Rabu, 10 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! (Mazmur 34:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, 6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. 7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. 16 Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati." (Matius 10:5-7, 16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Untuk menghadapi tantangan kehidupan diperlukan sikap cerdik dan tulus. Kedua-duanya diperlukan secara sekaligus. Sebab bila kita hanya memiliki hati yang tulus namun kurang cerdik di dalam menghadapi akal bulus orang lain maka kita akan menderita banyak kerugian. Sebaliknya apabila kita hanya memiliki akal yang cerdik namun tidak memiliki hati yang tulus maka kita yang akan merugikan banyak orang. Oleh sebab itu kita harus mampu berpikir dengan cerdik namun juga berhati tulus.

 

Pentingnya kedua sikap ini dikemukakan oleh Tuhan Yesus di dalam Matius 7. Ia menjelaskan kepada para pengikut-Nya bahwa mereka adalah bagaikan domba yang hidup di tengah-tengah serigala. Oleh sebab itu mereka harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Kalau kita cerdik seperti merpati maka kita akan banyak diakali orang lain. Sebaliknya bila kita tulus seperti ular maka kita yang akan banyak mengakali orang. Dengan kata lain kita perlu memohon agar Tuhan memberi kita akal budi yang cerdik dan hati yang tulus supaya dengan demikian kita dapat menjadi saksi Kristus yang efektif di dunia.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, mana yang lebih Anda perlukan, akal yang cerdik atau hati yang tulus? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan tidak pernah Engkau bermaksud mencurangi umat-Mu. Engkau adalah pribadi yang sangat tulus. Oleh sebab itu apapun yang Engkau katakan dan lakukan selalu membawa kebaikan bagi umat-Mu. Namun juga pribadi yang penuh hikmat sehingga setiap keputusan-Mu selalu tepat dan tidak pernah meleset. Di dalam hikmat-Mu Engkau menjadikan semuanya indah dan penuh makna. Tuhan ketulusan dan hikmat-Mu membuat aku merasa aman untuk berjalan di dalam rancangan-rancangan-Mu.

 

Bapa yang penuh hikmat, aku mempercayakan hidupku sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Berikan hikmat-Mu kepada diriku agar aku mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah, dan sanggup mengetahui mana yang sempurna di antara semua hal yang baik. Tuntunlah diriku dengan Roh Kudus-Mu agar aku senantiasa hidup di dalam sikap yang tulus. Sehingga dengan demikian aku dapat hidup menjadi saksi-Mu dan mengisi hidupku di sepanjang hari ini dengan kehidupan yang penuh makna. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 10

Mazmur 10

Kejadian 19-20

 

 


  

Rabu, 10 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. (Mazmur 119:27)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri. Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak yatim Engkau menjadi penolong. (Mazmur 10:14)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan yang penuh rahmat, Engkau tidak pernah memandang remeh orang yang dalam keadaan tidak berdaya. Hati-Mu selalu dekat dengan mereka yang berada di dalam keadaan menderita dan bersusah hati. Tangan-Mu selalu siap untuk diulurkan menolong mereka yang lemah. Oleh sebab itu seruan mereka tidak pernah Engkau abaikan. Engkau menentang orang yang congkak namun mengasihani orang yang berseru kepada-Mu memohon belas kasihan-Mu.

 

Aku merendahkan diriku di hadapan-Mu. Kasihanilah aku, dan tolonglah diriku. Aku bergantung kepada-Mu di setiap waktu. Tuhan, tetapkanlah langkah-langkah kakiku. Kuatkanlah hatiku dan teguhkanlah jiwaku. Aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan pertolongan-Mu. Tunjukkan belas kasihan-Mu kepadaku sehingga semua orang akan melihat betapa besar kasih setia-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus aku memohon melalui doa ini. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 


  

Rabu, 10 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan. (Mazmur 85:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Demikianlah pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di Lembah Yordan dan menunggangbalikkan kota-kota kediaman Lot, maka Allah ingat kepada Abraham, lalu dikeluarkan-Nyalah Lot dari tengah-tengah tempat yang ditunggangbalikkan itu. (Kejadian 19:29)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Doa syafaat sangatlah bermanfaat. Sehingga apabila di masa kini kita mengalami kebaikan Tuhan maka hal tersebut tidak jarang adalah karena peranan dari orang-orang yang telah berdoa syafaat bagi kita. Sebab bukan saja Tuhan memperhatikan permohonan kita bagi diri kita sendiri, Ia juga tidak akan mengabaikan doa kita bagi orang lain. Dengan kata lain pentingnya doa syafaat tidak boleh diremehkan. Melalui doa syafaat, atau doa permohonan bagi orang lain tersebut kita memberkati orang-orang yang kita doakan.

 

Hal tersebut dialami oleh Lot sebagaimana yang dicatat di dalam Kejadian 19. Ketika Tuhan menghukum kota Sodom dan Gomora oleh sebab keberdosaan mereka maka ingatlah Tuhan kepada Abraham. Yang dimaksud di situ adalah bahwa Tuhan teringat kepada Abraham, yang sebagaimana dicatat di dalam Kejadian 18 telah bersyafaat dengan memohon belas kasihan Tuhan bagi orang benar yang hidup di antara penduduk kota Sodom. Sebagai akibat Tuhan menyelamatkan Lot dari tengah-tengah kota yang sedang mengalami penghukuman-Nya tersebut. Hal ini menegaskan bahwa doa syafaat tidaklah akan sia-sia namun akan mendatangkan jawaban Tuhan tepat pada waktunya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mana yang lebih banyak dilakukan orang, berdoa syafaat bagi orang lain atau berdoa bagi diri sendiri? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Engkau memberkati diriku agar diriku menjadi berkat bagi orang lain. Engkau mengajar diriku untuk hidup bukan hanya bagi diriku sendiri. Engkau telah menjadi teladan bagi diriku untuk melakukannya. Engkau datang ke dunia bukan untuk dilayani namun untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Mu sebagai tebusan bagi banyak orang. Oleh karena itu Tuhan tolonglah diriku agar di dalam doaku aku juga bukan hanya memikirkan diri sendiri saja, namun juga bersikap peduli terhadap keadaan orang lain. Dengan demikian barulah aku dapat hidup lebih luas dari diriku sendiri yang terbatas ini.

 

Tuhan kembali aku berterima kasih untuk kebaikan-Mu yang telah aku alami sepanjang hari ini. Aku bersyukur karena Engkau senantiasa mempedulikan diriku dan tidak sekalipun Engkau membiarkan diriku berjalan seorang diri. Engkau selalu menyertai diriku dan menuntun diriku. Sungguh tidak terbilang berkat-Mu bagi diriku. Aku menyerahkan seluruh hidupku dan masa depanku ke dalam anugerah-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.