Tanggal 4 April

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

9 Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan? 10 Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita. (Mazmur 85:9, 10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. (Lukas 6:31)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Jangan menunggu sampai sudah memperoleh buah baru mulai menabur, namun menaburlah terlebih dahulu supaya Anda menuai buah pada waktunya. Apabila kita ingin orang lain bersikap ramah terhadap diri kita, maka kita harus terlebih dahulu bersikap ramah kepada orang lain. Baru dengan demikian kita dapat berharap orang lain akan bersikap ramah kepada diri kita. Artinya kitalah yang harus berinistiatif untuk melakukan kepada orang lain apa yang kita ingin agar orang lain melakukannya kepada diri kita. Walaupun belum tentu kebaikan kita akan mereka balas dengan kebaikan juga, namun hanya dengan menabur terlebih dahulu maka kita membuka kemungkinan untuk menuai sesuai dengan apa yang kita tabur.

 

Prinsip tabur tuai itulah yang Yesus ajarkan dan dicatat di dalam Lukas 6. Di situ ditulis bahwa Yesus mengajar para pengikut-Nya agar mereka tidak menunggu orang lain berbuat baik terlebih dulu dan baru mereka akan berbuat baik kepada orang lain tersebut. Namun para pengikut-Nyalah yang harus mengambil inisiatif dengan terlebih dulu berbuat baik kepada orang lain. Memang Yesus tidak berjanji bahwa dengan berbuat demikian maka orang lain itu pasti akan membalas perbuatan kita dengan kebaikan. Namun dengan menaati firman-Nya maka Tuhanlah yang akan membalas ketaatan kita dengan berkat-berkat-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan ketika orang lain tidak membalas perbuatan baik yang Anda lakukan kepada dirinya? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, ketika aku menghadapi keadaan di sekitarku yang terasa tidak nyaman, teguhkanlah imanku. Sehingga dengan demikian aku tidak berputus asa, namun senantiasa mengingat panggilan-Mu bagi hidupku untuk mengubah lingkungan di mana Engkau menempatkan diriku. Mampukan aku untuk mengambil inisiatif dalam melakukan kebaikan kepada orang-orang yang ada di sekitarku. Sebab dengan menabur kebajikan aku akan menuai kebaikan. Teguhkanlah hatiku untuk melakukannya dengan gigih walaupun aku belum melihat hasilnya. Sebab aku percaya bahwa ketaatanku kepada firman-Mu tidak akan sia-sia. Engkau sendiri yang akan membalasnya secara berlimpah-limpah.

 

Aku bersyukur kepada-Mu karena dengan setia Engkau telah menyertai hidupku di hari-hari yang lalu, dan kembali hari ini Engkau memberikan hari yang baru kepadaku. Dengan demikian Engkau kembali memberi kesempatan kepadaku untuk menabur kebaikan kepada lingkungan di sekitarku. Tolonglah diriku agar aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Oleh karena itu aku menyerahkan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Tuntunlah diriku dan sertailah hidupku agar aku dapat menjadi saluran kasih-Mu kepada semua orang yang belum mengenal diri-Mu. Berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 6

Mazmur 94

Ulangan 33-34

 

 

 

 

Music: Bog Jest Miloscia

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 4 April

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! (Mazmur 139:17)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

17 Jika bukan TUHAN yang menolong aku, nyaris aku diam di tempat sunyi. 18 Ketika aku berpikir: "Kakiku goyang," maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku. 19 Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku. (Mazmur 94:17-19)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, adakalanya hatiku gundah oleh karena banyaknya persoalan di dalam hidupku. Di saat seperti itu aku merasa tidak mampu untuk menanggung beban yang kupikul maupun menghadapi persoalan yang kualami. Terlebih lagi kalau aku mengingat kelemahan dan kekuranganku serta berpikir bahwa aku harus melewati semua kesukaran itu seorang diri. Di dalam keadaan yang seperti itu aku bagaikan orang yang diam di tempat yang sunyi. Namun apabila aku menujukan mataku kepada kasih setia-Mu maka pengharapan kembali mengisi hatiku.

