Sabtu, 1 Desember 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; 5 sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, dan setia-Mu sampai ke awan-awan. (Mazmur 108:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu. 4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. 5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi. (Wahyu 8:3-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kita tidak usah membalas kejahatan orang terhadap diri kita sebab Tuhanlah yang akan membalaskannya bagi kita. Karena Tuhan bagaikan seorang raja yang berlaku adil terhadap rakyatnya. Sebagaimana layaknya seorang raja yang tidak akan membiarkan rakyatnya diperlakukan secara semena-mena dan akan membalas perbuatan yang jahat dari mereka yang melakukannya, demikianlah Allah akan membela diri kita, umat-Nya. Ia sendirilah yang akan membalas perbuatan jahat yang dilakukan orang terhadap diri kita.

 

Pembalasan Allah terhadap mereka yang menindas umat-Nya tersebut dicatat di dalam Wahyu 8. Di situ rasul Yohanes melihat doa umat Tuhan yang mengalami penindasan di dunia bagaikan dupa yang naik ke takhta Allah. Bukan itu saja, ia juga melihat seorang malaikat Tuhan mengambil pedupaan dan mengisinya dengan api dari mezbah yang mengepulkan asap doa dari umat Tuhan tersebut dan melemparkannya ke bumi. Tindakan yang dilakukan oleh malaikat ini merupakan hukuman pembalasan terhadap manusia yang telah menindas umat Tuhan. Singkat kata, umat Tuhan tidak perlu membalas sendiri penindasan yang mereka alami namun Tuhanlah yang akan membalaskannya bagi mereka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan apabila orang memperlakukan Anda secara tidak adil? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah hakim yang adil yang tidak akan pernah membiarkan kebenaran-Mu diselewengkan. Di dalam keadilan-Mu Engkau menghakimi semua orang dan di dalam kebenaran-Mu Engkau menimbang niatan hati dan tindakan yang dilakukan oleh semua insan. Kepada-Mu ya Tuhan aku berlindung, dan naungilah diriku di bawah sayap keadilan-Mu. Jauhkanlah diriku dari semua orang yang berniat jahat kepadaku dan belalah perkaraku di hadapan orang-orang yang memfitnah hidupku. Di dalam perlindungan-Mu itu aku merasakan damai sejahtera yang sepenuhnya.

 

Di akhir pekan ini dan mengawali hari yang baru ini kembali aku mengangkat hatiku kepada-Mu dengan penuh kerinduan. Karena hanya dekat dengan Engkau sajalah hatiku tenang dan aku memperoleh damai sejahtera yang tidak tergantung kepada keadaan. Sertailah diriku dengan Roh Kudus-Mu dan bimbinglah aku agar berjalan sesuai dengan firman-Mu. Aku berharap kepada pertolongan-Mu untuk semua hal yang harus kukerjakan pada hari ini. Berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan dan pakailah diriku untuk menjadi saluran berkat-Mu bagi semua orang yang memerlukannya. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Pembela yang agung, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Wahyu 8

Amsal 2

Ester 9-10

 


  

Sabtu, 1 Desember 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. 7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, 8 sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia. (Amsal 2:6-8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Sumber dari segala hikmat yang mulia dan yang telah rela datang ke dunia untuk menjadi manusia, kepada-Mu aku mengangkat pujian dan syukurku. Di dalam hikmat-Mu aku terlindung dari semua orang yang berupaya menyesatkan diriku. Pada-Mu terdapat pengetahuan yang menyanggupkan diriku untuk membuat keputusan-keputusan yang tepat dan berkenan kepada-Mu. Dari-Mulah datang pertolongan tepat pada waktunya dan yang menyanggupkan diriku untuk hidup di dalam damai sejahtera.

