materi.php2019-09-07ibadah-pagi

Tanggal 7 September

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus. (Mazmur 65:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. 2 Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, 3 bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan 4 Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karunia Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya. (Ibrani 2:1-4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Salah satu wujud dari sikap menghargai anugerah Tuhan adalah dengan menaati firman-Nya. Hal ini sama seperti seorang yang telah melanggar peraturan lalu lintas dan yang kemudian hanya diperingatkan serta tidak ditilang oleh polisi yang menghentikan dirinya. Apabila orang tersebut sungguh-sungguh menghargai kemurahan hati dari sang polisi yang telah memaafkan dirinya itu, maka ia tidak akan dengan sengaja melanggar peraturan lalu lintas lagi. Demikian pula kalau kita sungguh-sungguh menghargai anugerah Allah dalam mengampuni dosa kita maka kita tidak akan berbuat dosa lagi, namun akan hidup dalam ketaatan terhadap firman-Nya.

 

Bahwasanya ketaatan kepada firman Allah merupakan penghargaan terhadap anugerah-Nya ini dikemukakan di dalam Ibrani 2. Di situ diutarakan bahwa pelanggaran dan ketidaktaatan terhadap firman Allah merupakan wujud dari tindakan “menyia-nyiakan keselamatan” yang telah Allah berikan kepada kita. Keselamatan yang kita alami bukan karena upaya atau kebaikan kita, namun karena anugerah-Nya. Oleh sebab itu sikap tidak menyia-nyiakan keselamatan atau sikap menghargai serta mensyukuri anugerah Allah tidaklah cukup bila kita ungkapkan hanya melalui puji-pujian secara lisan kepada Tuhan. Namun haruslah kita wujudkan dengan menaati firman-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda menghargai anugerah Allah? Apakah wujudnya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang sangat besar bagi hidupku. Engkau telah memerdekakan diriku dari perbudakan dosa, memperdamaikan diriku dengan diri-Mu, dan menjamin masa depanku. Ajarlah aku agar tidak menyia-nyiakan keselamatan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku itu. Oleh karena itu berikan kepadaku hati yang lembut dan yang bersedia untuk menaati firman-Mu. Ampunilah diriku apabila adakalanya aku hidup menurut jalanku sendiri dan mengabaikan kehendak-Mu. Tolonglah aku dengan Roh Kudus-Mu agar hidupku merupakan persembahan yang berkenan kepada-Mu.

 

Aku bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku ini. Aku percaya hari ini aku akan mengalami berkat dan kemurahan-Mu yang berlimpah-limpah. Oleh karena itu aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Tuntunlah aku agar senantiasa berjalan sesuai dengan kehendak-Mu. Mampukanlah diriku untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabku secara maksimal. Supaya dengan demikian aku bukan hidup di dalam kesia-siaan tetapi memuliakan nama-Mu. Jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 2

Mazmur 68

Mikha 3-5

 

 

 

 

Music: Ad te Jesu Christe

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 7 September

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. (Mazmur 71:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya, orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya. 3 Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah. 4 Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita. (Mazmur 68:2-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku memuji-muji nama-Mu karena Engkau berdaulat dan kuasa-Mu tidak terbatas. Seluruh isi alam semesta tunduk di bawah kaki-Mu dan tidak ada yang sama dengan diri-Mu. Semua orang yang menentang diri-Mu akan binasa dan semua orang yang memusuhi umat-Mu akan dipermalukan. Sebab Engkaulah pelindung yang teguh dan Engkau pembela yang dapat diandalkan oleh umat-Mu. Oleh karena itu orang yang hidup bernaung di bawah perlindungan-Mu akan bersukacita.

