Jumat, 2 Februari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku. (Mazmur 17:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. 13 Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka sangat dihormati orang banyak. 14 Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan. (Kisah Para Rasul 5:12-14)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang sederhanapun di tangan Tuhan akan menjadi alat yang luar biasa. Oleh karena itu adalah tidak pantas orang menepuk dada karena ia telah menghasilkan hal-hal yang hebat, sebab sebenarnya Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menghasilkan apa yang telah ia kerjakan. Demikian juga adalah tidak perlu orang berputus asa karena menyadari bahwa dirinya berasal dari latar belakang yang biasa-biasa saja, sebab sesungguhnya Tuhan mampu memakai dirinya untuk mengerjakan hal-hal yang jauh lebih besar melampaui kesanggupannya.

 

Bahwasanya Tuhan sanggup memakai orang yang sederhana untuk menghasilkan karya yang besar hal tersebut dapat dilihat dalam diri para rasul seperti yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 5. Sebagian besar dari mereka adalah para nelayan sederhana. Namun Tuhan memakai para rasul ini untuk mengadakan berbagai mujizat sehingga sebagai akibat, gereja di Yerusalem di masa itu mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Dengan kata lain, bukan latar belakang diri kitalah yang paling menentukan apakah yang akan kita hasilkan di dalam hidup ini, namun siapa yang menyertai kita. Kalau Tuhan bersama kita maka bahkan mujizatpun akan terjadi melalui diri kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang mengakibatkan orang hanya mampu menghasilkan hal-hal yang sejauh kesanggupan dirinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan aku percaya Engkau sanggup melakukan segala sesuatu karena tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Engkau mahabaik dan bersedia memakai manusia yang sederhana seperti diriku untuk melakukan banyak hal yang melampaui kesanggupan diriku. Tuhan, tolonglah diriku untuk senantiasa hidup di dalam kerendahan hati dan tidak menjadi pongah ketika Engkau memberkati diriku dengan keberhasilan. Sebaliknya tolonglah diriku untuk senantiasa beriman kepada anugerah-Mu dan menjaga diri dengan hidup di dalam kerendahan hati.

 

Ya Allahku aku bersyukur karena di dalam anugerah-Mu Engkau telah menyelamatkan diriku dari kegelapan dosa. Di dalam anugerah itu Engkau juga membentangkan masa depan yang baru bagi diriku. Tuhan, sertailah diriku di sepanjang hari ini sehingga semua yang aku kerjakan menjadi berhasil, menjadi berkat bagi sesamaku dan terlebih lagi, yaitu memuliakan nama-Mu. Kucondongkan hatiku untuk selalu berharap kepada-Mu. Kupanjatkan doaku kepada-Mu di dalam nama Yesus Kristus Tuhanku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 5

Mazmur 33

Keluaran 15-16

 


  

Jumat, 2 Februari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. (Mazmur 119:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa; 11 tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. 12 Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!(Mazmur 33:10-12)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tidak ada Tuhan yang sejati selain diri-Mu. Engkaulah Allah Pencipta Langit dan Bumi yang berkuasa atas semuanya untuk selama-lamanya. Rancangan-Mu selalu terwujud dan tidak akan pernah gagal karena diri-Mu tidak mungkin gagal. Sebaliknya Engkau sanggup menggagalkan semua rencana manusia yang bertentangan dengan kehendak-Mu. Semua kuasa di bawah kolong langit ini tunduk kepada-Mu dan tidak akan mampu merintangi diri-Mu dalam melaksanakan niatan hati-Mu. Tuhan, sungguh besar dan mulialah diri-Mu.

 

Tuhan, kepada-Mu aku menaruhkan harapanku. Berikan kepadaku hati yang semakin memahami maksud-Mu supaya aku tidak menyimpang dari kehendak-Mu. Anugerahi diriku dengan hati yang takut kepada-Mu agar supaya hidupku membawa dampak yang positif bagi orang-orang yang di sekitarku. Dengan demikian aku akan mengalami kebahagiaan karena aku adalah milik-Mu dan dapat membagikan rahmat-Mu itu kepada mereka yang belum mengalaminya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Jumat, 2 Februari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mazmur 100:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak. 5 Dan pada hari yang keenam, apabila mereka memasak yang dibawa mereka pulang, maka yang dibawa itu akan terdapat dua kali lipat banyaknya dari apa yang dipungut mereka sehari-hari." (Keluaran 16:4-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukan hanya kesukaran, kelimpahan juga dapat menjadi sarana bagi Tuhan untuk menguji iman umat-Nya. Memang adalah jamak ketika mengalami masa sukar orang berkata bahwa Tuhan sedang menguji dirinya. Namun sesungguhnya Tuhan juga menguji iman mereka melalui masa kelimpahan. Sebab merupakan kecenderungan manusia untuk mencari Tuhan di masa sulit tetapi melupakan Dia di masa mudah. Umumnya ketika mengalami tantangan orang mencari Tuhan dan berdoa. Sebaliknya ketika mengalami berkat mereka mengabaikan Tuhan dan tidak merasa perlu untuk menaati firman-Nya. Itulah sebabnya Tuhan juga menguji iman umat-Nya melalui berkat yang Ia limpahkan kepada mereka.

 

Hal itulah yang Allah utarakan di dalam Keluaran 16. Melalui berkat dalam bentuk makanan yang diturunkan-Nya setiap pagi bagi umat-Nya Ia menguji mereka. Apabila umat-Nya percaya kepada firman-Nya, maka walaupun Tuhan menyediakan berkat yang berlimpah-limpah namun mereka akan tetap mengambil makanan yang disebut sebagai manna itu secukupnya saja. Sebab mereka percaya bahwa Tuhan setia kepada firman-Nya dan pasti esok Ia akan kembali menurunkan manna bagi mereka. Namun bila mereka meragukan kesetiaan Tuhan, maka di dalam rasa kuatir dan serakah mereka akan mengumpulkan secara berlebih-lebihan. Singkat kata, keserakahan berjalan seiring dengan sikap tidak beriman. Sedangkan orang yang beriman tidak akan merasa kuatir akan hari esok.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah hal yang Anda kuatirkan tentang hari esok Anda? Apakah yang harus Anda lakukan untuk mengatasi rasa kuatir tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan Engkau melimpahi umat-Mu dengan berkat dan menguji hati mereka dengan berkat itu. Sebab di dalam segala keadaan Engkau menghendaki agar umat-Mu percaya kepada-Mu dan menaati firman-Mu tanpa keraguan. Tuhan, ampunilah diriku apabila di dalam kekuatiran aku hidup di dalam keserakahan. Penuhilah hatiku dengan iman sehingga aku dapat menghadapi hari esok tanpa kebimbangan. Mampukan diriku untuk mengendalikan keinginan hatiku sehingga hidupku memuliakan nama-Mu.

 

Tuhan, aku bersyukur untuk pemeliharan dan perlindungan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan ke dalam tangan-Mu. Sempurnakanlah semua itu agar mendatangkan kebaikan bagi diriku maupun sesamaku serta memuliakan nama-Mu. Roh Kudus, bimbinglah diriku agar hidupku semakin berkenan kepada Tuhan. Kurendahkan hatiku untuk meninggikan diri-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus yang memelihara hidupku aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.