Sabtu, 6 Oktober
2018
Pukul 05:00 -
08:00
Ibadah Pagi
Pengantar Ibadah
Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku
mau membangunkan fajar! (Mazmur 57:9)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda
pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
11 Orang Farisi
itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur
kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok,
bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; 12 aku
berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala
penghasilanku. 13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak
berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah,
kasihanilah aku orang berdosa ini. 14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke
rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab
barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan
diri, ia akan ditinggikan." (Lukas 18:11-14)
Pengantar untuk Renungan
Doa yang berkenan kepada Allah adalah doa yang bersumber
dari iman dan kerendahan hati di hadapan-Nya. Pada dasarnya doa merupakan
ungkapan dari keyakinan kita tentang tidak terbatasnya kasih dan kuasa Tuhan,
dan juga sekaligus kesadaran kita tentang keterbatasan diri kita sendiri. Oleh
karena itu orang yang tidak percaya bahwa kasih dan kuasa Tuhan adalah tidak
terbatas tidak akan berdoa kepada-Nya. Demikian juga kalau orang tidak
menyadari tentang keterbatasan dirinya, sehingga ia hidup dalam kesombongan
alias tidak rendah hati, maka doa yang ia panjatkan adalah sekadar basa-basi.
Doa yang tidak sungguh-sungguh ini merupakan doa yang tidak akan berkenan
kepada Allah.
Tuhan Yesus mengemukakan tentang Allah berkenan kepada doa
yang lahir dari iman dan kerendahan hati ini di dalam Lukas 18. Di situ Ia
membandingkan antara doa orang Farisi yang penuh dengan kecongkakan dengan doa
seorang pemungut cukai yang diwarnai dengan kerendahan hati. Walaupun si
pemungut cukai adalah pribadi yang berdosa karena ia telah memeras rakyat,
namun Tuhan Yesus berkata tentang dirinya seperti demikian: "Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan
Allah dan orang lain itu tidak." Artinya doa yang bersangkutan berkenan
kepada Allah karena bersumber dari iman dan kerendahan hati. Sedangkan doa si
orang Farisi tidak berkenan di hati-Nya karena diungkapkan dalam kesombongan.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Sudahkah Anda hidup di dalam iman dan kerendahan hati di
hadapan Allah? Apakah buktinya?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan, Engkaulah teladan yang sempurna dari kerendahan hati.
Engkau yang mahamulia, Raja alam semesta, telah rela datang ke dunia menjadi
sama dengan manusia. Engkau menderita sengsara dan menanggung kematian dalam
kehinaan demi keselamatan manusia yang berdosa seperti diriku. Tuhan, ajarlah
diriku untuk hidup dalam kerendahan hati seperti diri-Mu. Di dalam iman dan
kerendahan hati itulah baru hidupku dan doa-doaku akan berkenan kepada-Mu. Oleh
sebab itu, ampunilah diriku atas kecongkakan yang masih menguasai hatiku.
Tuhan, aku juga berterima kasih untuk kebaikan-kebaikan-Mu
yang telah aku alami di dalam satu pekan yang sedang aku jalani ini. Dengan
kasih setia-Mu yang tidak berkesudahan Engkau selalu menggenggam hidupku, dan
tidak akan membiarkan diriku terlepas dari tangan-Mu. Tuhan, sertailah dan
bimbinglah hidupku di sepanjang hari ini dengan Roh dan firman-Mu. Tolonglah
aku agar dapat mengisi akhir pekan ini dengan hidup yang menyenangkan hati-Mu.
Berkatilah semua yang aku kerjalan pada hari ini dengan keberhasilan, dan
jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi sekitarku. Di dalam nama Yesus
Kristus, Tuhan yang mahamulia dan yang telah rela berkorban bagi umat manusia,
aku berdoa, amin.
Doa Memohon Rahmat Tuhan
Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami
Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami
Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).
Leksionari untuk Hari Ini
Lukas 18
Mazmur 97
2Raja-raja 24-25