Senin, 26 November 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! 2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! (Mazmur 103:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! 16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. 19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! (Wahyu 3:15, 16, 19)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Manusia cepat berpuas diri dengan kualitas hidup yang lumayan, sebaliknya Allah menginginkan umat-Nya hidup dalam kehidupan yang maksimal. Seorang atlet tidak akan pernah bertahan menjadi seorang juara, seorang seniman tidak akan menghasilkan karya-karya yang agung, dan seorang ilmuwan tidak akan menemukan penemuan-penemuan baru yang bermanfaat bagi kemanusiaan apabila mereka hidup dengan mentalitas cepat berpuas diri dengan hasil yang lumayan. Singkat kata, salah satu penyebab mengapa orang tidak hidup secara maksimal, atau tidak hidup seperti yang Allah rencanakan bagi dirinya adalah karena yang bersangkutan terlalu cepat berpuas diri dengan kualitas yang lumayan.

 

Pentingnya untuk menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam mentalitas lumayan ini antara lain dapat dilihat dari firman Tuhan yang dicatat di dalam Wahyu 3. Di situ Tuhan menegur jemaat di Laodikia karena mereka "tidak dingin dan tidak panas," artinya secara rohani mereka berpuas diri dengan keadaan yang lumayan. Di dalam kasih-Nya Tuhan menegur mereka dengan berkata: "Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku." Dengan kata lain, Ia menentang sikap cepat berpuas diri dengan kualitas hidup yang lumayan dan menginginkan agar umat-Nya hidup dalam kehidupan rohani yang maksimal.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda terbebas dari sikap cepat berpuas diri dengan kualitas hidup rohani yang lumayan? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya bahwa masih banyak hal yang Engkau ingin kerjakan di dalam hidupku. Supaya dengan demikian aku dapat hidup secara maksimal sesuai dengan rancangan-Mu yang mulia di dalam hidupku. Oleh sebab itu, ampunilah diriku apabila adakalanya aku terlalu cepat berpuas diri dengan kondisi kehidupan rohaniku. Sehingga tanpa sadar aku hidup di dalam kemapanan rohani, tidak dingin dan tidak panas, dan menyebabkan kehidupan rohaniku di dalam keadaan yang suam. Tolonglah diriku dengan Roh Kudus-Mu, kobarkan kembali kasih dan imanku kepada-Mu. Supaya dengan demikian aku dapat hidup berkenan dan menyenangkan hati-Mu.

 

Di pagi hari ini pada pekan yang terakhir pada bulan ini kembali aku mengangkat syukurku kepada-Mu. Berbagai kebaikan-Mu telah aku alami di waktu yang silam, dan masih banyak kebaikan-Mu yang lain yang akan Engkau curahkan di dalam hidupku. Di dalam iman kepada-Mu aku memohon penyertaan dan tuntunan-Mu dari hari ke hari bagi diriku. Berkatilah semua hal yang aku kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Tuntunlah diriku agar aku dapat menjadi berkat bagi semua orang yang berjumpa dengan diriku pada hari ini. Lindungilah aku dari yang jahat dan jauhkanlah aku dari semua pencobaan. Kepada-Mu aku berharap, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Rajaku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Wahyu 3

Mazmur 147

Ezra 5-6

 


  

Senin, 26 November 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu, 5 supaya aku melihat kebaikan pada orang-orang pilihan-Mu, supaya aku bersukacita dalam sukacita umat-Mu, dan supaya aku bermegah bersama-sama milik-Mu sendiri. (Mazmur 106:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Bernyanyilah bagi TUHAN dengan nyanyian syukur, bermazmurlah bagi Allah kita dengan kecapi! 8 Dia, yang menutupi langit dengan awan-awan, yang menyediakan hujan bagi bumi, yang membuat gunung-gunung menumbuhkan rumput. 9 Dia, yang memberi makanan kepada hewan, kepada anak-anak burung gagak, yang memanggil-manggil. 10 Ia tidak suka kepada kegagahan kuda, Ia tidak senang kepada kaki laki-laki; 11 TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya. (Mazmur 147:7-11)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Engkaulah Sang Pemelihara atas seluruh ciptaan-Mu. Dengan kuasa dan kasih-Mu yang tidak terbatas Engkau mencukupi semua yang mereka perlukan. Dengan kuasa-Mu Engkau menentang orang yang congkak dan dengan kasih-Mu Engkau mengasihani orang yang rendah hati. Engkau tidak pernah mengabaikan mereka yang hidup menghormati diri-Mu dan yang mengandalkan Engkau. Tuhan, kepada-Mu aku menyerahkan diri dan berharap.

