materi.php2020-04-07ibadah-pagi

Tanggal 7 April

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah, dan biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi. (Mazmur 108:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

16 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak. 17 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkan potongan-potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul. (Lukas 9:16, 17)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pemeliharaan Tuhan tidak pernah kurang dari yang diperlukan oleh umat-Nya, bahkan lebih dari yang mereka butuhkan. Karena kemampuan manusia terbatas maka acapkali pemeliharaan yang mereka lakukan juga bersifat terbatas. Pada umumnya kemampuan manusia di dalam memelihara adalah asal memenuhi kebutuhan, jarang melampaui yang diperlukan, bahkan adakalanya tidak mencukupi kebutuhan. Hal ini berbeda dengan pemeliharaan Tuhan. Karena kemampuan dan kasih-Nya tidak terbatas itu sebabnya pemeliharaannya tidak akan pernah kurang, bahkan bersifat berlimpah-limpah.

 

Limpahnya pemeliharaan Tuhan ini nampak di dalam mujizat pelipatgandaan roti serta ikan yang Yesus lakukan sebagaimana yang dicatat di dalam Lukas 9. Melalui pelipatgandaan tersebut Ia menunjukkan kasih dan kuasa-Nya dengan memelihara orang-orang yang mendengar ajaran-Nya. Dicatat bahwa mereka semuanya makan sampai kenyang. Artinya berkat yang Tuhan sediakan tidak kurang dari yang diperlukan oleh orang banyak tersebut. Bukan itu saja, sesudah mereka makan didapati masih terdapat kelebihan sebanyak dua belas bakul. Hal ini menunjukkan bahwa kasih dan kuasa Tuhan tidaklah terbatas sehingga pemeliharaan-Nya bersifat lebih dari cukup.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apabila Tuhan yang memelihara hidup kita, bagaimana seharusnya kita menatap masa depan kita? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Gembala yang baik, di dalam pemeliharaan-Mu takkan kekurangan aku. Engkau memperhatikan kehidupan jasmaniahku sebagaimana Engkau tidak mengabaikan kehidupan batiniahku. Engkau mencukupkan setiap yang kuperlukan di dalam hidupku. Bahkan Engkau bersedia memberkati hidupku secara berlimpah-limpah, karena sesungguhnya kasih dan kuasa-Mu tidaklah terbatas. Tidak ada apapun yang dapat membatasi diri-Mu. Engkau sanggup mengadakan semua yang kuperlukan di dalam hidup ini sesuai dengan janji-Mu. Di dalam tangan-Mu hidupku mengalami kebahagiaan, damai sejahtera dan sukacita yang penuh.

 

Pagi hari ini aku merendahkan diriku di hadapan-Mu. Sertailah diriku di dalam melaksanakan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah diriku di jalan-Mu yang benar oleh karena nama-Mu. Di saat aku harus melewati lembah yang kelam aku tidak takut bahaya karena Engkau membela dan melindungi diriku. Luruskanlah jalan hidupku, jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan dan lepaskanlah aku dari yang jahat. Pakailah diriku menjadi saluran dari kebaikan-Mu bagi semua orang yang kujumpai pada hari ini. Supaya dengan demikian merekapun dapat datang kepada keselamatan yang Engkau sediakan di dalam anugerah-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pemelihara hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 9

Mazmur 97

Yosua 5-6

 

 

 

 

Music: Ubi Caritas

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 7 April

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN! (Mazmur 31:25)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya. 8 Sion mendengarnya dan bersukacita, puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak, oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN. 9 Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah. (Mazmur 97:7-9)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkaulah Allah yang benar dan orang yang beribadah kepada-Mu tidak akan pernah mendapat malu. Oleh karena itu tidak henti-hentinya mulutku mengucap syukur kepada-Mu. Aku hendak memuji-muji nama-Mu sebab Engkaulah Yang Mahatinggi dan tidak ada satupun yang sanggup menyamai kemuliaan-Mu. Engkau yang mahamulia dan yang menciptakan semua yang ada untuk kemuliaan-Mu. Engkaulah sumber sukacitaku yang tidak akan pernah kering namun selalu berlimpah di setiap keadaan.

