Rabu, 31 Oktober 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. (Mazmur 31:24)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. 8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya. 9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. (2Yohanes 1:7-9)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Si penyesat mengenakan berbagai wajah, oleh sebab itu mengenal ajaran firman Allah yang benar merupakan cara yang paling efektif untuk menghadapi penyesatan. Seorang pegawai bank yang bertugas melayani pelanggan di counter depan setiap hari akan berjumpa dengan berbagai macam uang palsu. Apabila yang bersangkutan menyibukkan diri mempelajari ciri-ciri uang yang palsu maka tidak akan habis yang harus ia pelajari. Sehingga sangatlah besar kemungkinan yang bersangkutan akan kebobolan. Yang bersangkutan perlu lakukan adalah mengenal ciri-ciri uang yang asli dengan sebaik-baiknya. Dengan cara demikian dalam rupa apapun uang palsu yang ia terima dengan mudah ia akan mampu membedakannya.

 

Hal yang samalah yang perlu kita lakukan sehari-hari dengan penyesatan. Sebagaimana yang dituliskan di dalam 2Yohanes 1 "banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia." Sedemikian banyaknya sehingga bila kita menyibukkan diri untuk mempelajari ciri-ciri mereka maka waktu kita akan habis dengan hal itu. Oleh karena itu yang perlu kita lakukan adalah mengenal ajaran Kristus dengan sebaik-baiknya. Sebab "barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak." Dengan kata lain karena si penyesat mengenakan berbagai wajah, oleh sebab itu mengenal ajaran firman Allah yang benar merupakan cara yang paling efektif untuk menghadapi penyesatan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengenal ajaran firman Allah? Sudahkah Anda melakukannya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, penuhilah hatiku dengan rasa haus akan kebenaran firman-Mu. Sebab firman-Mu adalah kebenaran yang memuaskan dahaga jiwaku, menuntun hidupku di jalan-jalan yang benar dan menghindarkan diriku dari terjerumus ke dalam malapetaka. Firman-Mu itu pula yang menolong diriku agar terhindar dari kesesatan karena sesungguhnya, firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Berikanlah kepadaku ya Tuhan kesanggupan untuk mengenal kebenaran firman-Mu dan tolonglah aku untuk senantiasa hidup menaati tuntunan firman-Mu bagi hidupku.

 

Pada pagi hari ini kembali aku mengangkat ucapan syukurku kepada-Mu karena Engkau telah memberi kesempatan kepada diriku untuk menikmati semua kebaikan-Mu. Tolonglah diriku agar tidak hanya menikmati anugerah-Mu bagi diriku semata-mata namun juga dapat menyalurkannya bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Oleh karena itu pakailah hidupku untuk menjadi saksi-Mu seperti pelita di tengah kegelapan. Aku menyerahkan hari ini ke dalam tangan-Mu. Tuntun dan sertailah diriku dengan Roh dan firman-Mu agar supaya aku dapat menjalani hari ini dengan kehidupan yang penuh makna, tidak sia-sia namun menyenangkan hati-Mu. Berkatilah semua yang aku kerjakan dengan keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Firman yang hidup, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Yohanes 1

Mazmur 121

Yeremia 45, 25

 


  

Rabu, 31 Oktober 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bangkitlah, ya TUHAN, di dalam kuasa-Mu! Kami mau menyanyikan dan memazmurkan keperkasaan-Mu. (Mazmur 21:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. 6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. 7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. 8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya. (Mazmur 121:5-8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Khalik langit dan bumi, aku bersyukur kepada-Mu karena aku aman di dalam perlindungan-Mu. Di manapun aku berada dan ke manapun aku pergi, Engkau selalu menjaga dan melindungiku dari segala yang jahat. Engkau menyertai dan menuntun jalanku kepada kebenaran sehingga kasih dan kesetiaan-Mu dapat aku rasakan setiap saat dalam hidupku. Tidak ada allah lain yang sanggup melakukan perkara-perkara besar dan ajaib seperti Engkau. Berbahagialah mereka yang menjadikan diri-Mu sumber pertolongan dan sumber kehidupan karena mereka tidak akan pernah dikecewakan. Terpujilah nama-Mu dari sekarang sampai selama-lamanya.