 

Aku juga bersyukur untuk kasih setia-Mu yang sangat besar yang telah aku alami sejauh ini. Tidak pernah Engkau mengabaikan orang yang mencari wajah-Mu dan merasa haus akan kehadiran-Mu di dalam hidup mereka. Tuhan sertai diriku dan bawalah aku untuk semakin dekat kepada-Mu. Karena hanya pada diri-Mulah aku mengalami damai sejahtera dan memperoleh sukacita yang sesungguhnya. Tolonglah aku di dalam melakukan semua tugas dan tanggung jawabku pada hari ini, serta berkatilah semuanya itu dengan kemurahan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 26 November 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran." (Mazmur 96:10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Pada tahun pertama zaman raja Koresh dikeluarkanlah perintah oleh raja Koresh: Mengenai rumah Allah di Yerusalem. Rumah itu haruslah dibangun kembali sebagai tempat orang mempersembahkan korban sembelihan dan korban api-apian; haruslah tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam puluh hasta. 4 Dan haruslah dipasang tiga lapis batu besar-besar dan satu lapis kayu. Biayanya harus dibayar dari perbendaharaan kerajaan. 5 Dan juga perlengkapan emas dan perak rumah Allah yang diambil oleh Nebukadnezar dari Bait Suci yang di Yerusalem dan dibawa ke Babel itu haruslah dikembalikan, supaya kembali pula ke dalam Bait Suci yang di Yerusalem, ke tempatnya yang semula; dan engkau haruslah menaruhnya di dalam rumah Allah." (Ezra 6:3-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah Raja alam semesta, sehingga Ia sanggup mengendalikan hati siapapun juga menurut kehendak-Nya. Menghadapi seekor anjing jenis pitbull yang ganas, hati kita akan merasa kecut. Namun yang mengagumkan adalah seorang pelatih anjing yang sangat berpengalaman dengan sangat mudah menaklukkan si anjing tersebut tanpa usah berbuat apa-apa. Cukup dengan nada bicara yang tegas dan tanpa takut ia akan dengan mudah mengendalikan si anjing sehingga tunduk kepada perintah yang ia berikan. Wibawa yang ada di dalam diri sang pelatih ini menyanggupkan dirinya mengendalikan si anjing menurut kehendak dirinya.

 

Hal yang samalah yang menjadi kesanggupan Tuhan di dalam mengendalikan hati manusia. Sebagaimana yang dicatat di dalam Ezra 6, Allah mengendalikan hati raja Koresh, yaitu raja Persia yang sangat berkuasa di masa itu. Sehingga sang raja memerintahkan agar Bait Suci di kota Yerusalem yang telah diruntuhkan oleh raja Nebukadnezar bertahun-tahun sebelumnya dibangun kembali. Bahkan sang raja juga memerintahkan agar perlengkapan emas dan perak dari Bait Suci yang telah diambil oleh raja Nebukadnezar dan dibawa ke Babel haruslah dikembalikan ke Yerusalem. Semua ini menunjukkan bahwasanya Allah adalah Raja alam semesta, sehingga Ia sanggup mengendalikan hati siapapun juga menurut kehendak-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apabila Tuhan adalah Sang Raja alam semesta yang berkuasa mengendalikan apapun juga, perlukah Anda merasa kuatir tentang masa depan Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, kuasa-Mu tidak terbatas, kesetiaan-Mu turun-temurun serta tidak pernah berubah, dan hikmat-Mu tinggi sampai ke awan-awan. Engkau sanggup melakukan segala perkara dan tidak ada rancangan-Mu yang gagal. Engkau mampu mengendalikan segala perkara dan tidak ada apapun yang terjadi secara kebetulan di hadapan-Mu. Di dalam kedaulatan-Mu Engkau mengatur segala sesuatu, termasuk hidupku dan masa depan diriku sesuai dengan rancangan-Mu. Kepada-Mu aku berserah, dan aku yakin di dalam tangan-Mu hidupku memiliki hari esok yang tidak akan pernah mengecewakan.

 

Menjelang akhir dari hari ini aku mengangkat pujian dan syukurku kepada-Mu. Sepanjang hari ini aku telah melihat betapa tangan-Mu menuntun dan menyertai diriku dengan sangat indahnya. Engkau menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. Aku berterima kasih untuk pemeliharaan-Mu bagi hidupku. Aku percaya apabila Engkau yang memegang hidupku maka tidak ada alasan apapun bagi diriku untuk merasa kuatir akan hari depanku. Aku menyerahkan hari-hari yang akan kulewati sampai kepada akhir dari tahun ini ke dalam kemurahan-Mu. Bersama dengan-Mu aku menyongsong hari depan yang penuh dengan pengharapan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Raja alam semesta, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.