Kamis, 25 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mazmur 100:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. 21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (Matius 25:20-21)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukan hanya penting untuk mempercayai Tuhan, namun adalah juga penting untuk hidup dipercaya oleh Tuhan. Sebagai umat-Nya tentu kita wajib untuk mempercayai Tuhan. Sementara itu agar kita dipercaya oleh Tuhan maka kita juga wajib untuk hidup secara bertanggungjawab. Sikap bertanggung jawab tersebut dapat dilihat dari bagaimana kita mengelola apa yang Tuhan percayakan kepada diri kita, seperti misalnya waktu, kemampuan, rumah tangga, pekerjaan dan kesempatan untuk bersekolah. Apabila kita mengelola semua itu secara bertanggung jawab maka Ia akan meningkatkan kepercayaan-Nya kepada diri kita dan akibatnya hidup kita akan semakin maju dan diberkati.

 

Yesus mengajar tentang pentingnya untuk hidup dapat dipercaya oleh Tuhan ini kepada para murid-Nya. Sebagaimana yang dicatat di dalam Matius 25, Ia menceritakan tentang tiga orang hamba yang memperoleh kepercayaan dalam bentuk talenta oleh tuannya. Hamba yang mengelola talenta-talenta tersebut secara bertanggung jawab, yaitu dengan melipatgandakannya, memperoleh pujian dan tambahan kepercayaan dari sang tuan. Sedangkan hamba yang tidak mengelolanya secara bertanggung jawab mengalami hukuman. Melalui perumpamaan itu Tuhan Yesus menjelaskan bahwa adalah penting untuk hidup secara bertanggung jawab sehingga kita dapat dipercaya oleh Tuhan.

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah selama ini Anda sudah hidup secara bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang Tuhan berikan? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan untuk semua hal yang telah Engkau percayakan kepadaku. Melaluinya Engkau melatih diriku untuk menjadi orang dapat lebih dipercaya. Oleh sebab itu tolonglah diriku agar aku aku memiliki sikap bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang telah Engkau berikan kepadaku. Berikan kepadaku hikmat agar aku sanggup mengelola semua yang Engkau percayakan kepadaku sesuai dengan maksud-Mu. Jadikanlah aku hamba yang baik dan setia serta menyenangkan hati-Mu.

 

Aku menyerahkan hidupku hari ini ke dalam tuntunan-Mu. Pimpinlah aku agar aku dapat mengembangkan kesempatan yang Engkau berikan kepadaku. Tolonglah aku agar aku mampu mengisi waktuku dengan hal-hal yang berguna, baik bagi diriku, sesamaku dan terlebih lagi bagi kemuliaan-Mu. Sertai diriku dengan keberhasilan dan berkatilah apapun yang aku kerjakan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku yang mulia aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 25

Mazmur 25

Kejadian 49-50

 


  

Kamis, 25 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. (Mazmur 119:10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. 9 Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.(Mazmur 25:8, 9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Terpujilah Engkau ya Allah yang baik dan benar. Oleh kemurahan-Mu Engkau menolong aku untuk keluar dari jalan yang sesat dan membawa diriku untuk hidup sesuai dengan kebenaran-Mu. Tuhan, ajarlah aku agar tidak menjadi sombong namun bersedia mengikuti pimpinan-Mu dan menaati perintah-perintah-Mu. Tunjukkanlah ya Tuhan kepadaku jalan-jalan yang harus kutempuh sehingga hidupku menyenangkan hati-Mu.

 

Tuhan, aku menyadari betapa aku memerlukan tuntunan-Mu di dalam hidupku. Hanya oleh pertolongan-Mu aku mampu membuat keputusan-keputusan yang tepat di dalam seluruh aspek kehidupanku. Terangilah jalanku dengan firman-Mu dan jadikanlah diriku terang bagi orang-orang di sekitarku. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Kamis, 25 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu! (Mazmur 85:8)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

18 Juga saudara-saudaranya datang sendiri dan sujud di depannya serta berkata: "Kami datang untuk menjadi budakmu." 19 Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah? 20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. (Kejadian 50:18-20)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah sanggup mengubah rencana yang jahat terhadap umat-Nya untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka. Hal ini tidak terlepas dari kebaikan Tuhan terhadap umat-Nya dan ketidakterbatasan dari kuasa-Nya. Karena Tuhan baik itu sebabnya Ia selalu merencanakan hal yang baik bagi umat-Nya. Di saat yang sama, karena kuasa-Nya tidak terbatas itu sebabnya rencana-Nya bagi umat-Nya itu tidak akan pernah gagal. Bukan itu saja, ketika orang merencanakan hal yang jahat terhadap umat-Nya, Allah di dalam kemahabaikan dan kemahakuasaan-Nya itu akan mengubahnya untuk mendatangkan kebaikan bagi umat-Nya.

 

Hal itulah yang dikemukakan Yusuf kepada saudara-saudaranya seperti yang dicatat di dalam Kejadian 50. Ia berkata bahwa saudara-saudaranya telah merancangkan hal yang buruk terhadap dirinya, yaitu karena Allah bermaksud untuk memberkati Yusuf lebih daripada mereka. Mereka menjual Yusuf menjadi seorang budak sehingga Yusuf tiba di Mesir. Namun melalui keadaan itu Allah di dalam kemahabaikan dan kemahakuasaan-Nya justru membuka pintu bagi Yusuf untuk menjadi raja muda di Mesir. Sehingga dengan demikian rencana-Nya bagi Yusuf tergenapi, serta Yusuf menjadi berkat bagi bangsa Mesir dan keluarganya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagimana seharusnya sikap Anda ketika orang merencanakan yang jahat terhadap diri Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan yang penuh dengan kasih, aku bersyukur kepada-Mu karena rencana-Mu senantiasa baik bagi diriku. Tidak pernah Engkau berniat jahat terhadap diriku. Sebaliknya dengan kuasa-Mu yang tidak terbatas Engkau mengubah semua rancangan jahat yang dibuat oleh orang-orang yang memusuhi diriku untuk mendatangkan kebaikan bagi hidupku. Oleh karena itu tolonglah aku agar hidup dengan setia di dalam rencana-Mu, meskipun berbagai tantangan dan kesulitan aku alami di dalam perjalanan hidup yang aku lalui. Aku percaya bahwa rencana-Mu yang baik bagi diriku tidak akan pernah gagal.

 

Tuhan yang penuh anugerah, aku bersyukur untuk penyertaan-Mu di dalam hidupku di sepanjang hari ini. Aku percaya bahwa Engkau memegang kendali atas hidupku. Aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan dan yang telah aku alami di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Aku percaya bahwa semua yang telah terjadi di dalam hidupku pada hari ini berada di dalam kedaulatan-Mu, sehingga hatiku limpah dengan damai sejahtera. Di dalam nama Yesus Kristus aku bersyukur dan memohon, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.