 

Tuhan, Sang Perisai hidupku, di bawah perlindungan-Mu aku bernaung. Peliharalah hidupku di dalam kasih setia-Mu yang tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Bawalah diriku di jalan-jalan-Mu yang benar sehingga hidupku menyenangkan hati-Mu serta memuliakan nama-Mu. Jagalah diriku dari hal yang jahat dan jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan. Kepada-Mu ya Tuhan aku berharap dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Hikmat yang benar, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Sabtu, 1 Desember 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. 5 Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu. (Mazmur 63:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

20 Maka Mordekhai menuliskan peristiwa itu, lalu mengirimkan surat-surat kepada semua orang Yahudi di seluruh daerah raja Ahasyweros, baik yang dekat baik yang jauh, 21 untuk mewajibkan mereka, supaya tiap-tiap tahun merayakan hari yang keempat belas dan yang kelima belas bulan Adar, 22 karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin. 23 Maka orang Yahudi menerima sebagai ketetapan apa yang sudah dimulai mereka melakukannya dan apa yang ditulis Mordekhai kepada mereka. (Ester 9:20-23)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Ingatan kita tentang masa lampau akan mempengaruhi sikap kita tentang masa depan. Apabila yang kita ingat adalah hal-hal yang pahit dan memedihkan hati yang telah kita alami di masa lampau maka ingatan tersebut dapat membuat kita merasa pesimis dan gentar untuk menghadapi hari esok. Sebaliknya, apabila yang kita ingat adalah kebaikan-kebaikan Tuhan yang telah kita alami di masa lampau maka hati kita akan merasa teguh dan kita akan sanggup menghadapi hari esok tanpa rasa gentar.

 

Pentingnya untuk selalu mengingat hal-hal yang indah dan mulia yang telah kita alami di masa lampau tersebut dikemukakan di dalam Ester 9. Di situ dicatat bahwa Mordekhai menyuruh agar orang Yahudi di seluruh Persia mengingat kebaikan Tuhan yang telah mereka alami, yaitu keselamatan dari pembantaian musuh-musuh mereka, dengan melakukan perayaan. Ucapan syukur kepada Tuhan dalam perayaan yang disebut sebagai perayaan Purim ini adalah penting sebab akan menyanggupkan mereka untuk memandang hari esok dengan penuh pengharapan kepada Tuhan. Singkat kata, ingatan kita tentang masa lampau akan mempengaruhi sikap kita tentang masa depan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah pertolongan Tuhan yang telah Anda alami di masa lampau yang harus Anda ingat dengan bersyukur kepada-Nya? Sudahkah Anda mensyukurinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, ingatan tentang kebaikan dan pertolongan-Mu yang telah aku alami di masa lampau membangkitkan rasa syukur dalam hatiku kepada-Mu. Sesungguhnya tidak terbilang kebaikan-Mu yang telah aku alami di waktu yang lampau yang tidak sepatutnya aku lupakan dari ingatanku. Oleh karena itu sebenarnya tidak ada alasan bagi diriku untuk menghadapi hari esok dengan rasa putus asa. Sebaliknya, aku akan menyongsong masa depan dengan penuh pengharapan dan iman karena aku percaya bahwa Engkau tidak pernah kekurangan cara untuk menolong diriku. Di dalam kasih setia-Mu Engkau tidak akan pernah meninggalkan diriku.

 

Tuhan, aku berterima kasih untuk semua pertolongan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Aku juga bersyukur untuk semua kebaikan-Mu yang telah aku nikmati di sepanjang pekan yang akan segera berakhir ini. Di dalam setiap hal yang aku alami Engkau telah turut campur tangan dan membuka jalan bagi diriku. Kalau Engkau telah membuka pintu tidak ada kuasa apapun yang sanggup menutupnya, dan kalau Engkau telah membentangkan jalan tidak ada siapapun yang sanggup untuk menghalanginya. Sungguh aku bersukacita untuk kasih setia-Mu dan anugerah-Mu bagi hidupku. Aku mempercayakan hari depanku ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong hidupku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.