 

Tuhan, ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan hidupku. Aku memohon kepada-Mu agar Engkau menyertai diriku di dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabku. Oleh pertolongan-Mu aku akan mampu memikul kepercayaan yang Engkau berikan kepadaku. Sehingga dengan demikian hidupku tidak dapat dibatasi oleh keterbatasanku. Bersama dengan Engkau aku akan melakukan hal-hal yang besar demi kemuliaan-Mu. Kepada-Mu aku berharap, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku yang setia, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Adoramus te O Christe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 7 April

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu! (Mazmur 43:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 Sementara berkemah di Gilgal, orang Israel itu merayakan Paskah pada hari yang keempat belas bulan itu, pada waktu petang, di dataran Yerikho. 11 Lalu pada hari sesudah Paskah mereka makan hasil negeri itu, yakni roti yang tidak beragi dan bertih gandum, pada hari itu juga. 12 Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan. (Yosua 5:10-12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Hal yang mustahil adalah tanggung jawab Tuhan, sedangkan hal yang tidak mustahil adalah tanggung jawab kita. Adakalanya tentang hal ini orang keliru dalam bersikap. Mereka dengan congkak bermaksud untuk mengambil tanggung jawab atas hal-hal yang mustahil untuk dilakukan sehingga sebagai akibat mereka menjadi frustrasi karena ternyata mereka tidak mampu untuk mengerjakannya. Di pihak yang lain, di dalam kemalasan mereka tidak mau bertanggung jawab untuk mengerjakan hal-hal yang sebenarnya tidak mustahil untuk mereka lakukan. Sikap yang benar adalah, kita harus menyerahkan hal-hal yang mustahil kepada Tuhan dan mengerjakan secara bertanggung jawab hal-hal yang tidak mustahil untuk kita laksanakan.

 

Sikap seperti itulah yang Tuhan kehendaki bagi umat-Nya. Sebagaimana yang dicatat di dalam Yosua 5, tidak lama sesudah bangsa Israel memasuki negeri Kanaan maka manna, yaitu roti yang mereka terima di sepanjang perjalanan di padang gurun, tidak lagi turun. Memang padang gurun adalah tempat yang mustahil bagi orang untuk bercocok tanam. Itu sebabnya di sana Tuhanlah yang bertanggung jawab untuk menyediakan makanan bagi umat-Nya. Namun di tanah Kanaan tidaklah mustahil bagi mereka untuk menabur dan menuai. Karena itu manna berhenti turun dan sekarang merekalah yang wajib bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan makan mereka sehari-hari. Semua ini menunjukkan bahwa hal-hal yang mustahil adalah tanggung jawab Tuhan, sedangkan hal-hal yang tidak mustahil adalah tanggung jawab kita untuk mengerjakannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda memenuhi tanggung jawab Anda dan menyerahkan kepada Tuhan apa yang mustahil untuk Anda kerjakan? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau senantiasa menolong diriku dalam menghadapi semua kemustahilan yang menghadang hidupku. Kuasa-Mu tidak terbatas sehingga tidak ada yang sukar bagi diri-Mu. Mujizat-Mu tetap berlangsung sampai hari ini sehingga tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Engkau sanggup memelihara umat-Mu dalam perjalanan mereka di padang gurun tanpa sekalipun mereka mengalami kekurangan. Dengan setia Engkau selalu mencukupkan semua yang mereka perlukan bagi hidup mereka. Hal yang sama Engkau lakukan di dalam hidupku di masa kini.

 

Bapa yang penuh dengan kasih, tolonglah diriku agar mampu mengerjakan semua tugas yang memang merupakan tanggung jawabku. Berikan kepadaku hikmat agar aku sanggup mengelola semua yang Engkau percayakan kepadaku sebagaimana seharusnya. Berkatilah semua yang kukerjakan, jadikanlah apa yang aku tabur akan bertumbuh dan berbuah pada waktunya sehingga keberhasilan akan menyertai hidupku. Aku menyerahkan hidupku dan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Dengan berpegang kepada janji-Mu aku memohon genapilah rencana-Mu di dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Pemelihara yang sempurna, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: I Am Sure I Shall See

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html