materi.php2020-09-24ibadah-pagi

Tanggal 24 September

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. 2 Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!" (Mazmur 16:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. 13 Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul. (Lukas 6:12, 13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Mengawali setiap keputusan penting dengan sikap bergantung kepada Allah merupakan langkah terbaik yang dapat kita lakukan. Sebab pada dasarnya keputusan-keputusan yang kita buat di masa lampau akan menentukan keadaan kita di masa kini. Keputusan-keputusan yang tepat akan membuahkan kebahagiaan. Sebaliknya keputusan-keputusan yang keliru akan mengakibatkan penyesalan. Sedangkan pengetahuan dan hikmat kita bersifat terbatas. Sehingga keputusan-keputusan yang kita buat tidaklah selalu tepat. Namun tidak demikian halnya dengan Allah. Hikmat-Nya tidak terbatas. Oleh karena itu penyerahan diri kepada-Nya akan memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang benar.

 

Sikap bergantung kepada Allah Bapa inilah yang Yesus contohkan di dalam keberadaan-Nya di dunia sebagai seorang manusia. Seperti yang dicatat di dalam Lukas 6 ketika akan memilih para rasul-Nya Ia terlebih dahulu berdoa kepada Allah Bapa. Untuk itu Ia berdoa semalam-malaman di tempat yang sunyi. Apabila Yesus, yang adalah Tuhan, sebelum membuat keputusan yang penting merendahkan hati dengan bergantung kepada Allah Bapa melalui doa, apalagi diri kita. Tentu kita juga harus melakukan hal yang sama. Sebelum membuat keputusan yang penting kita perlu menyerahkan diri melalui doa dan memohon tuntunan Allah bagi hidup kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Selama ini apakah yang telah Anda lakukan sebelum mengambil keputusan yang penting? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, pagi hari ini kembali aku merendahkan diri di hadapan-Mu dan memasrahkan seluruh hidupku ke dalam tangan-Mu. Aku menyadari akan keterbatasan diriku dan ketidakterbatasan hikmat-Mu. Keterbatasan pengetahuanku menyebabkan tidak jarang aku keliru di dalam membuat keputusan. Sedangkan ketidakterbatasan hikmat-Mu membuat tidak ada satupun keputusan-Mu yang salah. Aku bersyukur karena Engkau bersedia menuntun diriku dengan hikmat-Mu sehingga aku disanggupkan untuk membuat pilihan-pilihan yang benar sesuai dengan kehendak-Mu. Ya Tuhan, kepada-Mu aku berharap.

 

Aku juga bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku pada hari ini. Tolonglah diriku agar mampu mengisinya sesuai dengan kehendak-Mu dan dengan kehidupan yang tidak sia-sia. Sertailah diriku di dalam setiap langkah yang kuambil dan berkatilah setiap upayaku dengan keberhasilan. Tolonglah diriku agar senantiasa bersikap waspada sehingga dengan demikian aku tidak perlu terjerumus ke dalam pencobaan. Jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 6

Mazmur 85

Yeremia 18-20

 

 

 

 

Music: In Manus Tuas Pater

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 24 September

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

13 Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu. 14 Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan. (Mazmur 56:13, 14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Engkau telah berkenan kepada tanah-Mu, ya TUHAN, telah memulihkan keadaan Yakub. 3 Engkau telah mengampuni kesalahan umat-Mu, telah menutupi segala dosa mereka. Sela 4 Engkau telah menyurutkan segala gemas-Mu, telah meredakan murka-Mu yang menyala-nyala. 5 Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami, dan tiadakanlah sakit hati-Mu kepada kami. (Mazmur 85:2-5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, karena Engkau maha pengasih dan maha pengampun. Di dalam kasih-Mu yang tidak terbatas Engkau bersedia mengampuni diriku atas segala dosa dan kesalahanku. Di dalam rahmat-Mu Engkau bersedia melupakan dan menghapuskan semua noda dan cela di dalam hidupku. Di dalam kasih-Mu Engkau rela menanggung segala hukuman yang seharusnya menimpa diriku. Di dalam kasih setia-Mu Engkau memulihkan masa depanku. Sungguh aku bersyukur untuk semuanya itu.

