Selasa, 13 Februari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami. (Mazmur 90:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. 24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. 25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. 26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. 33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. (Kisah Para Rasul 16:23-26, 33)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah turut bekerja dalam segala keadaan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang hidup mengasihi Dia dan hidup sesuai dengan rencana-Nya. Memang kerap kali realitas yang kita hadapi di dalam hidup ini tidak seperti yang kita harapkan. Namun apabila keadaan yang sukar tersebut kita alami justru karena kita mengasihi Tuhan dan berjalan menurut rencana-Nya, maka di satu titik waktu Allah akan membalik keadaan. Di saat yang tidak kita duga itu Ia akan mengubah keadaan dengan maksud supaya rencana-Nya melalui diri kita tergenapi. Kesanggupan-Nya yang tidak terbatas menjamin hal tersebut.

 

Itulah yang dialami oleh Paulus dan Silas. Mereka berada di kota Filipi karena mengasihi Tuhan dan menaati tuntunan-Nya. Alhasil mereka didera dan dijebloskan ke dalam penjara. Namun seperti yang dicatat di dalam kitab Kisah Para Rasul 16 terjadilah gempa bumi yang mengakibatkan pintu penjara terbuka dan pasungan yang membelenggu mereka terlepas. Allah mengubah keadaan sukar yang dialami oleh Paulus dan Silas untuk menggenapi rencana-Nya atas kedua orang rasul-Nya itu. Melalui peristiwa itu mereka dapat memberitakan Injil kepada kepala penjara Filipi dan membawa yang bersangkutan dan keluarganya menjadi pengikut Kristus. Oleh karena itu kita tidak perlu berputus asa ketika keadaan seakan-akan tidak berpihak kepada kita karena sesungguhnya Tuhan sanggup bekerja untuk mengubah keadaan sehingga mendatangkan kebaikan bagi diri kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan ketika karena menaati kehendak Tuhan justru Anda menghadapi keadaan sukar yang tidak Anda harapkan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tidak jarang di dalam hidupku aku harus menghadapi masa-masa sukar di luar yang kuharapkan. Masa sulit yang aku alami justru karena diriku menaati kehendak dan tuntunan-Mu. Namun aku yakin bahwa Engkau sanggup mengubah tantangan yang aku alami menjadi batu tumpuan untuk mengalami rencana-Mu yang lebih besar bagi diriku. Engkau mampu membalik keadaan yang sulit untuk mendatangkan kebaikan bagi hidupku. Ya Tuhan, di dalam segala situasi penuhilah hatiku dengan nyanyian pujian dan pengharapan kepada-Mu.

 

Bapa yang baik, aku menyerahkan diriku kepada-Mu dan memohon penyertaan-Mu sepanjang hari ini agar apa yang aku kerjakan mendatangkan keberhasilan dan kebajikan. Lindungilah aku dari segala malapetaka dan luputkanlah aku dari segala niat jahat orang lain. Tunjukkanlah kebaikan-Mu dalam hidupku agar melalui diriku orang lain dapat percaya kepada-Mu. Aku berdoa memohon uluran tangan-Mu agar hidupku menjadi berkat bagi sesama dan mempermuliakan nama-Mu. Jadikan hidupku hari ini semakin bermakna. Demi nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 16

Mazmur 44

Keluaran 37-38

 


  

Selasa, 13 Februari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Ia berkata: "Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku! 3 Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! (Mazmur 18:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami dianggap sebagai domba-domba sembelihan. 24 Terjagalah! Mengapa Engkau tidur, ya Tuhan? Bangunlah! Janganlah membuang kami terus-menerus!

 

27 Bersiaplah menolong kami, bebaskanlah kami karena kasih setia-Mu! (Mazmur 44:23-24, 27)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, ya Tuhan kami, hanya Engkaulah Pribadi yang paling berkuasa atas alam semesta. Perbuatan dan tindakan-Mu tiada tertandingi. Engkau berkuasa meninggikan dan juga merendahkan karena di tangan-Mulah keperkasaan. Engkau yang mendatangkan nasib malang maupun mujur, baik ataupun buruk atas kehidupan umat manusia tanpa terbantahkan. Jikalau kami mengalami kesengsaraan ataupun kemenangan Engkaulah yang berdaulat untuk menentukannya. Di tangan-Mulah keputusan atas kehidupan ini.

