Senin, 2 Juli 2018
Pukul 18:00 - 22:00
Ibadah Malam
Pengantar Ibadah
1 Ya TUHAN, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera
kepadaku, berilah telinga kepada suaraku, waktu aku berseru kepada-Mu! 2
Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang
terangkat seperti persembahan korban pada waktu petang. (Mazmur 141:1, 2)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda
pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
16 Lalu pergilah Obaja menemui Ahab dan memberitahukan hal
itu kepadanya. Kemudian Ahab pergi menemui Elia. 17 Segera sesudah Ahab melihat
Elia, ia berkata kepadanya: "Engkaukah itu, yang mencelakakan
Israel?" 18 Jawab Elia kepadanya: "Bukan aku yang mencelakakan
Israel, melainkan engkau ini dan kaum keluargamu, sebab kamu telah meninggalkan
perintah-perintah TUHAN dan engkau ini telah mengikuti para Baal. (1Raja-raja
18:16-18)
Pengantar untuk Renungan
Apabila orang yang berhikmat bersikap mawas diri, maka orang
yang bebal akan mempersalahkan orang lain atas kesulitan yang disebabkan oleh
kesalahan dirinya. Sikap tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang ia perbuat
dan malahan melemparkan tanggung jawab tersebut ke pihak orang lain bukan saja
merupakan sikap pengecut namun juga merupakan wujud dari sikap yang bebal.
Sebab pada dasarnya orang yang bebal adalah orang yang selalu merasa dirinya
benar dan tidak dapat mengambil hikmah dari pengalaman yang telah ia lalui. Sebagai
akibat, ia sulit untuk mengakui kesalahan yang ia lakukan dan justru
mempersalahkan orang lain atas akibat dari perbuatan yang ia kerjakan.
Kebebalan seperti itulah yang ada pada diri raja Ahab
sebagaimana yang ditulis di dalam 1Raja-raja 18. Perbuatan dosa yang ia lakukan
dengan membiarkan penyembahan berhala merajalela atas negeri Israel
mengakibatkan Allah menghukum negeri tersebut dengan tidak menurunkan hujan
selama tiga setengah tahun. Namun ketika ia berjumpa dengan Elia, nabi yang
menyampaikan hukuman Tuhan tersebut, malahan ia menuduh bahwa Elialah yang telah
mencelakakan negeri Israel. Kebebalan dirinya ini bukan saja mengakibatkan rakyatnya
mengalami penderitaan bahkan juga menyebabkan ia mengalami kebinasaan.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Menurut Anda, termasuk orang yang berhikmat atau bebalkah
diri Anda? Mengapa Anda menjawab seperti demikian?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan, ajarlah aku untuk menghormati Engkau lebih dari
semuanya. Sebab hanya di dalam takut kepada-Mulah aku akan hidup penuh dengan
hikmat dan bukan di dalam kebebalan. Ampunilah aku karena tak jarang aku
memilih untuk hidup menurut kehendakku sendiri dan mengabaikan tuntunan
firman-Mu yang memberikan hikmat kepadaku. Aku mengaku bahwa tak jarang justru
aku mempersalahkan diri-Mu untuk kesulitan yang aku alami yang sesungguhnya disebabkan
oleh kebebalanku. Tuhan, ampunilah aku.
Aku berterima kasih karena di dalam kesabaran dan
kemurahan-Mu Engkau bersedia menuntun hidupku di sepanjang hari ini. Engkau
pribadi yang panjang sabar dan kemurahan-Mu tidak pernah berkesudahan. Aku
menyerahkan semua yang telah aku kerjakan pada hari ini. Ampunilah diriku untuk
hal-hal yang aku kerjakan dan yang tak berkenan kepada-Mu. Berkatilah semua
yang aku kerjakan dan yang menyenangkan hati-Mu dengan keberhasilan. Kepada-Mu
aku mempercayakan hidupku dan ke dalam tangan anugerah-Mu aku menyerahkan doa
permohonanku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa,
amin.
Doa Memohon Rahmat Tuhan
Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami
Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami
Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu
Doa Syafaat
Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan
dukungan doa Anda.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).