Rabu, 17 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

3 Ya Allah, selamatkanlah aku karena nama-Mu, berilah keadilan kepadaku karena keperkasaan-Mu! 4 Ya Allah, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada ucapan mulutku! (Mazmur 54:3, 4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

19 Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" 20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana,maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. (Matius 17:19, 20)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Apabila upaya manusia menghasilkan dampak yang terbatas, maka iman mendatangkan dampak yang melampaui keterbatasan kita. Memang kita harus bekerja dengan segenap tenaga, yaitu sebagai sikap bertanggung jawab terhadap kemampuan yang Tuhan telah berikan. Namun di saat yang sama kita juga harus menyadari bahwa kemampuan manusia adalah terbatas sedangkan kemampuan Allah bersifat tidak terbatas. Itu sebabnya iman kepada Tuhan akan menyanggupkan kita untuk melakukan hal-hal yang jauh lebih besar daripada kesanggupan manusiawi kita.

 

Seperti yang ditulis di dalam Matius 17, kebenaran inilah yang diajarkan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya. Di situ dicatat Ia berkata kepada para murid-Nya bahwa karena kurang percaya maka mereka tidak mampu mengusir setan. Padahal kalau saja mereka memiliki iman yang sebesar biji sesawi, biji yang berukuran sangat kecil, maka mereka akan mampu memindahkan gunung dengan perkataan mereka. Singkat kata, walaupun kemampuan manusia terbatas namun iman akan menolong umat Tuhan untuk melakukan hal-hal yang jauh lebih besar dari keterbatasan mereka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang menjadi penghalang bagi Anda untuk mewujudkan hal-hal yang Anda harapkan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Engkau adalah pribadi yang tak terbatas. Engkau mampu melakukan apapun juga. Berbeda dengan diri-Mu, aku menyadari bahwa diriku terbatas. Tolong aku ya Tuhan untuk lebih mengandalkan Engkau daripada kemampuanku sendiri. Sehebat apapun usaha yang aku lakukan ternyata hanya menghasilkan dampak yang terbatas. Sebaliknya bila aku mempercayai kasih dan kuasa-Mu maka Engkau akan menyanggupkan diriku untuk melakukan hal-hal yang lebih besar dari yang mampu aku lakukan.

 

Tuhan aku menyerahkan hidupku sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Jadikan diriku berkat dan teladan bagi orang-orang di sekelilingku. Tolong aku untuk hidup bertanggung jawab atas apa yang Engkau percayakan kepadaku dan tetap bersandar kepada-Mu. Tuntunlah aku di dalam jalan-jalan-Mu dan sertailah hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus yang penuh kuasa aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 17

Mazmur 17

Kejadian 33-34

 


  

Rabu, 17 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa. (Mazmur 67:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu 9 terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku, terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku.(Mazmur 17:8, 9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Engkau pribadi yang peduli dan mengasihi aku. Kasih dan kesetiaan-Mu tidak pernah berubah terhadap diriku. Takkan Engkau biarkan aku mengalami bahaya seorang diri. Hanya di dalam naungan-Mu aku merasa aman. Aku percaya Engkau akan meluputkan aku dari semua orang yang berniat buruk terhadap diriku. Tidak ada satupun rencana jahat yang akan menimpa aku jika Engkau menjaga diriku. DI dalam pemeliharaan-Mu aku merasakan tenang dan damai di dalam segala keadaan.

 

Ya Tuhan, tuntunlah diriku yang terbatas ini. Berikanlah aku kekuatan dan hikmat-Mu di dalam melaksanakan tugas-tugasku di sepanjang hari. Apapun yang aku lakukan kiranya Engkau memberkatinya sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang. Tolonglah aku ya Tuhan agar hidupku tidak menjadi batu sandungan melainkan menjadi saluran berkat bagi orang-orang di sekitarku. Hanya dengan demikian hidupku menjadi hidup yang bermakna dan bukan sia-sia. Di dalam Yesus Kristus aku menaikkan permohonanku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Rabu, 17 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. 5 Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mazmur 25:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Yakubpun melayangkan pandangnya, lalu dilihatnyalah Esau datang dengan diiringi oleh empat ratus orang. Maka diserahkannyalah sebagian dari anak-anak itu kepada Lea dan sebagian kepada Rahel serta kepada kedua budak perempuan itu. 2 Ia menempatkan budak-budak perempuan itu beserta anak-anak mereka di muka, Lea beserta anak-anaknya di belakang mereka, dan Rahel beserta Yusuf di belakang sekali. 3 Dan ia sendiri berjalan di depan mereka dan ia sujud sampai ke tanah tujuh kali, hingga ia sampai ke dekat kakaknya itu. 4 Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka. (Kejadian 33:1-4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tidak ada hati manusia yang Allah tidak sanggup untuk mengubahnya. Tuhan adalah pribadi yang kuasa-Nya tidak terbatas. Oleh sebab itu apa yang manusia tidak sanggup untuk mengerjakannya Ia mampu untuk melakukannya. Apabila kita tidak dapat mengendalikan hati orang lain, sesungguhnya Allah sanggup mengarahkan hati manusia seperti yang Ia kehendaki. Hati yang sekeras apapun juga bagaikan batang air di tangan-Nya. Ia mampu mengalirkannya ke manapun Ia menghendakinya.

 

Kesanggupan-Nya ini terlihat di dalam perubahan hati Esau sebagaimana yang dicatat di dalam Kejadian 33. Allah memadamkan rasa dendam di hati Esau terhadap Yakub, adiknya yang pernah menipu dirinya. Sehingga sebaliknya dari mencelakakan sang adik, seperti yang semula diduga oleh Yakub, justru Esau memeluk Yakub dan menangis dengan penuh kasih sayang. Artinya tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Ia sanggup melumerkan hati yang telah membatu dan menyembuhkan hati yang terluka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengubah hati orang yang berniat buruk terhadap diri Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan Engkau mampu melakukan apa yang tidak mampu aku kerjakan. Kuasa-Mu yang tak terbatas mampu mengubah apapun juga termasuk hati manusia. Oleh karena itu Engkau sanggup mengubah hati orang-orang yang berniat buruk terhadap diriku. Aku memohon agar Tuhan memberkati mereka dan menjamah hati mereka. Tunjukkanlah kepada mereka kebenaran-Mu. Kiranya Engkau mengampuni mereka yang telah mereka-rekakan hal yang jahat bagi diriku. Biarlah hidup mereka dipenuhi kasih-Mu.

 

Bapa yang baik, aku bersyukur atas perlindungan dan penjagaan-Mu di sepanjang hari ini. Oleh kasih karunia-Mu aku boleh melalui hari ini di dalam penyertaan-Mu. Tak pernah sedetikpun Engkau meninggalkanku. Aku menyerahkan apapun yang aku lakukan hari ini ke dalam tangan-Mu. Kiranya hidupku sesuai kehendak-Mu dan menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Putra Tunggal-Mu aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.