Tanggal 2 April

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur. 2 Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! 3 Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai! (Mazmur 33:1-3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

25 Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. 26 Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. 27 Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu." (Lukas 4:25-27)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah memberikan perhatian yang khusus kepada mereka yang secara jasmaniah dipandang remeh oleh orang lain. Pada umumnya orang akan mengistimewakan pribadi yang dianggap oleh masyarakat sebagai tokoh yang penting. Yang bersangkutan akan dipersilakan untuk duduk di tempat yang terhormat, dilayani lebih dahulu dan mendapatkan hak-hak istimewa yang tidak diperoleh orang lain. Sedangkan mereka yang dipandang kurang secara jasmaniah, seperti orang yang miskin, berkedudukan rendah dan tidak berdaya diremehkan. Tetapi tidak demikian halnya yang dilakukan oleh Allah. Sebagai pribadi yang penuh dengan anugerah Ia justru memberikan perhatian yang khusus kepada mereka yang secara jasmaniah dipandang remeh oleh kebanyakan orang.

 

Hal inilah yang Yesus kemukakan kepada penduduk Nazaret sebagaimana yang dicatat di dalam Lukas 4. Ia menjelaskan bahwa Allah mengistimewakan janda di Sarfat di tanah Sidon dan Naaman orang Siria. Walaupun mereka berdua bukan orang Israel dan berasal dari bangsa yang dipandang remeh oleh orang Yahudi, namun Allah justru menolong mereka. Ia memelihara sang janda di Sarfat sepanjang masa kekeringan di zaman nabi Elia, serta menahirkan Naaman yang terkena sakit kusta di zaman nabi Elisa. Malahan tindakan itu tidak Ia lakukan terhadap orang Israel di zaman kedua nabi tersebut. Hal ini menegaskan bahwa Allah mengasihi semua bangsa dan di dalam anugerah-Nya Ia memberikan perhatian yang khusus terhadap mereka yang diremehkan orang lain.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sebagai pengikut Kristus, bagaimana seharusnya sikap Anda terhadap pribadi yang dipandang remeh oleh orang lain? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, anugerah-Mu sungguhlah besar. Engkau tidak pernah memandang hina orang yang disisihkan oleh lingkungannya karena dirinya miskin, lemah dan tidak berdaya. Justru kepada mereka yang diremehkan orang lain ini Engkau memberikan perhatian yang khusus. Di dalam kasih-Mu itu pula Engkau telah rela berkorban sampai mati bagi orang yang lemah dan berdosa seperti diriku. Tuhan, ampunilah aku karena adakalanya aku membedakan orang berdasarkan status sosial mereka serta mengabaikan orang-orang yang sederhana. Tuhan, ubahlah hatiku agar sikap hidupku mencerminkan hati-Mu.

 

Kepada-Mu, ya Tuhan, aku memohon rahmat. Tuntunlah hidupku dengan Roh dan firman-Mu agar semua yang aku lakukan di sepanjang hari ini menyenangkan hati-Mu dan memuliakan nama-Mu. Di dalam kuasa Roh-Mu mampukanlah diriku untuk melakukan hal-hal yang lebih besar dari keterbatasan diriku. Sertailah diriku dan mampukanlah aku untuk menjadi saksi-Mu di tengah-tengah lingkungan di mana aku berada. Jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan dan lindungilah aku dari semua yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang telah mati bagi orang berdosa dan bangkit karena Ia tidak berdosa, aku memanjatkan doa ini. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 4

Mazmur 92

Ulangan 29-30

 

 

 

 

Music: Jesus Le Christ

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 2 April

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

11 Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. 12 Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:11, 12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; 14 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. 15 Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, 16 untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya. (Mazmur 92:13-16)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku berterima kasih kepada-Mu karena dengan anugerah-Mu Engkau telah menyelamatkan diriku dari hidup yang sia-sia dan mengubahnya menjadi hidup yang penuh dengan makna. Di dalam anugerah-Mu itu pula Engkau telah menuntun diriku untuk hidup di dalam kebenaran-Mu supaya dengan demikian aku dapat hidup bagaikan pohon korma yang ditanam di pelataran rumah-Mu, yaitu hidup secara produktif sampai di masa lanjut usiaku nanti. Di dalam kasih setia-Mu Engkau melindungi diriku sehingga aku dapat hidup bagaikan pohon aras Libanon yang tetap kokoh di tengah segala keadaan.