 

Kepada-Mu, ya Tuhan, aku menyerahkan hidupku. Tuntunlah diriku dengan firman-Mu agar aku senantiasa berjalan di dalam kebenaran-Mu. Lindungilah diriku dari semua yang jahat dan jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan. Berikan kepadaku hikmat dan kemampuan agar aku dapat menunaikan tugas serta tanggung jawabku secara maksimal. Pakailah diriku untuk menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pelindungku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Cantarei Ao Senhor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 7 September

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! (Mazmur 105:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Kataku: Baiklah dengar, hai para kepala di Yakub, dan hai para pemimpin kaum Israel! Bukankah selayaknya kamu mengetahui keadilan. 4 Mereka sendirilah nanti akan berseru-seru kepada TUHAN, tetapi Ia tidak akan menjawab mereka; Ia akan menyembunyikan wajah-Nya terhadap mereka pada waktu itu, sebab jahat perbuatan-perbuatan mereka. (Mikha 3:1, 4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kemampuan Allah tidak tergantung kepada apapun juga, sedangkan kemauan-Nya dalam mengabulkan doa sangatlah ditentukan oleh sikap hati kita kepada-Nya. Bahwasanya Allah mampu mengabulkan doa yang dipanjatkan kepada-Nya tidaklah perlu diragukan. Sebab kuasa-Nya tidak terbatas, sehingga tidak ada yang mustahil bagi diri-Nya. Namun bukan berarti Ia selalu bersedia mengabulkan doa manusia. Sebab jika Tuhan mengabulkan doa dari orang yang memberontak terhadap diri-Nya dan hidup di dalam kejahatan, maka secara tidak langsung berarti Ia telah meninabobokan orang tersebut. Alhasil yang bersangkutan akan hidup berlarut-larut di dalam dosanya. Suatu hal yang tak mungkin Allah lakukan.

 

Bahwasanya kemauan Tuhan dalam mengabulkan suatu doa adalah ditentukan oleh sikap hati dari orang yang berdoa, hal ini dicatat di dalam Mikha 3. Di situ ditulis bahwa nabi Mikha berkata Allah tidak menjawab seruan para pemimpin umat-Nya. Alasannya yaitu “sebab jahat perbuatan-perbuatan mereka.” Hal ini menunjukkan bahwa jawaban Tuhan terhadap doa yang dipanjatkan kepada-Nya sangatlah tergantung pada sikap hati dari orang yang berdoa. Apabila yang bersangkutan hidup di dalam sikap hati yang memberontak kepada-Nya maka Tuhan tidak akan menjawab mereka. Bukan karena Ia tidak mampu untuk mengabulkan doa tersebut, namun karena Ia tidak mau untuk menjawabnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah doa-doa Anda yang tidak dihiraukan Tuhan? Apakah yang perlu Anda lakukan bila Anda mengalaminya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya Engkau sanggup melakukan segala sesuatu karena sesungguhnya kuasa-Mu tidak terbatas. Tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Apapun yang Engkau kehendaki pasti akan terlaksana dan apapun yang Engkau rencanakan pasti akan terwujud. Oleh sebab itu aku percaya bahwa sesungguhnya Engkau sanggup menjawab semua doa yang dipanjatkan kepada-Mu. Engkau baik dan kehendak-Mu selalu yang terbaik. Itu sebabnya Engkau mau mengabulkan doa yang sesuai dengan kehendak-Mu. Tuhan, tolonglah diriku untuk semakin mengenal kehendak-Mu dan semakin taat kepada firman-Mu.

 

Menjelang akhir dari hari ini kembali aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau dengan kasih setia-Mu senantiasa menyertai diriku. Tidak pernah Engkau membiarkan diriku berjalan seorang diri. Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau memegang hidupku, dan dengan tangan-Mu yang penuh kasih Engkau menuntun langkah-langkahku. Engkau senantiasa membawa diriku di jalan-Mu yang benar dan tidak pernah membiarkan diriku melangkah ke jalan yang salah. Aku bersyukur karena Engkau memiliki rencana yang indah bagi masa depanku. Kepada-Mu aku mempercayakan hari esokku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolongku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Exaudi Orationem Meam

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.