Tanggal 30 Juni
Ibadah Malam
Pukul 18:00 -
22:00
Pengantar Ibadah
Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak
terduga. (Mazmur 145:3)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda
pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
12
Suruhan yang pergi memanggil Mikha itu berkata kepadanya: "Ketahuilah,
nabi-nabi itu sudah sepakat meramalkan yang baik bagi raja, hendaklah engkau
juga berbicara seperti salah seorang dari pada mereka dan meramalkan yang
baik." 13 Tetapi Mikha menjawab: "Demi TUHAN yang hidup,
sesungguhnya, apa yang akan difirmankan Allahku, itulah yang akan
kukatakan."
(2Tawarikh 18:12, 13)
Pengantar untuk Renungan
Orang
yang mengasihi Tuhan akan hidup untuk menyenangkan hati-Nya dan tidak akan
mengkompromikan kasih tersebut dengan apapun juga. Sebab salah satu bukti dari
kasih adalah keinginan untuk menyenangkan hati dari orang yang dikasihi. Orang
yang mengasihi tidak akan bersedia melakukan apapun yang akan menyakiti hati
dari orang yang ia cintai. Demikian pula halnya dengan orang yang mengasihi
Tuhan. Ia akan melakukan kehendak Tuhan untuk menyenangkan hati-Nya. Di samping
itu ia tidak akan memenuhi permintaan manusia apabila hal tersebut bertentangan
dengan kehendak Tuhan. Dengan kata lain, ia tidak akan bersedia menyenangkan
hati manusia dengan mendukakan hati Tuhan.
Pilihan
itulah yang diambil oleh nabi Mikha seperti yang dicatat di dalam 2Tawarikh 18.
Ketika para nabi upahan meramalkan yang baik tentang persekutuan raja Israel
dan Yehuda, maka Mikha mengambil sikap berbeda. Ia memutuskan untuk
menyampaikan apa yang Tuhan kehendaki agar ia sampaikan, walaupun hal itu bertentangan
dengan keinginan kedua raja tersebut. Memang untuk kesetiaannya kepada Tuhan
tersebut Mikha harus membayarnya dengan penderitaan, karena sebagai akibat raja
Israel menjebloskan dirinya ke dalam penjara. Namun demi kasih dan kesetiaannya
kepada Tuhan, ia rela membayar harga dan tidak bersedia mengkompromikannya demi
menyenangkan hati manusia.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Pernahkah
Anda harus memilih antara menyenangkan hati Tuhan atau hati manusia? Di saat
itu pilihan mana yang Anda ambil?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan,
aku bersyukur karena Engkau telah rela mengorbankan diri-Mu sampai mati di kayu
salib demi keselamatanku. Oleh sebab itu berikan kepadaku hati yang mengasihi
diri-Mu. Sehingga yang menjadi keinginan dan harapanku adalah hidup untuk
menyenangkan hati-Mu. Berikan juga kepadaku hikmat untuk dapat membedakan
antara kehendak-Mu dengan keinginanku sendiri. Tuntunlah aku dengan firman-Mu
agar aku dapat mengenali keinginan manusia yang tidak sesuai dengan hati-Mu.
Supaya dengan demikian aku tidak hidup dengan mendukakan hati-Mu.
Aku
berterima kasih untuk setengah tahun yang telah kulalui di dalam anugerah-Mu. Tidak
pernah Engkau meninggalkan diriku, namun di dalam kasih setia-Mu Engkau
senantiasa menyertai hidupku. Engkau membuka jalan bagi diriku dan menolong aku
untuk mengatasi semua tantangan kehidupan yang merintangi hidupku. Dengan
rahmat-Mu Engkau memelihara diriku dan selalu mencukupkan semua yang kuperlukan
bagi hidupku. Aku percaya Engkau menjamin masa depanku. Oleh sebab itu aku
menyerahkan hari-hari yang ada di hadapanku dan seluruh kehidupanku ke dalam
tangan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku yang baik, aku
berdoa. Amin.
Doa Syafaat
Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan
dukungan doa Anda.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).
Music: Ubi Caritas
Composer: Jacques Berthier
© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France
Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli:
www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html
Music: Jesus, Remember Me
Composer: Jacques Berthier
© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France
Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli:
www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html