Jumat, 19 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang. (Mazmur 119:145)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku." 22 Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.(Matius 19:21, 22)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang tidak akan dapat menjadi pengikut Kristus yang sejati apabila dirinya masih menyembah berhala. Yang dimaksudkan dengan berhala adalah apa saja yang lebih diutamakan daripada Tuhan. Hal tersebut dapat berupa kedudukan, pendapat diri sendiri dan tentu termasuk didalamnya adalah harta. Apabila seseorang lebih mengutamakan hartanya dibandingkan Tuhan maka yang bersangkutan telah menyembah hartanya dan menjadikan harta itu sebagai tuhannya.

 

Hal itulah yang terjadi atas diri anak muda yang kaya sebagaimana yang dicatat di dalam Matius 19. Yang bersangkutan tidak bersedia mengikuti perintah Tuhan Yesus agar ia membagikan hartanya kepada orang miskin dan kemudian mengikut Tuhan. Ia lebih mengasihi hartanya dibandingkan mengikuti firman Tuhan. Dengan kata lain, ia lebih mengutamakan hartanya dibandingkan Tuhan. Bukan berarti bahwa pengikut Kristus tidak boleh memiliki harta, namun kita wajib berhati-hati agar tidak menjadikan harta itu sebagai berhala kita. Sebab sebagai akibat harta itulah yang akan menjadi penghalang bagi kita untuk menjadi pengikut Kristus yang sejati.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, apakah contoh dari tindakan-tindakan yang menjadikan harta sebagai berhala?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, tolong diriku agar aku benar-benar menjadikan Engkau sebagai satu-satunya Tuhan di dalam hidupku. Ampunilah aku apabila aku masih memiliki berhala di dalam hidupku, entah itu berupa karier, kebanggaan diri, pendapat yang bertentangan dengan firman-Mu, dan semua hal lain yang lebih aku utamakan dari diri-Mu. Tuhan tolonglah diriku agar memiliki kepekaan sehingga dapat mengetahui bilamana yang ada padaku telah berubah menjadi berhala di dalam hidupku.

 

Tuhan aku bersyukur untuk hari ini. Engkau memberikan kesempatan yang baru bagi diriku untuk hidup berkenan kepada-Mu, dan mengalami semua kebaikan-Mu. Tolonglah aku agar dapat berjalan sesuai dengan kehendak-Mu dan jadikanlah semua yang aku kerjakan hari ini memuliakan nama-Mu. Aku yakin kalau aku melakukannya untuk menyenangkan hati-Mu maka Engkau pasti akan menjadikannya berhasil. Kepada-Mu ya Tuhan Yesus aku memanjatkan doaku ini. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 19

Mazmur 19

Kejadian 37-38

 


  

Jumat, 19 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya; (Mazmur 86:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. 9 Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. 10 Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 11 lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.(Mazmur 19:8-11)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan aku bersyukur karena melalui firman-Mu Engkau mengungkapkan kodrat dan sifat-Mu kepadaku. Melalui firman-Mu aku menemukan kebahagiaan yang sejati. Firman-Mu tidak berubah, sehingga aku tidak pernah meragukan setiap janji-Mu. Oleh sebab itu setiap firman-Mu kusimpan di dalam lubuk hatiku dan itu memberi kekuatan bagi jiwaku. Tuhan, berikan kepadaku hati yang senantiasa haus untuk merenungkan firman-Mu, agar aku menjadi orang yang bijaksana. Tolonglah aku untuk menaati firman-Mu sehingga semua yang Engkau janjikan melalui firman-Mu sungguh-sungguh aku alami di dalam hidupku.

 

Tuhan kembali aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Ya Allah Sang Pembela dan tempat perlindunganku, kepada-Mu aku datang berteduh. Batu karang yang kokoh, kota benteng hidupku, di dalam Engkau aku mengalami damai sejahtera. Peganglah masa depanku ya Tuhan dan bawalah diriku di jalan-jalan-Mu. Jadikanku saluran kasih-Mu bagi orang-orang di sekitarku sehingga nama-Mu dikenal dan mereka mengagungkan Engkau. Di dalam nama Yesus yang mendengar permohonanku, aku memanjatkan doaku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Jumat, 19 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku. (Mazmur 118:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya. 6 Karena katanya kepada mereka: "Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini: 7 Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu." 8 Lalu saudara-saudaranya berkata kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami? Apakah engkau ingin berkuasa atas kami?" Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena mimpinya dan karena perkataannya itu. (Kejadian 37:5-8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Hidup diberkati Tuhan tidak selalu berarti hidup bebas dari kesukaran. Tidak jarang untuk mengalami berkat Tuhan tersebut kita harus melewati berbagai kesukaran terlebih dahulu. Diantaranya yaitu karena perasaan iri orang lain yang melihat kita telah diberkati dan mendengar bahwa kita akan semakin diberkati. Memang tidak semua orang akan merasa senang ketika mengetahui orang lain diberkati Tuhan, apalagi bila diberkati melebihi dirinya. Namun apabila kita melewati masa sukar tersebut dengan tetap berserah kepada Tuhan maka Ia akan mengubah semua kesukaran menjadi pintu untuk mengalami berkat-Nya yang lebih besar.

 

Itulah yang dialami oleh Yusuf sebagaimana yang dicatat di dalam Kejadian 37. Tuhan memberkati dirinya dengan dicintai oleh ayahnya lebih dari saudara-saudaranya. Allah juga menjelaskan kepada dirinya melalui mimpi bahwa Ia akan mengangkat Yusuf di atas saudara-saudaranya. Hal ini menimbulkan rasa iri di hati kakak-kakaknya dan mendatangkan kesukaran bagi dirinya. Alhasil saudara-saudaranya menjual Yusuf sebagai budak dan ia dibawa ke Mesir. Di dalam seluruh rangkaian kesukaran yang ia alami tersebut Yusuf tetap berserah kepada Tuhan. Sebagai akibat maka berkat yang Allah rencanakan bagi dirinya sungguh-sungguh ia alami bahkan ia dapat menjadi saluran berkat Tuhan bagi saudara-saudaranya yang semula membenci dirinya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus menjadi sikap Anda ketika melihat orang lain diberkati lebih dari diri Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah aku agar ketika aku diberkati diriku tidak menjadi sombong, dan di saat aku melihat orang lain lebih diberkati dibandingkan diriku aku tidak menjadi iri hati. Sebaliknya ketika aku diberkati aku tetap hidup di dalam sikap rendah hati dan berserah kepada-Mu. Sehingga kalaupun aku mengalami kesukaran imanku tidak menjadi goyah. Demikian juga ketika aku melihat orang lain diberkati aku dapat ikut bersukacita bersama dengan mereka sebab aku tahu bahwa Engkau baik untuk semua orang.

 

Tuhan yang penuh kemurahan, aku juga berterima kasih untuk hari ini yang telah aku lalui bersama dengan diri-Mu. Oleh anugerah-Mu aku telah menjalaninya di dalam tuntunan dan pertolongan-Mu. Walaupun aku tidak dapat memahami seluruh rencana-Mu bagi diriku namun aku percaya bahwa kehendak-Mu selalu yang terbaik bagi diriku. Aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Bentuklah diriku sesuai dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Juruselamatku aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.