 

Siang hari ini aku memohon agar di dalam kasih setia-Mu Engkau senantiasa menjaga diriku seperti biji mata-Mu sendiri. Bagaikan bukit Sion yang Engkau kelilingi dengan perlindungan-Mu demikianlah Engkau melindungi diriku. Sebagaimana Engkau menegakkan umat-Mu dengan kebaikan-Mu, demikian pula limpahilah hidupku dengan kemurahan-Mu. Sehingga dengan demikian hidupku dapat menjadi saksi dari kebaikan-Mu bagi orang-orang di sekitarku. Di dalam nama Tuhan Yesus, Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Rabu, 31 Oktober 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia. (Mazmur 66:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 "Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya. 4 Juga TUHAN terus-menerus mengutus kepadamu semua hamba-Nya, yakni nabi-nabi, tetapi kamu tidak mau mendengarkan dan memperhatikannya. 7 Tetapi kamu tidak mendengarkan Aku, demikianlah firman TUHAN, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu untuk kemalanganmu sendiri. (Yeremia 25:3-4, 7)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Hukuman Allah terhadap umat yang melanggar firman-Nya tidaklah terlepas dari kasih dan keadilan-Nya. Allah adalah pribadi yang penuh dengan kasih, itu sebabnya Ia tidak akan membiarkan umat-Nya binasa dalam kesesatan mereka. Di dalam kasih-Nya itu Ia akan terus-menerus berupaya untuk menyadarkan mereka ketika umat-Nya melangkah ke jalan yang salah. Di saat yang sama Ia adalah pribadi yang mahaadil. Oleh karena itu apabila peringatan-peringatan yang Ia sampaikan mereka abaikan dan umat-Nya tetap hidup di dalam dosa-dosa mereka maka Ia akan menjatuhkan hukuman atas umat-Nya tersebut.

 

Kaitan antara hubungan Allah dengan kasih dan keadilan-Nya terhadap umat-Nya itulah yang dikemukakan di dalam Yeremia 25. Di situ Allah mengutarakan melalui nabi Yeremia bahwa selama dua puluh tiga tahun lamanya Allah terus-menerus menyampaikan firman-Nya kepada bangsa Yehuda untuk memperingatkan mereka akan dosa-dosa penyembahan berhala yang mereka lakukan. Namun mereka "tidak mau mendengarkan dan memperhatikannya." Sebagai akibat, sikap tersebut menimbulkan sakit hati Tuhan dengan berhala-berhala buatan tangan mereka sehingga di dalam keadilan-Nya Ia menjatuhkan hukuman atas diri umat-Nya itu. Dengan kata lain, hukuman Allah terhadap umat yang melanggar firman-Nya tidaklah terlepas dari kasih dan keadilan-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang sepatutnya Anda lakukan untuk menanggapi kasih dan keadilan Tuhan? Mengapa begitu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, kasih-Mu tidak terbatas, dan di dalam kasih-Mu itu Engkau senantiasa menuntun hidupku untuk berjalan di dalam kebenaran-Mu. Namun keadilan-Mu juga tetap untuk selama-lamanya. Di dalam keadilan-Mu itu Engkau tidak membiarkan diriku untuk berjalan di luar kehendak-Mu. Ajarlah diriku ya Tuhan untuk menghargai kasih dan keadilan-Mu dengan hidup menaati tuntunan firman-Mu. Oleh karena itu ampunilah aku atas setiap pemberontakan yang ada di dalam hatiku terhadap perintah-perintah-Mu. Baharui hatiku dan penuhilah diriku dengan roh yang taat kepada-Mu.

 

Mengakhiri bulan yang telah aku lalui ini aku mengangkat rasa syukurku kepada-Mu. Di sepanjang satu bulan yang akan segera berakhir ini dengan penuh kasih setia-Mu Engkau telah menyertai dan menuntun hidupku. Kebajikan-Mu belaka yang telah menyertai langkah-langkah hidupku. Aku berterima kasih untuk semua itu. Aku kembali menyerahkan semua yang telah aku kerjakan pada hari ini ke dalam tangan kemurahan-Mu. Berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan dan jadikanlah semua yang aku kerjakan sebagai persembahan yang berkenan di hati-Mu. Kepada-Mu ya Tuhan, aku menyerahkan hidupku dan masa depanku. Genapilah rancangan-Mu di dalam diriku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Rajaku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.