Segera update aplikasi IH anda agar dapat menggunakan fitur AUDIO
Senin, 31 Desember
2018
Pukul 05:00 - 08:00
Ibadah Pagi
Pengantar Ibadah
17 Tetapi aku berseru kepada Allah, dan TUHAN akan
menyelamatkan aku. 18 Di waktu petang, pagi dan tengah hari aku cemas dan
menangis; dan Ia mendengar suaraku. 19 Ia membebaskan aku dengan aman 20
Allah akan mendengar dan merendahkan mereka, Dia yang bersemayam sejak
purbakala.(Mazmur 55:17-20)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda
pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua
yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang
sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah
semuanya itu. 9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu
terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku,
lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu. (Filipi
4:8-9)
Pengantar untuk Renungan
Apa yang mengisi pikiran kita akan menentukan keadaan hati
kita. Karena perilaku dan perbuatan kita antara lain sangatlah dipengaruhi oleh
pikiran kita. Kalau yang mengisi pikiran kita adalah hal-hal yang mulia, maka barulah
perilaku dan perbuatan kita akan dapat menjadi mulia pula. Sedangkan pikiran
dan perbuatan kita akan menentukan keadaan hati kita. Sehingga apabila pikiran
dan perbuatan-perbuatan kita mulia, maka damai sejahtera akan memenuhi hati
kita. Dengan kata lain, sangatlah penting untuk menjaga agar pikiran kita senantiasa
dipenuhi dengan hal-hal yang mulia, dan bukan dengan hal yang najis atau hina.
Pentingnya untuk mengisi pikiran dengan hal-hal yang mulia
serta dampaknya terhadap hati kita itu ditulis di dalam Filipi 4. Di situ Tuhan,
melalui rasul Paulus, memberi nasihat agar umat-Nya mengisi pikiran mereka
dengan "semua yang mulia" Kemudian ia menulis: "Dan apa yang telah kamu
dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu." Artinya hal-hal
yang mulia, yang telah mereka dengar dan memenuhi pikiran mereka itu, haruslah
diwujudkan dalam tindakan. Sebagai akibat, "maka Allah sumber damai sejahtera
akan menyertai kamu," tulisnya lebih lanjut. Singkat kata, bila pikiran kita
dipenuhi dengan hal-hal yang mulia maka hati kita juga akan dipenuhi dengan
damai sejahtera.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Sudahkah Anda memenuhi pikiran Anda dengan hal-hal yang
mulia? Untuk itu, apakah yang telah Anda lakukan?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Bapa yang mahamulia, aku bersyukur karena firman-Mu itu benar,
mulia, adil, suci, manis, penuh kebajikan dan patut dipuji. Di dalam
anugerah-Mu Engkau berkenan mengungkapkan isi hati dan rencana-Mu bagi hidupku
melalui firman-Mu. Dengan Roh Kudus-Mu Engkau telah menolong diriku untuk
memenuhi pikiranku dengan firman dan janji-Mu. Dengan demikian Engkau telah
menuntun diriku untuk berjalan dan hidup di dalam kebenaran-Mu. Sehingga dengan
demikian aku dapat hidup dengan berkenan kepada-Mu dan melewati hari-hariku di
dalam damai sejahtera-Mu yang berlimpah-limpah.
Di hari yang terakhir di tahun ini kembali aku menyerahkan
hidupku ke dalam tangan-Mu. Tolonglah diriku agar dapat menyelesaikan tahun ini
dengan mengisi hari ini sebagai waktu yang penuh makna dan tidak sia-sia. Di
sepanjang hari ini sertailah diriku dengan Roh-Mu sesuai dengan janji-Mu. Sebab
aku menyadari bahwa bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan,
melainkan dengan Roh-Mu aku akan mampu mengatasi setiap tantangan dan
penghalang di dalam hidupku. Dengan berpegang kepada janji firman-Mu aku
menatap hari esok tanpa merasa kuatir ataupun ragu. Di dalam nama Yesus
Kristus, Tuhan dan Rajaku, aku berdoa, amin.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).
Leksionari untuk Hari Ini
Filipi 4
Mazmur 91
Mazmur 111, 113