Senin, 1 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

Pengantar Ibadah

 

10 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; 11 sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan. (Mazmur 57:10-11)

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit)

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. 2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, 3 Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, 4 Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, 5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, 6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria. (Matius 1:1-6)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Masa lampau yang kelam tidak selalu berarti masa depan yang gelap. Setiap orang pasti memiliki masa lampau, dan tidak jarang masa lampau tersebut bukanlah masa yang menyenangkan untuk dikenang. Pada umumnya, orang akan berupaya untuk menutupi dan melupakan masa lampaunya yang pahit. Namun sesungguhnya tangan Tuhan sanggup menghapus masa lampau yang sekelam apapun juga. Di dalam kasih-Nya, Ia menerima kita apa adanya dan membentangkan masa depan yang baru serta cemerlang bagi orang yang hidup di dalam rencana-Nya.

 

Hal itulah yang dialami oleh empat, di antara lima perempuan yang namanya ditulis di dalam silsilah Tuhan Yesus di Matius 1. Keempat mereka yaitu, Tamar, Rahab, Rut dan Batsyeba yang adalah istri Uria, memiliki masa lampau yang sangat pahit. Bahkan Rahab adalah perempuan Kanaan dan Rut adalah perempuan Moab, artinya mereka bukan berasal dari bangsa Israel. Namun Allah menerima mereka, menghapuskan masa lampau mereka dan melibatkan mereka di dalam rencana-Nya untuk menghadirkan Yesus, Sang Mesias, di dunia. Kasih dan anugerah Allah yang sangat besar itulah yang memungkinkan kita untuk menatap hari depan dengan penuh pengharapan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apa yang perlu Anda lakukan dengan masa lampau Anda yang kelam?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, dengan berharap kepada kasih-Mu aku melangkah memasuki tahun yang baru ini. Dengan bersandar kepada anugerah-Mu aku menatap hari depan di dalam iman. Aku bersyukur kepada-Mu untuk semua kebaikan-Mu yang telah aku alami di tahun yang silam. Aku yakin Engkau belum selesai berkarya di dalam hidupku. Masih banyak hal-hal besar yang akan Engkau kerjakan di dalam dan melalui diriku. Oleh sebab itu, ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan hidupku.

 

Gembala yang baik dan yang menyerahkan nyawa-Nya bagi kawanan domba-Nya, aku memohon tuntunan-Mu bagi hidupku. Bawalah aku di jalan-jalan-Mu. Bimbinglah aku ke padang rumput yang hijau dan air yang tenang. Kalaupun aku harus melewati lembah kekelaman aku tidak akan takut kepada bahaya, sebab Engkau selalu menyertai diriku. Tuhan kepada-Mu aku berlindung dan aku tidak akan goyah. Di dalam nama-Mu ya Tuhan Yesus, aku memanjatkan ucapan syukur dan doaku ini, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Leksionari untuk hari ini:

Matius 1

Mazmur 1

Kejadian 1-2

 


  

Senin, 1 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

Pengantar Ibadah

 

Hai gembala Israel, pasanglah telinga, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba! Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar. (Mazmur 80:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. 3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Mazmur 1:1-3)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, firman-Mu memberikan jaminan kebahagiaan bagi hidupku. Engkau berjanji bahwa orang yang kesukaannya merenungkan firman-Mu siang dan malam akan mengalami keberhasilan di segala keadaan dan di dalam apa saja yang ia perbuat. Oleh sebab itu, apapun yang akan aku hadapi di sepanjang tahun ini asal diriku berjalan di dalam tuntunan firman-Mu dan hidup di dalam penyertaan-Mu, maka hidupku tidak akan tergoyahkan oleh apapun juga. Firman-Mu akan menjadikan hidupku produktif dan penuh dengan makna.

 

Di hari pertama tahun ini, Aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Lebih dari semua hal, aku memohon penyertaan-Mu dan tuntunan firman-Mu di sepanjang hidupku di tahun ini. Bawalah diriku untuk semakin dekat dengan Engkau, bentuklah diriku agar hidupku semakin bermakna dan jadikan hidupku semakin berkenan kepada-Mu. Pakailah diriku untuk menjadi berkat bagi sesamaku dan memuliakan nama-Mu di manapun aku berada. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 1 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

Pengantar Ibadah

 

2 Dengarkanlah kiranya seruanku, ya Allah, perhatikanlah doaku! 3 Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu. (Mazmur 61:2-3a)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. 4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. 5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. (Kejadian 1:1-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan mau dan mampu mengubah keadaan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebagaimana pohon yang baik akan selalu menghasilkan buah yang baik demikian pulalah dengan diri Allah. Karena Dia adalah pribadi yang baik, itu sebabnya Ia selalu bekerja dengan maksud yang baik. Selain itu, karena Dia adalah pribadi yang maha kuasa sehingga Tuhan juga sanggup mewujudkan niatan-Nya yang baik itu tanpa ada yang mampu membatasi diri-Nya. Oleh sebab itu, walaupun semua yang ada di dunia bersifat merosot namun Allah sanggup membalik apapun yang Ia kehendaki menjadi lebih baik dari sebelumnya.

 

Hal ini antara lain nampak dari karya Allah di dalam menciptakan alam semesta sebagaimana yang dicatat di dalam Kejadian 1. Sejak dari hari pertama Ia menjadikan semuanya lebih indah dari sebelumnya. Dari ketidakteraturan, Ia menjadikan semuanya serba teratur. Dari kekosongan, Ia mengisinya dengan keindahan. Hal yang sama juga Dia lakukan atas diri kita. Ia menebus kita dari kehidupan yang porak poranda dan membuka lembaran baru sesuai dengan rencana-Nya. Singkat kata, apabila hidup kita berada di dalam tangan Tuhan maka sesungguhnya kita sedang menyongsong masa depan yang indah dan penuh dengan pengharapan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apa yang perlu Anda lakukan agar tahun ini keadaan Anda menjadi lebih baik dibandingkan dengan yang sebelumnya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur karena tidak ada rancangan-Mu yang gagal. Engkau sanggup melakukan apapun yang Engkau kehendaki dan mewujudkan apapun yang Engkau rencanakan. Aku juga bersyukur karena rencana-Mu selalu baik bagi diriku. Oleh sebab itu, aku yakin apabila diriku hidup sesuai dengan tuntunan firman-Mu maka sesungguhnya aku sedang menyongsong masa depan yang lebih indah dari yang telah aku lewati. Engkau sanggup mengubah kehidupanku semakin hari semakin bertambah bermakna.

 

Tuhan, aku juga bersyukur untuk hari pertama di tahun yang baru ini. Engkau dengan kasih setia-Mu telah menuntun diriku di sepanjang hari ini. Sekarang aku berdoa memohon penyertaan-Mu di dalam hari-hari yang akan aku lalui di sepanjang tahun ini. Tetapkan langkah-langkahku dan bawalah diriku semakin hari semakin dekat dengan diri-Mu. Ubahlah diriku agar hidupku semakin hari semakin menyenangkan hati-Mu dan semakin serupa dengan diri-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.