Senin, 29 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

"Dalam jemaah pujilah Allah, yakni TUHAN, hai kamu yang berasal dari sumber Israel!" (Mazmur 68:27)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Para Rasul 1:8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Seorang pemimpin yang bertanggung jawab akan memberdayakan orang-orang yang ia pimpin. Ia tidak hanya meminta agar orang-orang tersebut melaksanakan pekerjaan yang ia tugaskan, namun juga menolong mereka supaya mampu melakukan tugas yang ia berikan. Sama seperti seorang majikan yang menyuruh pegawainya untuk membeli sesuatu barang. Ia pasti akan memberdayakan si pegawai, yaitu dengan membekalinya dengan uang agar yang bersangkutan dapat membeli barang yang ia kehendaki.

 

Demikian juga yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 1 Ia menghendaki agar para pengikut-Nya menjadi saksi-Nya di seluruh bumi. Supaya mereka sanggup melakukan tugas tersebut maka Ia berjanji bahwa Ia akan melengkapi para pengikut-Nya dengan kuasa, yaitu ketika Roh Kudus memenuhi mereka. Dengan kata lain melakukan firman Tuhan bukanlah masalah kemampuan. Sebab Tuhan akan memberdayakan atau memampukan kita untuk melakukannya. Yang diperlukan adalah kesediaan kita untuk menaati perintah-Nya. Selebihnya Tuhanlah yang akan menolong kita untuk mengerjakannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang menjadi penghalang sehingga acapkali orang enggan menaati firman Tuhan? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi penghalang tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku mengucap syukur karena bukan saja Engkau menyuruh diriku untuk melakukan kehendak-Mu, namun juga karena Engkau akan menyanggupkan aku untuk melakukan firman-Mu itu. Kehendak-Mu akan menjadikan hidupku lebih bermutu. Oleh sebab itu, kemampuan untuk melakukan kehendak-Mu yang Engkau berikan akan menjadikan hidupku lebih mulia. Tuhan aku menyerahkan diriku untuk menjadi pelaku firman-Mu. Ampuni kesombongan dan kebimbangan di dalam hatiku yang acapkali menghalangi diriku untuk pelaku firman-Mu.

 

Tuhan, memulai kegiatan di pekan yang akan kujalani ini kembali aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Lebih dari semua hal, aku memohon penyertaan-Mu dan bimbingan-Mu di sepanjang hidupku sehari-hari di minggu ini agar aku terus menjadi saksi-Mu. Dengan demikian orang-orang yang ada di lingkunganku melihat kasih kuasa-Mu dan mereka menjadi percaya kepada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 1

Mazmur 29

Keluaran 7-8

 


  

Senin, 29 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! (Mazmur 32:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar. 4 Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. 5 Suara TUHAN mematahkan pohon aras, bahkan, TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon. (Mazmur 29:3-5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa Surgawi, Engkaulah Allah yang mulia dan yang bersemayam sebagai Raja Alam Semesta untuk selama-lamanya. Sabda-Mu adalah titah yang penuh kuasa, mengguntur mengatasi gelombang kehidupan. Sabda-Mu memberi kekuatan dan menjadikan kehidupan ini penuh dengan semarak. Suara-Mu ya Raja segala raja mematahkan segala rintangan, bahkan menumbangkan semua hambatan yang aku hadapi.

 

Tuhan, aku kembali datang kepada-Mu untuk memohon penyertaan-Mu. Mampukanlah aku untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang Engkau percayakan kepadaku. Aku percaya kepada janji-Mu bahwa Engkau akan memberikan kepadaku kemenangan atas semua kesukaran yang menghadang hidupku. Berikanlah kepadaku kekuatan iman dan penuhi hatiku dengan damai sejahtera-Mu. Dalam nama Yesus yang penuh kuasa aku berdoa dan mengucap syukur, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 29 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN semesta alam, berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu! (Mazmur 84:13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan katakan kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku." 28 Lalu kata Firaun: "Baik, aku akan membiarkan kamu pergi untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di padang gurun; hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh. Berdoalah untuk aku." (Keluaran 8:1, 28)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Iblis tidak akan menghalangi kita untuk melakukan kehendak Tuhan selama kita mengerjakannya dengan separuh hati. Sebab yang tidak ia kehendaki adalah bila orang mengikut Tuhan dengan segenap hati. Sedangkan ia merasa senang bila orang mengikut Tuhan hanya dengan setengah hati. Karena mereka inilah yang akan menjadi penghalang bagi orang lain untuk mengalami kemajuan iman. Dengan kata lain, apabila Iblis berhasil membuat orang berpuas diri karena melakukan kehendak Tuhan secara asal-asalan maka ia juga akan berhasil menghambat banyak orang lain untuk mengalami berkat Tuhan.

 

Strategi itulah yang dilakukan oleh Firaun kepada Musa. Setelah berulang-ulang menghalangi umat Tuhan untuk meninggalkan Mesir, maka akhirnya ia mengijinkan mereka untuk pergi. Namun dengan satu syarat, seperti yang dicatat di dalam Keluaran 8, yaitu bahwa mereka tidak boleh pergi terlalu jauh. Sedangkan maksud Tuhan adalah agar umat-Nya meninggalkan Mesir, memasuki negeri Kanaan dan beribadah kepada-Nya di sana. Apabila Musa menyetujui syarat yang diajukan Firaun ini, maka ia akan menjadi penghalang bagi umat Tuhan untuk mengalami janji Tuhan dengan sepenuhnya. Strategi Firaun ini masih digunakan oleh Iblis sampai masa kini. Karena itu sebaliknya dari melakukan kehendak Tuhan secara asal-asalan haruslah kita mengerjakannya dengan segenap hati.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda mengikut Tuhan dengan segenap hati? Apakah bukti dari jawaban Anda itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau tidak pernah bekerja secara separuh-separuh. Engkau selalu bekerja dengan sempurna. Engkau tidak memberkati diriku secara setengah-setengah, namun Engkau melimpahi diriku dengan berkat yang sempurna, baik bagi roh, jiwa dan kehidupan jasmaniahku. Tuhan, tolonglah diriku agar aku juga mengikuti teladan-Mu ini, yaitu mengasihi dan menaati kehendak-Mu dengan segenap hatiku.

 

Tuhan Yesus, sebagai wujud dari rasa terima kasihku kepada-Mu, aku ingin menyenangkan hati-Mu di sepanjang hidupku. Aku mau hidup bukan semata-mata untuk kepentingan diriku sendiri melainkan untuk beribadah kepada-Mu. Tolonglah aku agar semua yang aku kerjakan di sepanjang minggu ini merupakan persembahan kepada-Mu. Tuhan, aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan kasih-Mu. Kepada-Mu ya Tuhan Yesus aku memanjatkan doaku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.