Jumat, 5 Januari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

Pengantar Ibadah

 

Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! (Mazmur 105:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit)

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. 44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. 45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. (Matius 5:43-45)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kasih yang ilahi adalah kasih yang tidak bersyarat. Apabila kasih yang manusiawi bersifat timbal balik, yaitu mengasihi orang yang berbuat baik kepada kita dan membenci orang yang memusuhi diri kita, maka tidak demikian halnya dengan kasih yang ilahi. Kasih yang mulia adalah kasih yang tidak tergantung kepada perilaku dari orang yang kita kasihi. Hanya dengan kasih yang seperti itulah baru kita dapat mengasihi semua orang, termasuk orang-orang yang sesungguhnya tidak pantas untuk dikasihi.

 

Kasih seperti itu pulalah yang diajarkan Tuhan Yesus kepada para pengikut-Nya. Di dalam Matius 5, Ia menjelaskan bahwa kasih yang tidak bersyarat itulah yang ada pada Allah Bapa. Di dalam kasih tersebut, Ia berbuat baik kepada semua orang. Ia mengulurkan kebaikan-Nya terhadap orang yang jahat maupun yang baik, dan bagi orang yang benar dan tidak benar. Dengan kasih yang ilahi itulah, Ia menebus kita dari kehidupan yang sia-sia, serta membentangkan hari depan yang baru dan penuh dengan makna. Kasih yang seperti itulah yang perlu kita teladani di dalam hidup kita sehari-hari kepada sesama kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang menjadi kendala bagi Anda untuk meneladani tindakan Allah di dalam mengasihi semua orang?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, kalau saja kasih-Mu bersifat bersyarat maka sesungguhnya aku tidak akan layak untuk Engkau kasihi. Aku bersyukur sebab dengan kasih yang tidak terbatas tersebut, Engkau telah menerima diriku apa adanya, menghapuskan masa laluku dan memberikan masa depan yang baru bagi diriku. Bapa yang penuh rahmat, tolong diriku untuk dapat mengikuti jejak-Mu di dalam mengasihi semua orang agar dengan demikian diriku layak untuk disebut sebagai anak-Mu.

 

Tuhan, ke dalam kasih-Mu aku menyerahkan hidupku. Sertailah diriku dan tuntunlah hidupku di jalan-Mu. Jauhkanlah aku dari pencobaan dan jagailah diriku dari hal-hal yang jahat. Tolonglah diriku di dalam semua hal yang akan aku kerjakan hari ini. Jadikanlah semua itu berhasil, berkenan kepada-Mu dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk hari ini:

 

Matius 5

Mazmur 5

Kejadian 9-10

 


  

Jumat, 5 Januari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. 5 Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. 6 Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan. (Mazmur 5:4-6)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, luruskanlah hatiku agar doaku berkenan kepada-Mu. Tidak ada bagian dari hidupku yang dapat kusembunyikan dari mata-Mu. Ampunilah diriku karena dosa dan kesalahanku. Engkau mengasihi semua orang namun bukan berarti Engkau membiarkan orang untuk tetap hidup dalam kefasikan dan kebohongan mereka. Itu sebabnya Engkau tidak akan mengabulkan permohonan yang lahir dari niatan hati yang jahat. Ya Tuhan, jadikanlah hidupku persembahan yang berkenan kepada-Mu.

 

Tolonglah diriku agar aku dapat menjadi garam di tengah kehambaran dan terang di dalam kegelapan di sekitarku. Pakailah diriku sebagai saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu. Kiranya orang dapat melihat wajah Kristus melalui perilaku diriku sehari-hari dan mengalami kasih-Mu oleh perkataan-perkataanku. Tuhan, tuntunlah diriku untuk senantiasa berjalan di dalam kebenaran-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 


  

Jumat, 5 Januari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

Pengantar Ibadah

 

Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! (Mazmur 105:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi. 2 Akan takut dan akan gentar kepadamu segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan.” (Kejadian 9:1, 2)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berkat dan tanggung jawab merupakan dua hal yang tidak boleh dipisahkan. Adakalanya orang hanya mengharapkan berkat dari Tuhan namun tidak bersedia untuk mengelola berkat yang telah Tuhan berikan tersebut secara bertanggung jawab. Sebagai contoh, tidak jarang orang mengharapkan Tuhan memberkati dirinya dalam rumah tangga, perusahaan ataupun pelayanan. Namun sayang, yang bersangkutan tidak bersedia mengelola rumah tangga, perusahaan maupun pelayanan yang Tuhan percayakan kepadanya tersebut secara bertanggung jawab. Padahal sikap bertanggung jawab terhadap berkat yang Tuhan berikan tersebut akan mendatangkan berkat yang lebih besar lagi.

 

Prinsip berkat dan tanggung jawab inilah yang Tuhan ajarkan kepada Nuh dan anak-anaknya di dalam Kejadian 9. Di satu sisi, Ia memberkati Nuh dan anak-anaknya dengan menjadikan jumlah mereka bertambah banyak serta memberikan mereka otoritas dan hak untuk menikmati semua hewan dan tanaman yang ada di bumi. Namun di sisi yang lain, mereka juga harus memenuhi bumi dan mengelola seluruh isi bumi tersebut secara bertanggung jawab. Prinsip ini bukan hanya berlaku untuk Nuh dan anak-anaknya saja, namun juga bagi diri kita. Kita tidak boleh memisahkan antara berkat Tuhan dan sikap bertanggung jawab terhadap berkat tersebut.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, mengapa kebanyakan orang lebih suka menerima berkat Tuhan dibandingkan mengelola berkat tersebut secara bertanggung jawab?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur karena Engkau tidak pernah lalai di dalam memberkati diriku. Namun Engkau juga tidak pernah membiarkan diriku menyia-nyiakan berkat yang Engkau berikan secara tidak bertanggung jawab. Engkau memberkati hidupku dan mendidik diriku untuk mengelola berkat-Mu sebagaimana seharusnya. Sehingga dengan demikian, bukan saja aku dapat menikmati kebaikan-Mu namun aku juga dapat menjadi saluran kasih-Mu kepada sesamaku dan menggunakan semua berkat-Mu untuk memuliakan nama-Mu.

 

Oleh sebab itu, aku bersyukur untuk semua kebaikan-Mu yang telah aku alami pada hari ini. Sungguh berlimpah-limpah kemurahan-Mu bagi diriku. Tuhan, ajarlah diriku untuk semakin bertambah dewasa di dalam iman kepada-Mu dan hidup semakin dekat dengan-Mu. Dengan demikian, hidupku bukan semata-mata berpusatkan kepada berkat-Mu namun kepada diri-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku memanjatkan doaku ini. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.