Selasa, 14 Agustus 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. 2 Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. 3 Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mazmur 136:1-3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. 4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. (2Timotius 2:3, 4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Memikirkan soal-soal penghidupan adalah hal yang wajar bagi semua orang, namun memusingkannya adalah hal yang tidak sepatutnya bagi seorang pengikut Kristus. Tentu semua orang memiliki berbagai kebutuhan di dalam hidupnya dan adalah wajar apabila ia memikirkan kebutuhan-kebutuhan itu. Namun sebagai pengikut Kristus ia tidak akan memusingkan dirinya dengan kebutuhan hidup tersebut. Maksudnya, ia tidak akan memikirkannya sedemikian rupa sehingga ia mengabaikan Tuhan dari dalam hidupnya. Sebaliknya ia akan menempatkan kehendak Tuhan sebagai prioritas utama bagi hidupnya, dengan percaya bahwa Tuhan akan ikut campur tangan di dalam mencukupkan semua kebutuhan dirinya.

 

Sikap yang benar terhadap kebutuhan hidup ini dinasihatkan rasul Paulus di dalam 2Timotius 2. Di situ ia menggambarkan kehidupan pengikut Kristus bagaikan kehidupan seorang prajurit. Tentu sebagaimana layaknya seorang prajurit, ia akan menempatkan kehendak komandannya, yaitu Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidupnya. Ia tidak memusingkan, atau menjadikan kebutuhan hidup sebagai prioritas hidup sehingga Tuhan tidak lagi memiliki tempat dalam pikirannya. Namun yang ia utamakan adalah bagaimana dirinya dapat hidup berkenan kepada Tuhan. Hal ini ia lakukan dengan keyakinan penuh bahwa Tuhan pasti akan mencukupi semua yang ia perlukan di dalam hidupnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang Anda utamakan di dalam hidup Anda, kehendak Tuhan atau kebutuhan hidup Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya Engkau adalah komandanku yang baik, yang memperhatikan semua keperluanku. Kadang-kadang aku terlalu mencampuri apa yang menjadi urusan-Mu, yaitu mencukupkan keperluan hidupku, sehingga aku merasa kusut dengan hidup ini. Ajarlah diriku untuk percaya bahwa Engkau pasti memelihara diriku dan menyediakan apa yang menjadi keperluanku sehari-hari. Sehingga dengan demikian aku hidup terutama untuk melakukan kehendak-Mu dan mengerjakan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.

 

Tuhan yang baik, aku berterima kasih karena Engkau memberi kepadaku nafas hidup sampai kepada hari ini. Terlebih lagi, aku bersyukur untuk keselamatan dari dosa dan hukuman dosa yang telah Engkau berikan kepadaku. Aku menyerahkan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Aku memohon tuntunan dan penyertaan-Mu. Tuntunlah diriku dengan hikmat-Mu agar aku mengetahui jalan yang harus kutempuh. Sertailah diriku agar aku dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawabku di dalam keberhasilan. Jadikanlah diriku berkat untuk sesamaku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pemelihara Hidupku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

2Timotius 2

Mazmur 44

Yesaya 41-42

 


  

Selasa, 14 Agustus 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

10 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; 11 sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan. (Mazmur 57:10, 11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangku pun tidak memberi aku kemenangan, 8 tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami Kauberi malu. 9 Karena Allah kami nyanyikan puji-pujian sepanjang hari, dan bagi nama-Mu kami mengucapkan syukur selama-lamanya. (Mazmur 44:7-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku berterima kasih karena Engkau tetap menyertai diriku sampai kepada siang ini. Engkaulah yang kuandalkan, dan oleh pertolongan-Mu aku akan mengalami kemenangan. Apabila semua yang lain, baik kemampuan diriku maupun manusia tidak dapat diandalkan, maka Engkau tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepada-Mu. Karena kuasa, kasih dan kesetiaan-Mu tidak terbatas, itu sebabnya di dalam segala keadaan aku dapat mengandalkan diri-Mu. Kepada-Mu, ya Tuhan, aku menyerahkan diriku.

 

Aku memohon tuntunlah hidupku agar aku senantiasa berjalan di dalam kebenaran-Mu, tidak menyimpang dari kehendak-Mu dan hidup untuk menyenangkan hati-Mu. Bawalah diriku kepada orang-orang yang memerlukan uluran tangan kasih-Mu dan tolonglah diriku untuk dapat menjadi saluran anugerah-Mu bagi mereka. Mampukan diriku untuk mengerjakan tugas dan kewajibanku secara maksimal, sehingga aku dapat mengisi hari ini bukan dengan kesia-siaan, namun dengan hidup yang penuh makna dan berkenan kepada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolongku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 14 Agustus 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Karena Engkaulah yang membuat pelitaku bercahaya; Tuhan, Allahku, menyinari kegelapanku. (Mazmur 18:29)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang Kukasihi; 9 engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: "Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau"; 10 janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (Yesaya 41:8-10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pengenalan tentang siapa yang menyertai diri kita akan menentukan suasana hati kita. Apabila kita berjalan menyusuri jalan yang gelap dan sepi bersama dengan orang yang tidak kita kenal pribadinya kemungkinan besar hati kita akan merasa galau. Apalagi kalau kita mengenal bahwa yang bersangkutan adalah pribadi yang jahat dan culas bisa jadi kita akan merasa takut. Namun bila kita mengenal bahwa pribadi tersebut adalah orang yang penuh kasih, setia dan kemampuannya dapat diandalkan maka kita akan melewati jalan yang gelap dan sepi itu dengan hati yang tenang tanpa rasa gentar.

 

Jaminan seperti itulah yang dikemukakan Allah melalui salah seorang nabi-Nya, yaitu Yesaya, dan dicatat di dalam Yesaya 41. Di situ Ia berkata kepada umat-Nya bahwa diri-Nya adalah pribadi yang penuh dengan kasih, sehingga Ia mengasihi mereka. Ia juga adalah pribadi yang penuh dengan kuasa sehingga dapat mengambil dan menyelamatkan umat-Nya dari ujung-ujung bumi. Bukan itu saja Ia juga adalah pribadi yang setia sehingga tidak akan pernah menolak umat-Nya. Kasih, kuasa dan kesetiaan Tuhan yang tidak terbatas ini memungkinkan mereka untuk hidup tanpa rasa takut. Sebab dengan demikian berarti bahwa Tuhan yang menyertai mereka adalah pribadi yang dapat diandalkan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah yang akhir-akhir ini membuat Anda merasa takut? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengatasinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, ampunilah aku jika adakalanya aku masih merasa takut untuk menghadapi masa depanku. Padahal sesungguhnya Engkau tidak pernah meninggalkan diriku, dan dengan tangan-Mu yang penuh dengan kuasa serta kasih Engkau selalu memegang hidupku. Tuhan, teguhkanlah imanku. Supaya dengan demikian di dalam keadaan yang bagaimanapun yang aku hadapi diriku tidak merasa gentar, namun mampu menghadapinya di dalam damai sejahtera yang berlimpah-limpah.

 

Aku juga bersyukur untuk semua kebaikan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Di saat aku tidak mengetahui jalan kehidupan mana yang harus kutempuh Engkau melalui Roh Kudus-Mu menuntun diriku. Di saat aku menghadapi kesukaran Engkau menolong diriku untuk memecahkannya dan melaluinya dengan kemenangan. Aku menyerahkan semua yang telah aku kerjakan pada hari ini ke dalam tangan-Mu, sempurnakanlah semua itu dengan keberhasilan. Aku juga menyerahkan masa depanku ke dalam anugerah-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Allah yang selalu menyertai diriku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.