 

Aku bersyukur kepada-Mu karena kasih setia-Mu yang tidak berkesudahan. Engkau menjaga diriku sehingga aku mampu menghadapi hidup ini tanpa merasa gentar. Pertolongan-Mu tidak pernah terlambat dan selalu datang tepat pada waktunya. Firman-Mu senantiasa benar dan selalu dapat diandalkan. Ulurkanlah tangan-Mu dan peganglah hidupku di dalam genggaman-Mu. Pakailah hidupku untuk menjadi saksi-Mu yang mengabarkan kemurahan-Mu bagi orang-orang yang kujumpai pada hari ini. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolongku yang setia, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Adoramus te Christe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 4 April

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku: "Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang-orang hidup!" (Mazmur 142:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Kemudian naiklah Musa dari dataran Moab ke atas gunung Nebo, yakni ke atas puncak Pisga, yang di tentangan Yerikho, lalu TUHAN memperlihatkan kepadanya seluruh negeri itu: daerah Gilead sampai ke kota Dan, ... 4 Dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu. Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana." 5 Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN. (Ulangan 34:1, 4, 5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Harga dari kepemimpinan adalah kesediaan untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan orang-orang yang ia pimpin. Acapkali orang menginginkan kedudukan sebagai seorang pemimpin namun melupakan biaya yang harus ia bayar untuk itu. Padahal kepemimpinan bukanlah sekadar suatu kedudukan yang lebih tinggi, namun terlebih lagi yaitu tanggung jawab yang lebih besar. Oleh sebab itu seorang pemimpin haruslah rela membayar harga, yaitu bersedia untuk memikul tuntutan tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan orang yang ia pimpin. Dengan kata lain, orang yang tidak bersedia untuk membayar biaya dari kepemimpinan sebenarnya tidak layak untuk menjadi seorang pemimpin.

 

Mahalnya harga dari kepemimpinan ini terlihat di dalam kehidupan Musa seperti yang dicatat di dalam Ulangan 34. Karena satu kali saja Musa melanggar firman Tuhan, yaitu dalam hal menyediakan air bagi orang Israel di Meriba, sebagaimana yang diriwayatkan di dalam Bilangan 20, maka ia tidak diizinkan untuk memasuki Kanaan. Ia hanya boleh melihatnya dari jauh saja. Sedangkan bangsa Israel, hanya sesudah berkali-kali melanggar firman Tuhan barulah mereka tidak diizinkan untuk memasuki negeri Kanaan. Berarti tuntutan bagi seorang pemimpin adalah lebih besar dibandingkan orang-orang yang ia pimpin. Hanya pribadi yang rela membayar harga dari kepemimpinan seperti itulah yang pantas untuk disebut sebagai seorang pemimpin.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bersikap adilkah Allah bila Ia menuntut agar seorang pemimpin lebih bertanggung jawab dibandingkan orang lain? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa sesungguhnya hanya oleh anugerah-Mu sajalah maka seorang pemimpin akan dapat memikul tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin dengan baik. Sebab biaya yang harus mereka tanggung di dalam mengemban tugas sebagai seorang pemimpin sangatlah besar. Oleh sebab itu aku berdoa agar Engkau menopang para pemimpin yang Engkau tempatkan di atas diriku, khususnya para pemimpin rohani yang berjaga-jaga atas jiwaku. Aku memohon agar Engkau memampukan diriku untuk mendukung mereka di dalam memenuhi tanggung jawab yang harus mereka emban.

 

Aku juga berdoa agar Engkau menolong diriku supaya aku dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab terhadap semua kepercayaan yang Engkau berikan kepadaku. Sanggupkan diriku untuk memenuhi tugasku sampai akhir dan mengerjakannya di dalam keberhasilan. Karena aku menyadari akan terbatasnya kemampuanku, dan aku percaya kasih setia-Mu sangatlah besar bagi orang yang bersandar kepada-Mu. Oleh pertolongan-Mu aku dapat mengerjakan hal-hal yang jauh lebih besar daripada keterbatasanku. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolongku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Seigneur, Tu Gardes Mon Ame

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.