Sabtu, 7 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah, dan biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi. (Mazmur 108:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

16 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak. 17 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkan potongan-potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul. (Lukas 9:16-17)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pemeliharaan Tuhan tidak akan pernah kurang dari yang diperlukan oleh umat-Nya, bahkan lebih dari cukup. Tidak demikian halnya dengan yang dilakukan oleh manusia. Karena kemampuan manusia terbatas, maka acapkali pemeliharaannya juga terbatas sehingga tidak mencukupi yang diperlukan. Karena kebaikan manusia juga terbatas, maka acapkali pemeliharaannya bersifat asal memenuhi kebutuhan dan jarang melampaui yang diperlukan. Hal ini berbeda dengan pemeliharaan Tuhan. Karena kemampuan dan kasih-Nya tidak terbatas itu sebabnya pemeliharaannya tidak perlu diragukan serta tidak akan pernah kurang, sebaliknya akan selalu bersifat berlimpah-limpah.

 

Hal ini nampak di dalam mujizat pelipatgandaan roti serta ikan yang Yesus lakukan dan dicatat di dalam Lukas 9. Melalui pelipatgandaan tersebut Ia menunjukkan kasih dan kuasa-Nya dengan memelihara orang-orang yang mendengarkan ajaran-Nya. Dicatat bahwa mereka semuanya makan sampai kenyang. Artinya berkat yang Tuhan sediakan tidak kurang dari yang diperlukan orang banyak tersebut. Bukan itu saja, sesudahnya didapati masih terdapat kelebihan sebanyak dua belas bakul. Hal ini menunjukkan bahwa kasih dan kuasa Tuhan tidaklah terbatas sehingga pemeliharaan-Nya selalu berlimpah alias lebih dari cukup.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apabila Tuhan yang memelihara hidup kita, bagaimana seharusnya kita menatap masa depan kita? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Terima kasih ya Tuhan untuk pemeliharaan-Mu atas diriku di sepanjang pekan ini sehingga aku dapat menjalaninya di dalam kelimpahan anugerah-Mu. Dengan kasih-Mu yang tidak tertara Engkau mempedulikan semua kebutuhanku. Dan dengan kuasa-Mu yang tidak terbatas Engkau menyediakan semua yang aku perlukan. Sehingga dengan demikian tidak pernah aku kekurangan dengan apapun yang baik dan yang aku butuhkan untuk hidupku. Sungguh pemeliharaan-Mu sempurna atas diriku.

 

Sertailah aku ya Tuhan di dalam melaksanakan semua tugasku di sepanjang hari ini. Terima kasih karena Engkau senantiasa menolong diriku di dalam semua sisi kehidupanku. Tolonglah aku agar mampu untuk senantiasa mengupayakan yang terbaik dalam apa yang aku kerjakan untuk memuliakan nama-Mu. Bimbinglah aku ya Tuhan sepanjang hari ini seperti Engkau telah membimbing diriku di hari-hari yang lalu yang telah aku jalani bersama diri-Mu. Jadikanlah semua yang aku hasilkan hari ini memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Pemelihara hidupku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 9

Mazmur 97

Yosua 5-6

 


  

Sabtu, 7 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mazmur 31:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya. 8 Sion mendengarnya dan bersukacita, puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak, oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN. 9 Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah. (Mazmur 97:7-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkaulah Allah yang benar dan orang yang beribadah kepada-Mu tidak akan pernah mendapat malu. Oleh karena itu tidak henti-hentinya mulutku mengucapkan syukur kepada-Mu. Aku hendak memuji-muji-Mu sebab Engkaulah Yang Mahatinggi dan tidak ada satupun yang sanggup menyamai kemuliaan-Mu. Engkau yang Mahamulia dan yang menciptakan semua yang ada untuk kemuliaan-Mu. Engkaulah sumber sukacitaku yang tidak akan pernah kering namun selalu berlimpah di dalam segala keadaan.

