Tanggal 5 April

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! (Mazmur 18:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

13 Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!" 14 Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!" 15 Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya. (Lukas 7:13-15)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kristus sanggup mengubah keputusasaan menjadi masa depan yang penuh dengan pengharapan. Merupakan suatu kenyataan bahwa banyak orang hidup tanpa pengharapan. Menghadapi hari esok mereka merasa putus asa karena berpendapat bahwa diri mereka di dalam keadaan yang tidak berdaya. Keputusasaan ini akan semakin bertambah berat bila persoalan yang menghimpit adalah mustahil untuk diselesaikan oleh manusia. Namun tidak demikian halnya bagi Kristus. Kuasa-Nya tidak terbatas sehingga tidak ada yang mustahil bagi diri-Nya untuk mengerjakannya. Dengan kasih dan kuasa-Nya Ia sanggup menghapus keputusasaan dan membentangkan hari depan yang baru bagi setiap orang yang menyambut anugerah-Nya.

 

Masa depan yang baru itulah yang dialami oleh seorang janda dari kota Nain sebagaimana yang diriwayatkan di dalam Lukas 7. Sebagai seorang janda yang bersangkutan tidak memiliki tempat untuk bersandar. Sedangkan anak laki-lakinya yang tunggal meninggal dunia. Artinya ia tidak memiliki lagi jaminan bagi masa depannya. Sebab di zaman itu anak adalah penjamin kehidupan orang tua di masa mereka telah berusia lanjut. Selain itu, kematian berada di luar kemampuan manusia untuk mengatasinya. Tentu kita tidak merasa heran apabila janda ini berduka dan berputus asa. Namun perjumpaannya dengan Yesus mengubah keadaan. Yesus membangkitkan anak laki-laki dari janda tersebut. Melaluinya Ia menghapus keputusasaan dan membentangkan hidup yang penuh dengan pengharapan bagi diri sang janda tadi.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan bila Anda berjumpa dengan orang yang berputus asa? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, di dalam kasih dan kuasa-Mu aku memperoleh jalan keluar dari keputusasaan dan pintu untuk mengalami hidup di dalam pengharapan. Dengan kasih-Mu Engkau tidak membiarkan diriku menghadapi kesukaran seorang diri, namun Engkau senantiasa mempedulikan keadaanku. Dengan kuasa-Mu Engkau mampu menolong diriku untuk menyelesaikan masalah yang sesukar apapun yang kuhadapi. Kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas itu membuka lembaran masa depan yang indah bagi hidupku. Aku sungguh berterima kasih untuk kemurahan-Mu yang sangat besar itu.

 

Aku berdoa, jadikanlah diriku saluran dari kemurahan-Mu yang memulihkan itu kepada orang-orang yang sedang berputus asa. Supaya melalui kesaksian hidupku mereka dapat mengalami kasih dan kuasa-Mu, sehingga mereka juga akan membuka hati kepada anugerah-Mu. Sertailah dan tuntunlah diriku di sepanjang hari ini untuk berjalan di jalan-jalan-Mu, supaya hidupku tidak sia-sia namun menyenangkan hati-Mu. Tolonglah diriku agar aku dapat hidup di dalam kehidupan yang semakin bermakna, menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang sudah bangkit dari kematian dan membangkitkan pengharapan yang telah mati, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 7

Mazmur 95

Yosua 1-2

 

 

 

 

Music: Bonum Est Confidere

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 5 April

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. (Mazmur 119:10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. 7 Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! 8 Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, 9 pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku. (Mazmur 95:6-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Sang Gembala yang baik, aku bersyukur karena oleh anugerah-Mu aku dapat menjadi umat-Mu dan dengan kasih-Mu Engkau bersedia menuntun hidupku. Aku menyembah-Mu karena Engkaulah yang menciptakan diriku dan yang berhak atas seluruh hidupku. Dengan tangan-Mu yang perkasa Engkau menolong diriku di dalam setiap kesukaran yang aku hadapi. Tidak pernah Engkau membiarkan diriku tersesat dan tidak pernah pula Engkau membiarkan diriku menghadapi bahaya seorang diri. Sungguh besar kemurahan-Mu bagiku.