 

Tuhan, tolonglah diriku agar mampu hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Supaya dengan demikian di manapun diriku berada aku dapat memberitakan bahwa Engkaulah Tuhan yang benar, yang tidak pernah berbuat curang terhadap siapapun juga dan setia di dalam menggenapi semua janji-janji-Nya. Oleh penyertaan Roh-Mu maka bukannya aku akan terpengaruh oleh keadaan di sekitarku, namun sebaliknya justru aku akan membawa pengaruh yang positif terhadap lingkunganku. Kepada-Mu aku berharap dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku memanjatkan doaku. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Dominus Spiritus est

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 2 April

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kami bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kami bersyukur, dan orang-orang yang menyerukan nama-Mu menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. (Mazmur 75:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, 20 dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka." (Ulangan 30:19, 20)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukanlah nasib, namun sikap hati kita terhadap Tuhan yang akan menentukan kebahagiaan hidup kita. Tidak jarang orang beranggapan bahwa keadaan hidupnya ditentukan oleh nasib dirinya. Apabila kebetulan ia bernasib mujur maka hidupnya akan berbahagia. Sebaliknya bila ia bernasib malang maka dirinya akan dibayang-bayangi oleh penderitaan. Tetapi bukan begitulah yang diajarkan di dalam Alkitab. Diutarakan di sana bahwa sikap hati kita terhadap Tuhanlah yang akan menentukan keadaan hidup kita. Apabila kita mengasihi Tuhan dan menaati firman-Nya maka melalui sikap hati tersebut kita telah memilih untuk mengalami hidup yang berbahagia.

 

Peranan sikap hati terhadap Tuhan kepada kebahagiaan hidup ini dapat kita lihat dalam pesan Musa kepada umat Tuhan seperti yang dicatat di Ulangan 30. Di situ ditulis bahwa Musa menghadapkan kepada umat Allah pilihan antara kehidupan atau kematian, serta berkat atau kutuk. Pilihan tersebut harus mereka putuskan melalui sikap mereka terhadap Tuhan. Apabila mereka memilih untuk bersikap mengasihi Tuhan dan menaati firman-Nya maka berkat yang Allah telah janjikan kepada nenek moyang mereka akan mereka alami. Dengan kata lain, sikap hati yang tepat kepada Tuhan akan membuahkan kebahagiaan di dalam hidup kita, sedangkan sikap hati yang keliru akan mengakibatkan penderitaan yang seharusnya tidak perlu kita alami.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda mengasihi dan menaati Tuhan di dalam hidup Anda? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, sekarang aku menyadari bahwa aku tidak boleh menyerahkan masa depanku untuk ditentukan oleh masa laluku. Karena sesungguhnya kebahagiaan hidupku tidaklah ditentukan oleh latar belakang diriku maupun oleh nasibku. Sebaliknya apa yang akan aku alami di dalam hidup ini sangatlah tergantung kepada sikap hatiku kepada-Mu. Apabila aku mengasihi dan menghormati diri-Mu maka bagaikan bapa yang menyayangi anak-anaknya demikianlah Engkau akan melimpahkan semua kebaikan-Mu dalam hidupku. Aku juga menyadari bahwa jikalau aku mengasihi dan menghormati diri-Mu itu juga bukan karena kebaikanku, namun karena kebaikan-Mu kepadaku. Karena sesungguhnya Engkau yang terlebih dulu mengasihi diriku sebelum aku mengasihi diri-Mu.

 

Oleh sebab itu, Tuhan, aku sungguh bersyukur untuk kasih-Mu. Sebab hanya karena Engkau telah mengasihi diriku, yaitu dengan rela mengorbankan diri-Mu sampai mati di kayu salib, maka aku dapat mengasihi Engkau. Aku juga bersyukur untuk kemurahan-Mu sehingga aku dapat mengenal firman-Mu dan oleh pertolongan Roh-Mu sehingga aku dapat menaati kehendak-Mu. Tuhan, kepada-Mu aku menyerahkan seluruh hidupku dan masa depanku. Bawalah diriku agar mengalami rencana-Mu yang indah dan yang penuh dengan harapan yang mulia itu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang hidup untuk selama-lamanya, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Tu Sei Sorgente Viva

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html