Selasa, 23 Januari
2018
Pukul 18:00 -
22:00
Ibadah Malam
Pengantar Ibadah
8 Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak
dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur. 9 Dengan tenteram
aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN,
yang membiarkan aku diam dengan aman. (Mazmur 4:8, 9)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih
sendiri.
Bacaan Alkitab
3 Lalu firman-Nya: "Akulah
Allah, Allah ayahmu, janganlah takut pergi ke Mesir, sebab Aku akan membuat
engkau menjadi bangsa yang besar di sana. 4 Aku sendiri akan menyertai engkau
pergi ke Mesir dan tentulah Aku juga akan membawa engkau kembali; dan tangan
Yusuflah yang akan mengatupkan kelopak matamu nanti."
5 Lalu berangkatlah Yakub dari
Bersyeba, dan anak-anak Israel membawa Yakub, ayah mereka, beserta anak dan
isteri mereka, dan mereka menaiki kereta yang dikirim Firaun untuk
menjemputnya. 6 Mereka membawa juga ternaknya dan harta bendanya, yang telah
diperoleh mereka di tanah Kanaan, lalu tibalah mereka di Mesir, yakni Yakub dan
seluruh keturunannya bersama-sama dengan dia. 7 Anak-anak dan cucu-cucunya
laki-laki dan perempuan, seluruh keturunannya dibawanyalah ke Mesir. (Kejadian
46:3-7)
Pengantar untuk Renungan
Allah sanggup memberkati umat-Nya tanpa bergantung kepada
tempat di mana kita sedang berada. Adakalanya orang berpendapat bahwa ia tidak
dapat mengalami keberhasilan karena dirinya berada di tempat yang sukar. Dengan
kata lain, ia beranggapan bahwa keberhasilan dirinya tergantung kepada lokasi
dan bukan kepada Allah. Atau, kalaupun ia percaya bahwa hidupnya tergantung
kepada Allah, namun Allah tidak dapat memberkati karena Ia dibatasi oleh lokasi.
Padahal yang benar adalah bahwa Allah tidak dapat dibatasi oleh apapun juga. Lokasi
yang sukarpun tidak akan mampu membatasi kesanggupan-Nya. Itu sebabnya Ia
sanggup untuk memberkati umat-Nya di manapun mereka sedang berada.
Hal tersebut Allah kemukakan di dalam Kejadian 46. Kepada Yakub
Ia berkata agar jangan takut untuk pergi ke Mesir guna tinggal bersama dengan
anaknya, yaitu Yusuf. Allah berjanji bahwa Ia akan membuat Yakub menjadi bangsa
yang besar di negeri Mesir. Dengan kata lain, Allah akan menggenapi janji yang
pernah Ia ucapkan kepada Abraham dan Ishak, yaitu kakek dan ayah dari Yakub, walaupun
Yakub tinggal di Mesir. Singkat kata, Ia sanggup memberkati Yakub di manapun
dirinya sedang berada. Tidak ada keadaan yang sesukar apapun juga yang dapat
membatasi Allah untuk menggenapi janji-Nya.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Jika Allah tidak dapat dibatasi oleh lokasi, lalu menurut
Anda apakah yang membatasi berkat-Nya atas diri Anda?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan, ampunilah diriku karena adakalanya aku meragukan
kemampuan dan kebaikan-Mu. Sehingga sebaliknya dengan sungguh-sungguh
bergantung kepada-Mu, aku acapkali lebih mengandalkan manusia dan diriku
sendiri. Padahal sikap bimbang inilah yang membatasi diriku dari mengalami
berkat-berkat-Mu. Tuhan, tambahkanlah imanku dan tolonglah diriku untuk tetap
berserah kepada-Mu serta menaati firman-Mu. Sehingga di manapun dan di dalam
situasi yang bagaimanapun aku tetap dapat mengalami seluruh kebaikan dan berkat-berkat-Mu.
Ya, Allahku, aku berterima kasih untuk kesempatan yang telah
Engkau berikan kepadaku untuk menikmati kemurahan-Mu di sepanjang hari ini. Engkau
telah membuka berbagai kesempatan yang indah bagi diriku untuk mengalami kasih
setia-Mu. Engkau juga menjamin masa depanku dengan hari esok yang indah dan
penuh pengharapan. Aku mengucap syukur dan memasrahkan seluruh hidupku ke dalam
tangan-Mu melalui Yesus Kristus, Sang Pengantara yang Tunggal. Amin.
Doa Syafaat
Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan
dukungan doa Anda.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).