Senin, 20 Agustus
2018
Pukul 05:00 -
08:00
Ibadah Pagi
Pengantar Ibadah
2 Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada Tuhan, dan
untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi, 3 untuk memberitakan
kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam. (Mazmur 92:2, 3)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda
pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
9b Aku, Paulus, yang
sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, 10 mengajukan
permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara,
yakni Onesimus 11 --dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang
sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. 12 Dia kusuruh kembali kepadamu--dia,
yaitu buah hatiku--. (Filemon 1:9b-12)
Pengantar untuk Renungan
Orang yang besar adalah orang yang hidupnya jauh lebih luas
dari sebatas memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Acapkali orang beranggapan
bahwa pribadi yang besar adalah pribadi yang menyandang jabatan yang tinggi. Padahal
sesungguhnya tingginya jabatan seseorang belum tentu menunjukkan luhurnya
kualitas hidup dari orang tersebut. Apabila seseorang hanya mampu memikirkan
dirinya sendiri, walaupun ia menyandang jabatan yang tinggi, sebenarnya dia
adalah pribadi yang bobot hidupnya rendah. Sebaliknya tanpa tergantung pada
jabatan yang disandang, apabila seseorang mampu memikirkan kepentingan orang
lain, artinya ia hidup tidak dibatasi oleh kepentingannya sendiri, sesungguhnya
dialah orang yang besar itu.
Besarnya hidup seseorang ini nampak di dalam diri rasul
Paulus. Sebagaimana yang dicatat di dalam Filemon 1, saat itu ia sudah berusia
lanjut dan sedang berada di dalam penjara. Walaupun sedang berada di dalam
penderitaan, Paulus tidak dapat dibatasi oleh sikap yang hanya memikirkan
dirinya sendiri. Sebaliknya ia justru memikirkan kepentingan Onesimus, seorang
budak yang melarikan diri dari tuannya dan yang berjumpa dengan Paulus di dalam
penjara. Paulus berupaya untuk memperdamaikan Onesimus dengan Filemon, tuannya,
yang dikenal oleh rasul Paulus. Dengan kata lain, Paulus adalah orang yang
besar bukan karena jabatan rasul yang ia sandang tetapi oleh karena keluhuran
sikap hidupnya.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Sudah termasuk orang besarkah diri Anda? Apa alasan dari
jawaban Anda tersebut?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan, Engkaulah teladan dari pribadi yang berjiwa besar. Di
dalam keberadaan-Mu sebagai pribadi yang mahamulia dan mahakudus Engkau rela
memberikan perhatian kepada manusia yang hina serta penuh dengan cacat dan
cela. Dengan mengesampingkan kepentingan diri-Mu sendiri Engkau telah rela
datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia yang berdosa dan yang sedang
berjalan menuju kepada kebinasaan. Engkau rela mengorbankan diri-Mu sampai mati
di kayu salib untuk menebus kami dari kesia-siaan dan memperdamaikan kami
dengan diri-Mu sendiri. Ya Tuhan, ajarlah diriku untuk hidup meneladani
kasih-Mu itu.
Mengawali hari ini aku mengucap syukur karena kemurahan-Mu yang
sangat besar bagi hidupku. Engkau telah menyediakan jalan bagi diriku untuk
terlepas dari hidup yang hanya memikirkan diri sendiri yang telah mengerdilkan
hidupku. Dengan hidup tidak hanya memikirkan diri sendiri maka aku dapat
menjadi seorang yang besar di mata-Mu. Tuhan, tolonglah aku untuk menjadi
berkat bagi sesamaku dan menjadi saksi yang memuliakan nama-Mu. Tuntunlah
hidupku di sepanjang hari ini, sertailah diriku dengan pertolongan dan
keberhasilan yang dari pada-Mu. Lindungilah aku daripada yang jahat dan
jadikanlah hidupku sebagai hidup yang penuh dengan makna. Di dalam nama Yesus
Kristus, Tuhan dan Penebus Hidupku, aku berdoa, amin.
Pengakuan Iman Rasuli
Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit
dan bumi.
Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara
Maria.
Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius
Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.
Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang
Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan
yang mati.
Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am;
persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang
kekal. Amin.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).
Leksionari untuk Hari Ini
Filemon 1
Mazmur 50
Yesaya 53-54