 

Aku juga berterima kasih untuk pemeliharaan-Mu yang telah kualami dari hari ke hari di sepanjang hidupku. Di dalam kemurahan-Mu Engkau senantiasa menuntun dan menyertai diriku sehingga aku tidak perlu tersesat di dalam menempuh jalan hidupku. Tuhan, tolonglah diriku agar sanggup mengerjakan tugas dan tanggung jawabku sebagaimana yang seharusnya. Pakailah hidupku untuk menjadi alat bagi kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Jesu Redemptor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 24 September

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi! (Mazmur 52:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Lalu pergilah aku ke rumah tukang periuk, dan kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan. 4 Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. 5 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, bunyinya: 6 "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel! (Yeremia 18:3-6)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kehidupan kita di tangan Tuhan adalah bagaikan tanah liat di tangan seorang tukang periuk, yaitu hidup karena anugerah-Nya saja. Tanah liat adalah barang yang dianggap kotor dan tidak berharga. Sehingga apabila sepatu kita terkena olehnya kita akan membersihkannya dan membuang tanah liat tersebut. Namun bila tanah liat itu sudah dibentuk oleh tangan seorang tukang periuk menjadi sebuah bejana, maka ia tidak lagi dipandang sebagai barang yang kotor. Tetapi ia akan dipandang sebagai benda yang berguna dan berharga. Demikian pula dengan kehidupan kita di dalam anugerah Tuhan. Dari hidup yang sia-sia Ia mengubah diri kita menjadi berharga dan bermakna.

 

Besarnya anugerah inilah yang Allah kemukakan di dalam Yeremia 18. Kepada bangsa Israel Ia berkata bahwa tindakan-Nya dalam menerima mereka menjadi umat-Nya adalah sama seperti tindakan seorang tukang periuk yang membentuk tanah liat menjadi bejana. Ia telah membentuk mereka, para budak dari Mesir, menjadi umat-Nya yang berharga. Bahkan kalau dalam pembentukan tersebut mereka pernah memberontak kepada-Nya, sehingga menjadi sebuah bejana yang rusak, bagaikan seorang tukang periuk Ia tetap bersedia mengerjakan mereka kembali menjadi apa yang baik dalam pemandangan-Nya. Artinya, di dalam anugerah-Nya Ia tetap bersedia menerima dan memulihkan umat-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimana seharusnya Anda menyikapi anugerah Allah bagi hidup Anda tersebut? Apakah yang Anda lakukan untuk mewujudkannya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, aku menyadari bahwa sesungguhnya hidupku ini adalah semata-mata karena anugerah-Mu. Dari kehidupan yang sia-sia Engkau memilih dan mengangkat diriku untuk menjadi anak-Mu sehingga dengan demikian aku memiliki kehidupan yang penuh dengan makna. Dengan tangan kasih-Mu Engkau membentuk diriku untuk menjadi alat bagi kemuliaan nama-Mu. Dari kehidupan yang tidak berharga Engkau mengubah hidupku menjadi alat yang berguna di tangan-Mu. Sungguh aku bersyukur untuk semua kemurahan-Mu itu. Tolonglah diriku agar sanggup bertanggung jawab dan tidak menyia-nyiakan anugerah-Mu yang besar bagi diriku.

 

Aku juga bersyukur untuk penyertaan-Mu yang telah kualami di sepanjang hari ini. Dengan kasih dan kesabaran-Mu Engkau bersedia menuntun diriku di setiap jalan kehidupan yang harus kutempuh. Aku juga berterima kasih untuk pertolongan-Mu bagi diriku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawab yang harus kukerjakan. Aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Aku percaya kasih setia-Mu menjamin hari esokku sehingga dengan demikian aku dapat menyongsong masa depan dalam iman dan damai sejahtera. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sumber segala anugerah, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: I Am Sure I Shall See

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html