 

Tuhan, kepada-Mu aku menyerahkan diriku. Aku memohon sertailah hidupku di dalam semua yang aku kerjakan. Mampukanlah diriku untuk sanggup menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab yang Engkau percayakan kepadaku. Aku berdoa tuntunlah diriku dan jadikanlah hidupku sebagai saksi-Mu di lingkunganku, sehingga dengan demikian orang-orang di sekitarku akan mengenal bahwa Engkaulah Allah yang sejati dan yang limpah dengan anugerah. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Sabtu, 7 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu! (Mazmur 43:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 Sementara berkemah di Gilgal, orang Israel itu merayakan Paskah pada hari yang keempat belas bulan itu, pada waktu petang, di dataran Yerikho. 11 Lalu pada hari sesudah Paskah mereka makan hasil negeri itu, yakni roti yang tidak beragi dan bertih gandum, pada hari itu juga. 12 Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan. (Yosua 5:10-12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Hal yang mustahil merupakan tanggung jawab Tuhan, sedangkan hal yang tidak mustahil merupakan tanggung jawab kita. Adakalanya tentang hal itu orang keliru bersikap. Di dalam kecongkakannya ia bermaksud untuk mengambil tanggung jawab atas hal-hal yang mustahil, sehingga sebagai akibat dirinya menjadi frustrasi karena ternyata ia tidak mampu untuk mengerjakannya. Di saat yang sama, di dalam kemalasannya ia tidak mau bertanggung jawab untuk mengerjakan hal-hal yang sebenarnya tidak mustahil untuk ia lakukan. Sikap yang benar adalah kita harus menyerahkan hal-hal yang mustahil kepada Tuhan dan mengerjakan secara bertanggung jawab hal-hal yang tidak mustahil untuk kita laksanakan.

 

Sikap seperti itulah yang Tuhan kehendaki agar ada di dalam diri umat-Nya. Sebagaimana yang dicatat di dalam Yosua 5 tidak lama sesudah bangsa Israel memasuki negeri Kanaan maka manna, yaitu roti yang mereka terima di sepanjang perjalanan di padang gurun tidak lagi turun. Memang padang gurun adalah tempat yang mustahil bagi orang untuk bercocok tanam. Itu sebabnya di sana Tuhanlah yang bertanggung jawab untuk menyediakan makanan bagi umat-Nya. Namun di tanah Kanaan tidaklah mustahil bagi mereka untuk menabur dan menuai. Karena itu manna berhenti turun dan sekarang merekalah yang wajib bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan makan mereka sehari-hari. Sikap yang benar inilah yang akan mengundang berkat Tuhan di dalam kehidupan umat-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mengapa orang harus memenuhi tanggung jawabnya serta menyerahkan kepada Tuhan apa yang mustahil untuk ia kerjakan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang penuh kasih, aku bersyukur untuk satu pekan yang telah aku lalui di dalam pemeliharaan-Mu. Engkau membuka jalan di saat aku menghadapi kemustahilan dan Engkaulah yang mencukupkan semua yang aku perlukan dengan cara-Mu yang ajaib. Sungguh tidak terbatas kuasa-Mu sehingga tidak ada yang sukar bagi-Mu. Tuhan, ampunilah diriku bila di dalam kecongkakanku aku kurang mengandalkan Engkau dan beranggapan bahwa hanya aku sendirilah yang mampu menyelesaikan semua tugasku. Tuhan, ajarlah diriku untuk hidup di dalam kerendahan hati dan senantiasa berserah kepada-Mu.

 

Bapa yang penuh rahmat, tolonglah diriku untuk mampu mengerjakan semua yang memang merupakan tanggung jawabku. Berikan kepadaku hikmat agar sanggup mengelola semua yang Engkau percayakan kepadaku sebagaimana mestinya. Berkatilah semua yang aku kerjakan, jadikanlah apa yang aku tabur akan bertumbuh dan berbuah pada waktunya sehingga keberhasilan akan menyertai hidupku. Aku menyerahkan seluruh hal yang telah aku lewati di sepanjang pekan yang akan berakhir ini ke dalam tangan-Mu dan sertailah diriku di sepanjang pekan yang ada di hadapanku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Pemelihara yang sempurna aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.