuhan sanggup melihat sampai ke dalam batin manusia. Itu sebabnya apa yang tersembunyi dari mata manusia tidaklah dapat ditutupi dari pengetahuan Allah. Oleh karena itu lebih dari sekedar berupaya agar hidup kita berkenan kepada manusia, maka kita harus menjaga agar hati nurani kita berada di dalam keadaan tak bercela di mata Tuhan.

 

Hal ini dikemukakan Rasul Paulus di hadapan Mahkamah Agama sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 23. Menanggapi fitnah bahwa ia telah menajiskan Bait Suci, maka Paulus bersaksi bahwa hati nuraninya murni di hadapan Allah. Dengan berkata demikian maka Paulus menegaskan bahwa sebagaimana ia dapat mempertanggungjawabkan keadaan batiniahnya kepada Tuhan, maka ia juga siap mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada sesama manusia. Dengan kata lain, adalah penting untuk hidup dengan nurani yang bersih di hadapan Allah sehingga dengan demikian kita dapat mempertanggungjawabkan hidup kita di hadapan orang lain.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan agar Anda dapat mempertanggungjawabkan kemurnian hati nurani Anda kepada Allah?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, jagalah diriku dengan Roh-Mu agar aku selalu hidup di dalam hati nurani yang murni di hadapan-Mu. Jauhkan niat jahat dari dalam batinku dan penuhilah hatiku dengan rasa takut kepada-Mu serta sikap menghormati firman-Mu. Agar dengan demikian hidupku dapat aku pertanggungjawabkan kepada sesamaku, dan aku dapat memuliakan nama-Mu melalui perilakuku sehari-hari.

 

Tolonglah diriku di sepanjang hari ini agar hidupku senantiasa berkenan kepada-Mu. Tuntunlah hidupku agar selalu berjalan sesuai dengan kebenaran firman-Mu. Bawalah aku untuk hidup di dalam berkat-Mu sehingga semua yang aku kerjakan mengalami keberhasilan. Sertailah diriku dan sanggupkan aku untuk membuat keputusan-keputusan yang bijak serta sesuai dengan rencana-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 23

Mazmur 51

Imamat 12-13

 


  

Selasa, 20 Februari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mazmur 100:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

18 Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. 19 Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. (Mazmur 51:18, 19)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau tidak memandang hina orang yang datang kepada-Mu dengan hati yang remuk oleh sebab penyesalan atas pelanggaran-pelanggaran yang telah ia lakukan. Oleh sebab itu ampunilah dosa dan kesalahan yang telah aku lakukan terhadap firman-Mu. Pemberontakanku terhadap kehendak-Mu membuat korban dan doaku tidak berkenan kepada-Mu. Tuhan, pulihkanlah diriku dan penuhi kembali hatiku dengan sukacita yang dari pada-Mu.

 

Bukalah kesempatan bagiku untuk menyaksikan kemurahan-Mu ini kepada orang lain yang juga memerlukan anugerah pengampunan-Mu. Tolonglah diriku untuk menjadi saluran kasih-Mu bagi orang-orang di sekitarku, sehingga mereka juga dapat bersukacita bersama dengan aku karena besarnya anugerah-Mu. Pakailah hidupku untuk memuliakan nama-Mu melalui kesaksian kepada mereka. Di dalam nama Yesus Kristus, yang maha pemurah dan pengampun aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 20 Februari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. (Mazmur 71:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Bila sudah genap hari-hari pentahirannya, maka untuk anak laki-laki atau anak perempuan haruslah dibawanya seekor domba berumur setahun sebagai korban bakaran dan seekor anak burung merpati atau burung tekukur sebagai korban penghapus dosa ke pintu Kemah Pertemuan, dengan menyerahkannya kepada imam. 8 Tetapi jikalau ia tidak mampu untuk menyediakan seekor kambing atau domba, maka haruslah ia mengambil dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati, yang seekor sebagai korban bakaran dan yang seekor lagi sebagai korban penghapus dosa, dan imam itu harus mengadakan pendamaian bagi perempuan itu, maka tahirlah ia." (Imamat 12:6, 8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Semakin banyak yang Tuhan percayakan kepada kita, maka semakin besar pula tanggung jawab yang Ia tuntut dari diri kita. Oleh karena itu semakin tinggi kedudukan yang kita sandang, maka semakin besar sikap bertanggung jawab yang diharapkan orang dari diri kita. Demikian pula semakin banyak kemampuan atau bakat yang kita miliki, maka harus semakin rajinlah kita berupaya untuk mengembangkannya. Hal yang sama berlaku juga atas harta yang Tuhan percayakan pada diri kita. Semakin besar berkat kekayaan yang Tuhan berikan kepada kita, maka harus semakin besar pulalah kerelaan kita untuk berkorban bagi Dia.

 

Prinsip inilah yang Tuhan ajarkan di dalam Imamat 12. Apabila seseorang diberkati Tuhan dengan kekayaan sehingga ia mampu menyediakan kambing atau domba, maka yang bersangkutan harus mempersembahkan korban kepada Tuhan berupa seekor kambing atau domba dan seekor burung tekukur atau anak burung merpati. Namun apabila berkat yang ia terima dari Tuhan tidak memungkinkan dirinya untuk menyediakan seekor kambing atau domba, maka yang bersangkutan cukup mempersembahkan korban berupa dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati. Dengan kata lain, semakin besar berkat yang Tuhan berikan, maka harus semakin besar pula kerelaan kita untuk berkorban bagi Dia.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mengapa ada kalanya semakin besar penghasilan seseorang maka semakin sukar bagi yang bersangkutan untuk mempersembahkan persepuluhan kepada Tuhan? Apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi kesukaran ini?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa bila aku tidak bersikap waspada maka justru aku akan memberhalakan berkat-berkat yang telah Engkau berikan kepadaku. Karena semakin besar berkat yang Engkau berikan semakin hatiku terikat kepadanya. Tolonglah diriku agar aku tetap mengutamakan diri-Mu lebih dari pada semua berkat-Mu. Sebagaimana Engkau telah telah rela memberikan hidup-Mu bagi diriku, tolonglah diriku agar aku juga rela mengikuti teladan-Mu dengan rela mengorbankan yang terbaik yang ada padaku bagi diri-Mu.

 

Aku bersyukur untuk waktu yang telah aku lalui hari ini. Engkau telah menolong diriku dan tidak pernah meninggalkan aku. Di dalam setiap langkah yang harus aku ambil Engkau dengan penuh kasih dan kesabaran telah membimbing diriku. Aku berterima kasih untuk firman-Mu yang telah menjadi pelita yang memampukan aku memahami keadaan di sekitarku dan menerangi jalanku sehingga aku terhidar dari menempuh jalan yang salah. Di dalam nama Yesus Kristus yang penuh anugerah aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.