Tanggal 8 Desember

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya kekuatanku, aku mau berpegang pada-Mu, sebab Allah adalah kota bentengku. (Mazmur 59:10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah. 3 Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! 4 Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu." (Wahyu 15:2-4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Apa yang kita ucapkan tentang Tuhan ketika kita mengalami keadaan yang tidak kita harapkan mengungkapkan iman kita yang sesungguhnya kepada-Nya. Sebab tentu adalah mudah untuk berkata bahwa Tuhan itu baik ketika keadaan berjalan dengan lancar dan semua yang kita inginkan kita dapatkan.  Namun lain halnya bila kita mengalami keadaan yang tidak kita inginkan dan apa yang kita harapkan justru tidak Tuhan kabulkan. Bila di dalam situasi yang seperti itu kita tidak menjadi marah kepada Tuhan, namun tetap memuji Dia, sikap tersebut menunjukkan iman kita kepada-Nya. Yaitu bahwa kita mempercayai kebaikan dan kedaulatan Tuhan di dalam segala keadaan.

 

Iman seperti itulah yang ada di dalam diri Musa sebagaimana yang terlihat dalam nyanyian yang ia naikkan kepada Tuhan. Lagu pujian yang dikutip oleh Yohanes di dalam Wahyu 15, dan yang pernah dinyanyikan oleh Musa menjelang akhir hidupnya sebagaimana yang ditulis di dalam Ulangan 32. Sesudah bersusah payah selama empat puluh tahun memimpin bangsa Israel melewati padang gurun, Musa mendapati bahwa Tuhan tidak mengizinkan dirinya untuk memasuki negeri Kanaan seperti yang ia inginkan. Menghadapi keadaan tersebut Musa tidak menjadi kecewa dan marah kepada Tuhan, tetapi ia tetap memuji Tuhan. Itulah wujud dari iman yang sejati dan sikap yang sepatutnya kepada Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang sepatutnya menjadi sikap Anda kepada Tuhan ketika Anda mengalami keadaan yang tidak sesuai dengan harapan Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang baik, aku percaya bahwa rencana-Mu bagi hidupku selalu indah, sempurna dan jauh lebih tinggi daripada rencana yang kususun bagi diriku sendiri. Oleh karena itu apabila aku mendapati bahwa rancangan-Mu tidaklah sama dengan rancanganku, ajarlah diriku untuk berserah kepada kehendak-Mu. Penuhilah hatiku dengan iman bahwa Engkau baik dan tak ada kecurangan di dalam hati-Mu. Sehingga di dalam segala keadaan hatiku tetap melimpah dengan ucapan syukur kepada-Mu. Di dalam iman kepada-Mu itu maka masa yang sukarpun akan menolong diriku untuk semakin berserah kepada-Mu.

 

Pagi hari ini kembali aku mengangkat syukurku kepada-Mu, karena aku percaya sebagaimana Engkau telah menyertai hidupku di hari-hari yang lalu demikianlah Engkau akan menyertai hidupku di sepanjang hari ini. Tuntunlah hidupku dengan firman-Mu dan bawalah aku untuk melangkah di jalan-jalan kemenangan-Mu. Sanggupkanlah diriku untuk mengisi hari ini dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu, tidak sia-sia, dan menjadi berkat bagi sesamaku. Kepada-Mu, ya Bapa, aku berharap. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Pengakuan Iman Rasuli

 

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Wahyu 15

Amsal 9

Nehemia 10-11

 

 

 

 

Music: I Am Sure I Shall See

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 8 Desember

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada Tuhan! (Mazmur 31:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela. 8 Janganlah mengecam seorang pencemooh, supaya engkau jangan dibencinya, kecamlah orang bijak, maka engkau akan dikasihinya, 9 berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah. (Amsal 9:7-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, berikanlah kepadaku hikmat untuk mengetahui kapan aku harus berbicara dan kapan aku harus berdiam diri. Berikan juga kepadaku hati yang peka untuk mengenali niatan hati orang, supaya dengan demikian aku dapat berbicara dengan yang bersangkutan dalam sikap yang bijak. Tolonglah diriku agar perkataan-perkataan yang kuucapkan bersifat jernih, membangun dan menuntun orang kepada kebenaran. Supaya dengan demikian aku dapat memuliakan nama-Mu melalui perilaku dan perkataanku.