 

Tuhan yang penuh rahmat, kepada-Mu aku menyerahkan seluruh hidupku. Ampunilah diriku karena adakalanya aku meragukan kasih setia-Mu dan mencobai diri-Mu dengan kebimbanganku terhadap kasih dan kuasa-Mu. Teguhkanlah imanku kepada-Mu, ya Allahku. Ajarlah diriku untuk senantiasa melangkah di jalan-Mu yang benar dan senantiasa memandang kepada kebaikan-Mu. Supaya dengan demikian hidupku dapat menjadi saksi-Mu di manapun Engkau menempatkan diriku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala yang telah menyerahkan nyawa bagi kawanan domba-Nya, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Behute mich, Gott

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 5 April

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, dan biarlah seluruh umat mengatakan: "Amin!" Haleluya! (Mazmur 106:48)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi. 8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. 9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi." (Yosua 1:7-9)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap hati yang tepat terhadap penuntun yang tepat akan membawa kita kepada masa depan yang tepat. Hidup ini bagaikan suatu perjalanan. Dalam hal ini yaitu perjalanan yang melewati jalan-jalan yang belum pernah kita lalui sebelumnya. Oleh karena itu peranan seorang penuntun yang tepat dalam perjalanan tersebut adalah sangatlah penting. Penuntun yang tepat adalah orang yang sangat mengenal jalan-jalan yang akan kita lalui. Apabila kita menaati tuntunannya maka kita akan mencapai tujuan yang kita harapkan. Hanya saja kalaupun tuntunan yang ia berikan adalah tepat namun bila kita mengabaikannya dan memilih jalan kita sendiri maka tentulah kita akan tersesat. Oleh sebab itu adalah sangat penting untuk bersikap taat terhadap tuntunan yang tepat.

 

Pentingnya sikap hati yang tepat ini dicatat di dalam Yosua 1. Di situ ditulis bahwa Yosua akan memimpin bangsa Israel untuk memasuki negeri Kanaan. Perjalanan ini akan ia tempuh dengan tuntunan Sang Penuntun yang tepat, yaitu Tuhan sendiri. Hanya saja Yosua harus memiliki sikap hati yang tepat terhadap Tuhan. Di dalam hal ini, yaitu menghormati Dia melalui menghargai firman-Nya. Penghargaan yang harus ia wujudkan dalam ketaatan secara sungguh-sungguh terhadap perintah Tuhan, memperkatakan atau mengingat firman Tuhan, serta merenungkannya siang dan malam. Apabila sikap itu ada pada diri Yosua, maka Tuhan menjamin bahwa ia akan mencapai masa depan yang tepat, sehingga perjalanannya akan berhasil dan hidupnya akan beruntung.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudah tepatkah sikap hati Anda kepada Tuhan? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Gembala yang agung dan yang mengasihi kawanan domba-Nya, aku bersyukur karena Engkaulah senantiasa menuntun hidupku. Tidak pernah Engkau tersesat dan tidak pernah pula Engkau membiarkan diriku tersesat. Namun dengan kasih setia-Mu Engkau selalu membawa diriku di jalan yang benar untuk mencapai sasaran yang tepat, yaitu hidup yang penuh makna dan memuliakan nama-Mu. Tuhan, ampunilah diriku apabila adakalanya aku memilih jalanku sendiri dan mengabaikan tuntunan firman-Mu. Sebab bukan saja sikap itu akan membawa diriku kepada sasaran yang meleset juga menunjukkan masih lemahnya imanku kepada-Mu. Tuhan, tambahkanlah imanku dan ajarlah diriku untuk menaati perintah-Mu.

 

Aku juga berterima kasih kepada-Mu sebab melalui Roh-Mu Engkau menolong diriku untuk senantiasa mengingat dan mengalami tuntunan firman-Mu. Di pagi hari Engkau membuka telingaku kepada janji-Mu, di siang hari Engkau mengingatkan kembali diriku kepada perintah-perintah-Mu dan di malam hari Engkau mengokohkan pengharapanku dengan kebenaran-Mu. Tuhan, aku bersukacita karena di dalam Engkau aku tidak kekurangan apapun yang baik yang kuperlukan di dalam hidupku. Kepada-Mu, ya Tuhan, aku menyerahkan seluruh hidupku dan masa depanku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala yang telah bangkit dari kematian, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Aber Du Weißt de Weg Fur mich

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.