 

Aku menyerahkan hidupku kepada kehendak-Mu. Aku mengharapkan pertolongan-Mu agar Engkau meluputkan aku dari kesesakan yang menimpa aku sehingga aku mengalami kelegaan karena kasih setia-Mu. Janganlah berlama-lama membiarkanku berada dalam pergumulan, namun ulurkanlah tangan-Mu untuk membebaskan aku ya Tuhan. Kiranya aku mengalami kebaikan demi kebaikan-Mu sehingga orang lain di sekitarku melihatnya dan turut memuliakan nama-Mu. Kepada-Mu aku berharap dan kupanjatkan doaku demi nama Tuhan Allah, Khalik langit bumi, Tuhan Yesus Kristus. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Selasa, 13 Februari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! 6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. (Mazmur 30:5, 6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Inilah daftar biaya untuk mendirikan Kemah Suci, yakni Kemah Suci, tempat hukum Allah, yang disusun atas perintah Musa, oleh orang Lewi di bawah pimpinan Itamar, anak imam Harun. 22 Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, membuat segala yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, 23 dan bersama-sama dengan dia turut Aholiab, anak Ahisamakh, dari suku Dan, seorang tukang dan ahli, seorang yang membuat tenunan yang berwarna-warna dari kain ungu tua, dari kain ungu muda, dari kain kirmizi dan dari lenan halus. 24 Segala emas yang dipakai untuk segala pekerjaan mendirikan tempat kudus itu, yakni emas dari persembahan unjukan, ada dua puluh sembilan talenta dan tujuh ratus tiga puluh syikal, ditimbang menurut syikal kudus. (Keluaran 38:21-24)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sebagaimana Ia sendiri menghargai hukum-Nya demikianlah Allah menghendaki agar manusia menghargai firman-Nya tersebut. Allah menghargai hukum-Nya sebab bukan saja berdasarkan ketetapan-ketetapan tersebut Ia mengatur kehidupan umat manusia, namun juga melaluinya Allah menjamin janji-janji-Nya kepada umat-Nya. Oleh sebab itu Ia juga menghendaki agar kita menghargai firman-Nya tersebut. Sebab hanya bila kita menghargainya barulah kita akan menaatinya dengan segenap hati. Penghargaan yang tidak akan terlepas dari iman kita kepada firman dan janji-Nya yang menjamin masa depan kita.

 

Kehendak Allah agar umat-Nya menghargai hukum atau firman-Nya itu terlihat dari perintah yang Ia berikan kepada mereka untuk membangun Kemah Suci, tempat hukum Allah disimpan. Sebagaimana yang dicatat di dalam Keluaran 38 Allah menghendaki agar dua loh batu yang bertuliskan sepuluh hukum Allah disimpan di dalam Kemah Suci yang dibuat dari emas, kain dan bahan-bahan yang sangat mahal. Melaluinya secara tidak langsung Allah mengajar umat-Nya untuk menghargai hukum-hukum-Nya. Penghargaan yang akan mengundang kehadiran-Nya di tengah mereka. Kehadiran Allah akan membawa berkat, tuntunan dan jaminan bagi masa depan umat-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang telah Anda lakukan sebagai wujud dari penghargaan Anda terhadap firman atau hukum Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, hukum-hukum-Mu itu tetap untuk selama-lamanya. Firman-Mu kekal dan dapat diandalkan. Semua yang ada di alam semesta ini akan lenyap, namun ketetapan-Mu tidak pernah berubah sampai kapanpun juga. Perkataan-Mu murni dan memberikan hikmat bagi orang yang menyimpannya di dalam hati. Oleh sebab itu ya Tuhan aku memuji-muji Engkau. Tolonglah diriku untuk semakin mengasihi firman-Mu dan menaatinya di dalam kehidupanku sehari-hari.

 

Aku menyerahkan seluruh kehidupanku ke dalam tangan-Mu. Perlindungan dan pengawalan-Mu membuat aku merasa aman dan tenteram ya Tuhanku. Kepada-Mu aku percaya dan selamanya aku tetap percaya kepada-Mu. Aku memohon penyertaan dan bimbingan-Mu di hari esok yang membawaku hidup secara maksimal dan semakin bermakna. Kusendengkan telingaku untuk mendengar nasehat dari-Mu. Aku membulatkan hati untuk selalu memperhatikan petunjuk-petunjuk-Mu agar aku hidup mengikuti jejak langkah-langkah-Mu ya Tuhan. Kepada Tuhan junjungan hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.