 

Siang hari ini kembali aku memohon agar Engkau menolong diriku dalam mengisi hari ini dengan kehidupan yang bermakna, tidak sia-sia dan menyukakan hati-Mu. Sehingga waktu yang Engkau berikan kepadaku pada hari ini bukanlah sekadar waktu yang hampa, namun aku dapat mengisinya dengan kehidupan yang tidak akan kusesali. Tuntunlah diriku agar setiap langkah kehidupan yang kuambil selaras dengan kehendak-Mu serta menjadi berkat bagi sesamaku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: In Manus Tuas Pater

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 8 Desember

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya! 9 Ia mempertahankan jiwa kami di dalam hidup dan tidak membiarkan kaki kami goyah. (Mazmur 66:8, 9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

22 Pengawas orang-orang Lewi di Yerusalem adalah Uzi bin Bani bin Hasabya bin Matanya bin Mikha dari bani Asaf, yakni para penyanyi yang menyanyi sementara berlangsung kebaktian di rumah Allah. 23 Karena mengenai mereka ada perintah raja yang menetapkan peraturan untuk para penyanyi menurut keperluan setiap hari. (Nehemia 11:22, 23)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Memuji-muji Tuhan dengan segenap hati merupakan hal yang sangat penting, sebab tindakan tersebut merupakan sikap yang berkenan kepada-Nya. Harus diingat bahwa Allah adalah pribadi yang mulia, dan manusia diciptakan untuk memuliakan Dia. Oleh sebab itu memuji Tuhan bukanlah sekadar kegiatan untuk mengisi waktu di dalam ibadah, namun haruslah merupakan ungkapan hati yang sungguh-sungguh menghormati Dia. Dengan kata lain, memuji Tuhan baik di dalam ibadah bersama maupun di dalam kehidupan kita sehari-hari tidak boleh dianggap sebagai hal yang sepele. Karena puji-pujian kepada Tuhan yang dilakukan dengan segenap hati akan berkenan kepada-Nya.

 

Pentingnya untuk memuji-muji Tuhan dengan segenap hati ini dicatat di dalam Nehemia 11. Di situ disebutkan tentang Uzi yang berasal dari bani Asaf, "yakni para penyanyi yang menyanyi sementara berlangsung kebaktian di rumah Allah." Dijelaskan juga bahwa "raja yang menetapkan peraturan untuk para penyanyi menurut keperluan setiap hari." Raja yang dimaksud di sini adalah raja Daud, yang di dalam 1Tawarikh 25 ditulis telah mengatur tugas para penyanyi dalam memuji Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwasanya memuji-muji Tuhan merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu dilakukan dengan segenap hati. Sebab hanya dengan demikian barulah puji-pujian itu akan berkenan kepada-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah selama ini Anda telah memuji Tuhan dengan segenap hati? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, penuhilah hatiku dengan puji-pujian kepada-Mu. Sebab hanya Engkau yang layak untuk menerima segala pujian, hormat dan ucapan syukurku. Kebaikan-Mu tidak terbatas, turun-temurun dan tidak pernah berkesudahan. Hanya oleh karena kemurahan-Mu itulah aku dapat menjalani hidupku ini di dalam kehidupan yang penuh dengan makna dan kebahagiaan. Oleh karena anugerah-Mu aku dapat melewati hari-hari yang kujalani bukan di dalam kesia-siaan. Sungguh hatiku beria-ria karena Engkaulah keselamatan dan perlindunganku. Orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan.

 

Menjelang akhir dari hari ini kembali aku berterima kasih untuk tuntunan dan penyertaan-Mu yang telah kualami di sepanjang hari ini. Tidak pernah sekalipun Engkau mengecewakan hidupku. Karena sesungguhnya Engkau adalah pribadi yang dapat diandalkan dan orang yang berharap kepada-Mu tidak akan kembali dengan tangan hampa. Aku mempercayakan semua yang telah kukerjakan pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan sehingga memuliakan nama-Mu. Aku menyerahkan hari esokku ke dalam tangan kasih setia-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang patut dipuji dan disembah, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Laudate Omnes Gentes

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html